Cindy Lauw Ungkap Tantangan Terberat Ikut Hybrid Race Ternyata Bukan Angkat Beban, Melainkan Lari
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Cindy Lauw Ungkap Tantangan Terberat Ikut Hybrid Race Ternyata Bukan Angkat Beban menjadi sorotan publik setelah ia tampil antusias dalam ajang Wondr by BNI EmpowHER Arena di ICE BSD City pada Sabtu (5/12). Dalam kesempatan tersebut, istri dari pesepakbola Ezra Walian ini berbagi pengalaman menarik tentang kompetisi hybrid race yang menggabungkan kekuatan fisik dan ketahanan. Meski dikenal rutin berlatih di gym, Cindy justru mengaku bahwa lari menjadi momok terbesar baginya, bukan sesi angkat beban yang biasanya ia tekuni.
Hybrid race merupakan format perlombaan yang menuntut peserta untuk menyelesaikan kombinasi latihan kekuatan dan kardio secara berurutan. Mulai dari angkat beban, dayung, hingga lari dengan jarak tertentu. Bagi sebagian orang, latihan beban mungkin menjadi bagian tersulit. Namun bagi Cindy Lauw, justru sebaliknya. Ia merasa lari adalah tantangan yang paling menguras energi dan mental.
“Sebenarnya kalau angkat beban itu sudah makanan sehari-hari karena aku sering latihan di gym. Tapi lari itu beda banget, butuh stamina ekstra dan mental yang kuat,” ujar Cindy saat ditemui di lokasi acara. Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa Cindy Lauw Ungkap Tantangan Terberat Ikut Hybrid Race Ternyata Bukan Angkat Beban, melainkan lari.
Meski demikian, Cindy tetap menunjukkan semangatnya untuk menyelesaikan seluruh rangkaian perlombaan. Ia mengaku telah mempersiapkan diri dengan latihan tambahan beberapa pekan sebelum acara. Mulai dari latihan kardio intensitas tinggi hingga simulasi hybrid race di gym langganannya. Menurutnya, persiapan matang sangat penting agar tidak cedera saat berlaga.
Wondr by BNI EmpowHER Arena sendiri merupakan ajang olahraga yang dirancang khusus untuk perempuan, dengan tujuan mendorong gaya hidup aktif dan sehat. Acara ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk selebriti dan atlet. Cindy Lauw menjadi salah satu peserta yang paling mencuri perhatian karena statusnya sebagai figur publik.
Dalam sesi wawancara, Cindy juga berbagi tips agar bisa melewati tantangan lari dalam hybrid race. Ia menyarankan untuk mengatur napas dan menjaga ritme agar tidak kehabisan tenaga di tengah perlombaan. “Jangan langsung ngebut di awal, nanti habis di tengah. Lebih baik konsisten saja,” pesannya.
Pengalaman Cindy Lauw Ungkap Tantangan Terberat Ikut Hybrid Race Ternyata Bukan Angkat Beban ini juga menjadi cerminan bahwa setiap orang memiliki titik lemah masing-masing dalam berolahraga. Bagi Cindy, kekuatan otot bukanlah masalah, tetapi ketahanan kardiovaskular yang harus terus dilatih. Hal ini justru memotivasinya untuk lebih rajin berlari ke depannya.
Selain itu, Cindy berharap ajang seperti ini bisa terus digelar untuk mendorong perempuan Indonesia lebih aktif bergerak. Menurutnya, olahraga bukan hanya soal penampilan, tetapi juga kesehatan mental dan fisik. “Dengan olahraga, kita bisa lebih percaya diri dan bahagia,” tambahnya.
Di akhir acara, Cindy berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian hybrid race dengan baik. Meski sempat mengeluh soal lari, ia tetap bangga bisa menuntaskan tantangan tersebut. Pengalaman ini pun menjadi bukti bahwa Cindy Lauw Ungkap Tantangan Terberat Ikut Hybrid Race Ternyata Bukan Angkat Beban, tetapi lari yang menguji batas kemampuannya.
Sebagai kesimpulan, kisah Cindy Lauw dalam hybrid race mengajarkan kita bahwa setiap olahraga memiliki tantangan unik. Kekuatan fisik saja tidak cukup tanpa ketahanan dan mental juang. Bagi Cindy, lari adalah pelajaran berharga untuk terus meningkatkan kebugaran secara menyeluruh. Ke depannya, ia berencana untuk lebih sering berlari agar bisa tampil lebih baik di ajang serupa.
