Inter Milan Kembali ke Puncak Serie A, Milan di Ambang Krisis Jelang Derby della Madonnina
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Persaingan papan atas Serie A musim ini semakin memanas, dan Inter Milan tampil sebagai salah satu kekuatan utama yang patut diperhitungkan. Pada giornata kesembilan, Inter Milan berhasil mencuri kemenangan 2-0 di kandang Venezia berkat dua gol bunuh diri yang tercipta di sepuluh menit terakhir pertandingan. Hasil tersebut membuat Nerazzurri mengoleksi 25 poin dan menyamai perolehan Lazio di puncak klasemen, sekaligus menjaga jarak empat angka dari Roma dan lima angka dari Como.
Kemenangan itu sendiri tidak datang dengan mudah. Venezia, meski berada di dasar klasemen, memberikan perlawanan sengit sepanjang laga. Kiper Filip Stankovic, putra legenda Serbia Dejan Stankovic, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting. Menariknya, laga tersebut juga menjadi momen istimewa bagi keluarga Stankovic karena Aleksandar Stankovic, saudara Filip, untuk pertama kalinya tampil sebagai starter di lini tengah Inter Milan, mengenakan nomor punggung lima yang dahulu menjadi milik ayahnya. Sang ayah menyaksikan langsung duel kedua putranya dari tribun stadion.
Pelatih Cristian Chivu melakukan rotasi dengan menarik Aleksandar pada jeda dan memasukkan Hakan Calhanoglu. Meski demikian, performa pemain muda itu dinilai cukup memuaskan oleh media Italia. Gol pembuka Inter baru tercipta pada menit ke-79 melalui sundulan keras Marcus Thuram yang berbelok ke gawang sendiri oleh Matthias Moreno, lalu tiga menit berselang Carlos Augusto mencetak gol yang mengenai Reduan Halhal sehingga Stankovic tak mampu berbuat banyak.
Milan Terpuruk, Tekanan untuk Amorim Meningkat
Di sisi lain, situasi kontras dialami rival sekota AC Milan. Rossoneri baru saja menelan kekalahan memalukan 2-4 dari Bologna di San Siro, sebuah hasil yang membuat mereka tertinggal tujuh poin dari Inter Milan dan Lazio di puncak klasemen. Milan sempat unggul 2-1 pada babak pertama melalui dua gol Alphadjo Cisse yang membalikkan keunggulan awal Bologna lewat Samuel Mbangula, namun bencana datang setelah jeda.
Gol bunuh diri Davide Bartesaghi pada menit ke-61 mengubah arah pertandingan, sebelum Mbangula melengkapi hat-trick pribadinya pada menit ke-62 dan ke-86. Pelatih Ruben Amorim mengakui timnya kehilangan energi di paruh kedua. Menurutnya, padatnya jadwal dan minimnya opsi rotasi membuat Milan sulit mempertahankan intensitas permainan sepanjang sembilan puluh menit. Kekalahan ini menjadi pukulan berat menjelang Derby della Madonnina melawan Inter Milan pada akhir pekan.
Laga derby tersebut bisa menjadi penentu masa depan Amorim di kursi pelatih. Pemilik klub Gerry Cardinale disebut tengah mengevaluasi keputusannya menunjuk Amorim pada musim panas lalu. Kemenangan atas Inter Milan akan menjadi pembuktian bahwa proyek yang dijalankan mantan pelatih Sporting Lisbon itu berada di jalur yang tepat.
Juventus dan Napoli di Jalur Berbeda
Peta persaingan Serie A juga diwarnai keterpurukan Juventus. Bianconeri tumbang 0-2 di kandang Genoa melalui gol Ehizibue dan Baldanzi, mencatatkan kekalahan ketiga musim ini dan kini terpuruk di peringkat ketujuh dengan jarak sebelas poin dari Inter Milan. Sementara itu, Napoli bangkit dengan kemenangan 4-1 atas Monza berkat gol Varela, Politano, Marin, dan De Bruyne.
Mantan striker Marco Borriello turut menyoroti kualitas lini depan tim-tim besar. Ia menilai Inter Milan sangat beruntung memiliki Lautaro Martinez sebagai ujung tombak Argentina, sementara Milan diperkuat penyerang Portugal. Borriello menegaskan Juventus wajib mendatangkan bomber kelas dunia, menyebut nama Victor Osimhen sebagai sosok yang cocok karena sudah mengenal Serie A dan pernah bekerja sama dengan Luciano Spalletti.
Inter Milan Wanita dan Tantangan Eropa
Di kancah Eropa, tim wanita Inter Milan harus mengakui keunggulan Olympique Lyonnais pada laga Liga Champions Wanita. Lyon menang telak 6-0, dengan Marie-Antoinette Katoto mencetak dua gol, Lily Yohannes menambah satu gol spektakuler dari jarak jauh, dan Vicky Becho menyumbang hat-trick. Satu-satunya peluang berarti Inter datang dari tembakan jarak jauh Irene Santi yang membentur tiang gawang.
Dengan klasemen yang masih sangat ketat, Inter Milan berada di posisi ideal untuk terus bersaing di jalur juara. Namun konsistensi menjadi kunci, terutama karena Lazio, Roma, dan Como terus menempel. Derby akhir pekan nanti bukan hanya soal gengsi kota, tetapi juga soal momentum untuk mempertahankan posisi puncak sekaligus menenggelamkan rival sekota semakin dalam ke krisis.
Editor: Apriyanto
