Jayson Tatum Cetak 40 Poin dan Buzzer-Beater, Celtics Kalahkan Nets 125-124 di Overtime
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Pertandingan celtics vs nets di TD Garden, Selasa malam waktu setempat, berakhir dengan drama luar biasa. Jayson Tatum menjadi pahlawan kemenangan Boston Celtics atas Brooklyn Nets dengan skor 125-124 melalui perpanjangan waktu (overtime). Tembakan jumper 17 kaki tepat saat bel berbunyi memastikan kemenangan dramatis bagi tuan rumah, sekaligus menjadi kemenangan ketiga beruntun bagi Celtics.
Tatum tampil gemilang sepanjang laga dengan mencetak 40 poin, termasuk rekor pribadi 18 lemparan bebas dari 22 percobaan. Ia juga mencatat 10 dari 20 tembakan lapangan, delapan assist, lima rebound, dan satu blok dalam 42 menit bermain. Penampilan tersebut menjadikannya sebagai pemain Celtics kedua setelah Larry Bird (1990) yang mencatat 40+ poin, delapan rebound, tanpa turnover, dan tembakan penentu kemenangan di buzzer.
Paul George, yang turut menyumbang 20 poin, memuji aksi Tatum. “Kami memberikan bola kepada MVP, dan dia membawa kami pulang,” ujarnya. Selain George, Derrick White dan Jordan Walsh masing-masing menambahkan 16 dan 15 poin. Kemenangan ini terasa istimewa karena Boston sempat tertinggal selama 25 menit berturut-turut di malam kedua back-to-back.
Jalannya pertandingan celtics vs nets sangat berliku. Celtics sempat memimpin berkat dunk and-one langka dari Derrick White dengan 34 detik tersisa di kuarter keempat. Namun, bencana hampir terjadi. Center Neemias Queta melakukan kontak dengan pergelangan tangan Julius Randle setelah lemparan bebas Tatum gagal, sehingga ia terkena foul keenam dan harus keluar. Pelatih kepala Joe Mazzulla memasukkan Mitchell Robinson, yang kemudian dilanggar dan gagal mencetak dua lemparan bebas. Rookie Nets, Mikel Brown Jr., memanfaatkannya dengan tembakan tiga angka di detik terakhir untuk memaksa overtime.
Di babak tambahan, Boston sempat kesulitan dengan hanya memasukkan satu dari tujuh tembakan lapangan pertama, sementara Brooklyn unggul empat poin. Namun, Nets justru membeku dan tidak mencetak angka setelah tembakan tiga angka Michael Porter Jr. pada 2:01 tersisa. Brown mengambil dan gagal dalam lima tembakan terakhir timnya, termasuk dua layup di lima detik terakhir yang seharusnya mengunci kemenangan. George merebut rebound dari tembakan Brown yang gagal, meminta timeout, dan membuka jalan bagi heroik Tatum.
Tatum menggoyang Brown dan Keon Ellis sebelum melepaskan jumper pull-up dari elbow kiri. Itu adalah tembakan penentu kemenangan pertamanya sejak kembali dari operasi Achilles pada Maret lalu. Kemenangan ini menjadi momentum berharga bagi Celtics yang akan menjamu Chicago Bulls dalam laga NBA Cup pada Jumat mendatang.
Bagi Nets, kekalahan ini menjadi pukulan menyakitkan setelah hampir mencuri kemenangan di kandang lawan. Penampilan Brown yang gagal mengeksekusi di momen krusial menjadi sorotan, meski ia telah membawa tim ke overtime. Sementara itu, celtics vs nets sekali lagi membuktikan bahwa NBA musim ini penuh dengan kejutan dan drama hingga detik terakhir.
Secara keseluruhan, pertandingan celtics vs nets ini akan dikenang sebagai salah satu laga paling mendebarkan musim ini. Celtics menunjukkan ketangguhan mental dengan bangkit dari situasi sulit, sementara Nets membuktikan mereka bukan lawan yang bisa diremehkan. Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang tren positif Boston tetapi juga menegaskan status Tatum sebagai salah satu pemain paling clutch di liga saat ini.
