MacBook Pro M5 Pro Akhirnya Punya Layar Sentuh, Harga Tembus Rp230 Juta!
Inforiau – 30 Oktober 2026 | Apple resmi mencetak sejarah baru dengan memperkenalkan macbook pro m5 pro sebagai lini laptop profesional pertama yang mengadopsi layar sentuh. Langkah ini sekaligus mematahkan tradisi 16 tahun penolakan Apple terhadap teknologi tersebut, yang dulu sempat dikritik keras oleh Steve Jobs sebagai ‘tidak ergonomis’. Pengumuman bergengsi itu berlangsung di Cupertino, California, pada 28 Oktober 2026, menghadirkan dua varian ukuran, yakni 14 inci dan 16 inci, dalam pilihan warna Space Black dan Silver yang elegan.
Perubahan paling mencolok tentu terletak pada panel PROLED XDR yang mengadopsi teknologi OLED tandem. Chief Hardware Officer Apple, Johny Srouji, menyebut layar ini sebagai yang terbaik di dunia. “PROLED XDR memadukan teknologi OLED tandem tercanggih dengan algoritma di mesin layar kami untuk menghadirkan kualitas visual yang telah lama dinantikan para profesional,” ujarnya. Secara teknis, OLED tandem menggunakan susunan beberapa lapisan pemancar cahaya organik yang mampu mencapai kecerahan puncak hingga 2.000 nit dengan rasio kontras 10.000.000:1.
Interaksi Baru bagi Para Kreator Digital
Kehadiran layar sentuh pada macbook pro m5 pro membuka peluang baru bagi para kreator digital. Pengguna kini dapat melakukan sejumlah tindakan langsung pada layar, mulai dari mencubit untuk memperbesar gambar, menggeser jendela, hingga mengatur elemen visual dengan lebih presisi. Meski demikian, Apple menegaskan bahwa fitur ini tidak mengubah fungsi MacBook Pro sebagai laptop konvensional, karena tidak ada mode convertible maupun dukungan Apple Pencil. Sebagian besar aplikasi macOS yang ada akan tetap merespons sentuhan dengan menerjemahkan ketukan menjadi klik, meski beberapa aplikasi mungkin memerlukan pembaruan untuk memaksimalkan kemampuan layar sentuh.
Selain layar sentuh, Apple juga menghadirkan kejutan lain berupa kembalinya logo Apple yang menyala di bagian belakang layar, fitur ikonik yang sempat hilang sejak 2016. CEO Apple, John Ternus, menyampaikan antusiasmenya terhadap desain baru ini. “Kami sangat mencintai Mac, dan itulah alasan mengapa banyak dari kita menemukan jalan ke Apple pada awalnya,” tuturnya.
Harga Selangit Picu Kontroversi
Di balik segala kemewahan teknologinya, harga macbook pro m5 pro menuai reaksi keras dari para penggemar. Model 14 inci dengan chip M5 Pro dibanderol mulai 2.899 dolar AS, sedangkan versi 16 inci dengan chip M5 Max dimulai dari 4.799 dolar AS. Namun, konfigurasi tertinggi untuk model 16 inci mencapai 14.549 dolar AS atau sekitar Rp230 juta, lebih dari empat kali lipat harga awalnya. Biaya terbesar berasal dari peningkatan penyimpanan dari 2TB ke 16TB yang menelan tambahan 7.000 dolar AS, ditambah memori 128GB seharga 2.000 dolar AS, serta kaca nano-texture 150 dolar AS. Bahkan versi 14 inci pun bisa menembus 14.249 dolar AS bila dipasangi upgrade termahal.
Menariknya, informasi mengenai chip M6 juga sempat mencuat. Apple dikabarkan memperkenalkan MacBook Pro 14 inci dengan chip M6 melalui laman resmi Apple Newsroom pada 27 Oktober 2026, sehari sebelum acara ‘Pro and Tell’ digelar. Pergantian generasi chip ini menjadi perhatian utama, mengingat peran vitalnya dalam pengembangan perangkat komputer profesional. Meski demikian, lini macbook pro m5 pro tetap menjadi primadona dalam peluncuran kali ini.
Ketersediaan dan Tanggapan Pasar
Pemesanan awal macbook pro m5 pro dibuka mulai 30 Oktober 2026, dengan penjualan resmi dimulai pada 6 November 2026. Bagi pasar Indonesia, harga jual diperkirakan akan menembus Rp61 juta untuk varian terendah, seiring dengan kurs dan pajak yang berlaku. Sejumlah pengamat teknologi menilai langkah Apple ini sebagai upaya strategis untuk merespons kebutuhan pasar profesional yang terus berkembang, terutama dalam bidang pengeditan video, pengolahan gambar, dan pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan.
Meski harga yang dipatok terbilang fantastis, antusiasme terhadap macbook pro m5 pro tampaknya tetap tinggi. Kombinasi layar sentuh, panel OLED tandem, dan chip generasi terbaru menjadikan perangkat ini sebagai salah satu laptop paling powerful di pasar. Namun, para penggemar berharap Apple dapat menghadirkan varian dengan harga lebih terjangkau di masa mendatang, agar teknologi mutakhir ini dapat dinikmati oleh lebih banyak kalangan profesional.
Dengan segala inovasi yang dibawa, macbook pro m5 pro menandai babak baru dalam evolusi laptop profesional Apple. Layar sentuh yang dulu ditolak kini menjadi kenyataan, membuktikan bahwa Apple tak pernah berhenti berinovasi untuk memenuhi kebutuhan penggunanya.
