Ethan Mbappé Bersinar, Giroud Jadi Pahlawan: Drama 86 Menit di Derby du Nord
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Nama ethan mbappé kembali menjadi sorotan dalam laga panas bertajuk Derby du Nord antara Lille OSC dan RC Lens yang berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy, Jumat malam (30/10/2026). Meski bukan pencetak gol kemenangan, penampilan ethan mbappé sepanjang pertandingan menjadi salah satu alasan mengapa Lille mendominasi jalannya laga. Adik dari bintang Real Madrid, Kylian Mbappé, itu berulang kali merepotkan lini pertahanan Lens, meski pada akhirnya nama Olivier Giroud yang tercatat sebagai penentu kemenangan 1-0.
Pertandingan edisi ke-125 Derby du Nord ini berlangsung dalam atmosfer khusus. Lebih dari 45.000 penonton memadati stadion, namun tribun tamu kosong tanpa kehadiran suporter Lens. Keputusan manajemen Lens untuk tidak menjual tiket di sektor tersebut merupakan buntut dari insiden pelemparan suar saat laga Liga Champions di Bruges sebelumnya.
Dominasi Lille Sejak Menit Awal
Sejak peluit kick-off dibunyikan, anak asuh Davide Ancelotti langsung mengambil kendali permainan. Ethan Mbappé membuka peluang pertama pada menit ke-18 melalui tendangan yang melengkung tipis di sisi gawang. Dua menit berselang, Soriba Diaoune, penyerang muda berusia 19 tahun, memaksa kiper Lens Robin Risser melakukan penyelamatan gemilang lewat sundulan terarah.
Diaoune kembali mengancam pada menit ke-33. Tendangan kerasnya dari tepi kotak penalti membentur mistar gawang. Lille terus menggempur, sementara Lens yang hanya menguasai sekitar 36 persen bola nyaris tidak berkutik. Berke Özer, kiper Lille, sempat harus berjibaku menyelamatkan gawangnya dari ancaman Saud Abdulhamid pada menit ke-39.
Menariknya, wasit sempat memberi kartu kepada pelatih Lille, Davide Ancelotti, jelang turun minum. Ia bereaksi keras atas pelanggaran terhadap ethan mbappé yang tidak dianggap sebagai pelanggaran oleh pengadil lapangan. Hingga jeda, skor tetap 0-0.
Babak Kedua: Risser Jadi Tembok Terakhir Lens
Memasuki babak kedua, Lille tak mengendurkan tekanan. Pada menit ke-53, Ethan Mbappé kembali berhadapan satu lawan satu dengan Risser setelah memanfaatkan tendangan bebas cepat dari Nabil Bentaleb. Sayang, kiper Lens itu kembali keluar sebagai pemenang duel. Statistik mencatat ethan mbappé beberapa kali melepaskan tembakan berbahaya, termasuk upaya pada menit ke-47 dan 52 yang masih bisa diantisipasi Risser.
Lens justru nyaris mencuri gol lewat serangan balik. Florian Thauvin, yang mendapat siulan dari tribun Pierre-Mauroy, lolos sendirian pada menit ke-57, namun tembakannya digagalkan Berke Özer. Peluang terbaik Lens itu gagal dimaksimalkan.
Kedua pelatih kemudian melakukan rotasi. Yannick Cahuzac dan Davide Ancelotti bergantian memasukkan pemain segar. Pada menit ke-72, Ancelotti menarik keluar ethan mbappé dan Ngalayel Mukau, memasukkan Olivier Giroud serta Dilane Bakwa. Keputusan itu terbukti jitu.
Giroud Datang, Gawang Lens Akhirnya Bobol
Stadion Pierre-Mauroy akhirnya meledak pada menit ke-86. Tendangan jarak jauh Nabil Bentaleb ditepis Risser ke arah tengah, dan Olivier Giroud yang berdiri tepat di posisi yang benar langsung menyambar bola ke dalam gawang. Skor berubah 1-0 untuk Lille.
Gol tersebut menjadi bukti ketajaman striker berusia 40 tahun itu. Sebelumnya, Kyllian Antonio sempat dua kali menyelamatkan Lens dari ancaman Mbappé dan Giroud. Namun, ketangguhan Antonio tak mampu membendung insting pembunuh Giroud di menit-menit akhir.
Kemenangan ini membawa Lille naik ke posisi kedua klasemen Ligue 1 dengan 18 poin, terpaut dua angka dari Paris Saint-Germain. Sementara Lens tertahan di peringkat kedelapan dengan 13 poin. Bagi Lille, ini menjadi kemenangan ke-11 dari 12 laga kandang terakhir mereka melawan Lens di ajang Ligue 1.
Performa Ethan Mbappé Jadi Catatan Tersendiri
Meski gagal mencetak gol, kontribusi ethan mbappé sepanjang 72 menit tampil mendapat perhatian. Kecepatan dan pergerakannya di sisi sayap kerap menyulitkan bek Lens, Mathieu Udol, yang harus bekerja ekstra keras sepanjang laga. Beberapa peluang emas Lille lahir dari inisiatif pemain muda tersebut.
Bagi Lille, kemenangan ini menjadi modal berharga dalam persaingan papan atas, terlebih kedua tim sama-sama berlaga di Liga Champions musim ini. Sementara itu, Olivier Giroud yang masuk sebagai pengganti membuktikan bahwa usianya bukan halangan untuk tetap menjadi penentu. Mantan penyerang Arsenal, Chelsea, dan AC Milan itu terus menunjukkan insting golnya di pengujung karier.
Derby du Nord edisi kali ini menjadi pengingat bahwa sepak bola selalu menyimpan drama hingga menit terakhir. Lille boleh berpuas diri dengan tiga poin penuh, tetapi penampilan ethan mbappé dan ketajaman Giroud menjadi dua wajah berbeda yang sama-sama mewarnai kemenangan tersebut. Satu hal yang pasti, ketika Giroud masuk dari bangku cadangan, ancaman bagi lawan tak pernah benar-benar hilang.
