Senny Mayulu Jadi Kunci di Balik Pesta Gol PSG, Bukan Cuma Pengganti Biasa
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Nama senny mayulu kembali mencuri perhatian publik sepak bola Prancis. Gelandang muda Paris Saint-Germain itu tampil impresif dalam kemenangan besar 5-1 atas Le Havre di Stadion Oceane, Le Havre, Jumat waktu setempat, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di skuad Les Parisiens.
Dalam laga pekan kesembilan Ligue 1 tersebut, PSG sempat tertinggal lebih dulu ketika Josh Maja memanfaatkan umpan Rayan Fofana pada menit ke-18. Namun kebangkitan tuan besar Paris dimulai pada menit ke-26 lewat gol Mika Godts yang menyelesaikan umpan Achraf Hakimi. Dua menit berselang, giliran senny mayulu yang menjadi arsitek gol kedua. Umpan cerdasnya disambut tendangan keras Hakimi yang gagal dibendung kiper Bodart, membawa PSG berbalik unggul 2-1.
Pada babak kedua, dominasi PSG semakin tak terbendung. Hakimi mencetak gol keduanya pada menit ke-55, sebelum senny mayulu menorehkan namanya di papan skor dengan menaklukkan Bodart pada menit ke-62. Hakimi kemudian menuntaskan hattrick pada menit ke-69 untuk mengunci skor 5-1. Kemenangan ini membuat PSG kokoh di puncak klasemen Liga Prancis dengan 20 poin dari sembilan pertandingan, sementara Le Havre terbenam di dasar klasemen dengan dua poin.
Bukan Sekadar Pengganti, Tapi Penentu
Penampilan gemilang senny mayulu bukanlah kebetulan. Pemain kelahiran 17 Mei 2006 ini dikenal sebagai sosok yang selalu siap ketika diturunkan dari bangku cadangan. Catatan menunjukkan bahwa gol ke gawang Le Havre menjadi salah satu dari sekian banyak kontribusinya sebagai pemain pengganti. Sebelumnya, ia juga mencetak gol pembuka saat PSG mengalahkan Olympique Lyon 2-0 pada pekan kedelapan, tak lama setelah masuk menggantikan Ferran Torres.
Rekam jejak senny mayulu sebagai pemain pengganti memang terbilang luar biasa. Ia pernah membobol gawang US Orleans di Coupe de France, mencatatkan gol di Liga Champions melawan Chelsea dan Brest, bahkan ikut menyumbang gol dalam kemenangan 5-0 atas Inter Milan di final Liga Champions 2024/2025 serta pesta gol 4-0 atas Atletico Madrid di Piala Dunia Antarklub. Hingga akhir Oktober 2026, ia telah membukukan 14 gol dalam 91 penampilan bersama PSG, dengan hampir separuhnya dimulai dari bangku cadangan.
Kepercayaan Luis Enrique dan Rotasi Cerdas
Pelatih Luis Enrique memang tengah menggencarkan rotasi menjelang laga penting Liga Champions melawan Villarreal. Dalam pertandingan melawan Le Havre, ia sempat merancang trio penyerang eksperimental dengan menempatkan senny mayulu sebagai false nine, didampingi Ferran Torres dan Maghnes Akliouche. Pendekatan ini dirancang untuk memaksimalkan mobilitas dan pergerakan antar pemain tanpa striker murni.
Kepercayaan Enrique kepada para pemain pelapis terbukti berbuah manis. Usai kemenangan atas Lyon, ia bahkan melontarkan pujian berkelas dan mendedikasikan kemenangan untuk Kvicha Kvaratskhelia. Menurutnya, kedalaman skuad dan mentalitas para pemain yang tetap siap berkontribusi ketika diberi kesempatan menjadi kunci sukses PSG di tengah jadwal padat.
Kesimpulan
Kiprah senny mayulu bersama PSG menunjukkan bahwa peran pemain pengganti tak bisa dipandang sebelah mata. Dengan insting gol, visi bermain, dan mentalitas yang matang, ia membuktikan diri sebagai aset berharga bagi Les Parisiens. Jika konsistensi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin gelandang muda bertinggi 1,83 meter ini akan menjadi pilar utama PSG di masa depan, sekaligus memperkuat posisi tim dalam perburuan gelar domestik maupun Eropa.
