Cúcuta Deportivo Tumbang di Kandang Sendiri, Águilas Doradas Ramaikan Persaingan Delapan Besar
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Ambisi cucuta deportivo untuk memanfaatkan status tuan rumah di Stadion General Santander harus berakhir pahit. Dalam laga lanjutan Liga BetPlay yang berlangsung pada Selasa, 27 Oktober, tim berjuluk rojinegros itu menyerah 0-2 di hadapan pendukungnya sendiri saat menjamu Águilas Doradas. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi cucuta deportivo yang tengah berjuang keras menjauh dari zona degradasi sekaligus menjaga asa menembus delapan besar.
Pertandingan sejatinya berjalan relatif seimbang pada awal babak pertama. Kedua tim saling melancarkan serangan, namun minim peluang bersih yang benar-benar mengancam gawang. Cúcuta Deportivo mencoba membangun permainan melalui penguasaan bola di lini tengah, tetapi kesulitan menembus rapatnya pertahanan antioqueño. Justru Águilas Doradas yang tampil lebih efektif ketika mendapatkan ruang.
Gol pembuka lahir pada menit ke-33. Andrés Ricaurte, gelandang yang tampil begitu menonjol sepanjang laga, memanfaatkan bola liar hasil sapuan kurang sempurna dari Hernán López. Dengan kecerdasannya membaca situasi di kotak penalti, Ricaurte melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dibendung kiper Federico Abadía. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Keunggulan itu kian mantap menjelang turun minum. Kembali melalui inisiatif Ricaurte, eksekusi tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan cucuta deportivo disambut sundulan sempurna Andrés Mosquera pada menit ke-45+2. Bek tersebut lolos dari penjagaan lawan dan menaklukkan gawang tuan rumah untuk kedua kalinya. Babak pertama ditutup dengan skor 0-2.
Memasuki babak kedua, tuan rumah mencoba bangkit. Pelatih melakukan sejumlah rotasi dengan memasukkan tenaga baru seperti Marlon Carabalí, Gustavo Torres, dan Dayan Pérez. Namun, dominasi penguasaan bola cucuta deportivo tidak diimbangi ketajaman di depan gawang. Peluang emas sempat hadir lewat kaki Antony Vásquez, tetapi tembakannya masih bisa dihalau Abadía dengan kaki.
Tim tuan rumah terus menekan. Pada menit ke-77, Jaime Peralta nyaris memperkecil kedudukan melalui tendangan bebas yang menghantam tiang kiri gawang. Beberapa menit berselang, sundulan Peralta memanfaatkan umpan silang Carabalí dari sisi kanan masih melayang di atas mistar. Peluang terbaik lainnya datang pada menit ke-88 ketika John García menyapu bola tepat di garis gawang, menyelamatkan Águilas dari kebobolan.
Hingga peluit panjang berbunyi, kedudukan 0-2 tidak berubah. Kemenangan ini membawa Águilas Doradas mengoleksi 22 poin dan naik ke posisi kedelapan klasemen, sekaligus menyalip Once Caldas dengan selisih satu angka. Sementara itu, cucuta deportivo tertahan di peringkat kesepuluh dengan 21 poin dan semakin terpuruk dalam perburuan tiket ke cuadrangulares.
Bagi cucuta deportivo, kekalahan ini memperpanjang tekanan. Selain tertinggal dalam persaingan delapan besar, posisi mereka di klasemen degradasi juga kian rawan. Tim besutan pelatih ini wajib segera berbenah dan memetik poin penuh pada laga berikutnya melawan Independiente Santa Fe di kandang sendiri, 2 November mendatang, jika ingin tetap bersaing di papan atas.
Di kubu seberang, Águilas Doradas akan menjamu Fortaleza FC pada tanggal yang sama. Kemenangan di Cúcuta menjadi modal berharga untuk menjaga momentum dan memantapkan posisi di zona kualifikasi. Dengan permainan disiplin serta ketajaman Ricaurte dan Mosquera, tim antioqueño menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat penghuni delapan besar musim ini.
Secara keseluruhan, duel ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, efisiensi lebih berharga ketimbang dominasi belaka. Cúcuta Deportivo boleh menguasai jalannya pertandingan di babak kedua, tetapi tanpa ketenangan di depan gawang, segala usaha berakhir sia-sia. Kini, jalan cucuta deportivo untuk bangkit kembali terbentang menantang, dan hanya konsistensi yang mampu menyelamatkan musim mereka.
