Rafael Struick Tak Menyerah: Tetap Bekerja Keras demi Kembali ke Timnas Indonesia
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Penyerang Dewa United Banten FC, Rafael Struick, menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras meski sudah lebih dari satu tahun absen membela Timnas Indonesia senior. Dalam pernyataannya di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu, pemain yang akrab disapa Rafa itu mengaku tidak memiliki ekspektasi berlebihan, melainkan hanya ingin memberikan yang terbaik bagi klubnya.
“Sejujurnya, saya tidak berharap apa-apa. Saya hanya berusaha untuk terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan saya di Dewa,” ujar Rafael Struick.
Panggilan terakhir Rafael Struick ke timnas senior terjadi pada dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga melawan China dan Jepang pada Juni 2025. Penampilan terakhirnya bersama tim senior Garuda adalah saat melawan Australia pada Maret 2025 yang berakhir dengan kekalahan 1-5. Setelah itu, pemilik 23 caps untuk tim senior Indonesia tersebut hanya menjadi pemain cadangan dalam laga melawan Bahrain, China, dan Jepang, lalu tak lagi mendapatkan panggilan, bahkan setelah nakhoda tim beralih ke John Herdman sejak awal tahun.
Meski demikian, nama Rafael Struick masih beberapa kali mengenakan seragam timnas dalam satu tahun terakhir, tetapi bukan bersama tim senior, melainkan bersama tim U23 dan U22. Hal ini menunjukkan bahwa ia tetap menjadi bagian dari rencana pengembangan pemain muda Indonesia.
Kendati sudah lama tak mengenakan jersi Merah Putih, Rafa menegaskan dirinya tak menyerah. Fokusnya kini adalah menunjukkan penampilan terbaiknya setiap mendapatkan menit bermain bersama klubnya. Musim ini, Rafael Struick tak pernah absen membela Dewa United Banten FC, dengan selalu tampil dalam tujuh laga di BRI Super League, lima di antaranya dimulai sebagai starter. Dari tujuh laga itu, ia telah mencatatkan satu gol dan satu assist.
Kontribusinya untuk Dewa United Banten FC membawa timnya menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan 14 poin, selisih empat poin dari pemuncak klasemen Persija Jakarta. Performa konsisten ini menjadi bukti bahwa Rafael Struick tetap memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.
“Semoga performa dan kualitas permainan saya bisa terlihat sehingga pelatih dapat menyadarinya. Saya selalu siap jika dipanggil,” kata Rafa.
Dengan kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan, Rafael Struick berharap dapat kembali memperkuat Timnas Indonesia. Meski persaingan di lini depan Garuda semakin ketat, semangat pantang menyerahnya menjadi modal berharga untuk meraih kesempatan tersebut.
Editor: Abuzar Samad
