Tujuh Gudang di Pergudangan Avian Pekanbaru Terbakar, DPKP Gerak Cepat Cegah Api Meluas
Inforiau – 20 Oktober 2026 | Insiden kebakaran besar menghanguskan kawasan pergudangan di Pekanbaru pada Senin petang. Peristiwa Tujuh Gudang di Pergudangan Avian Pekanbaru Terbakar ini terjadi di Jalan Siak II, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, dan langsung memicu respons cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru.
Laporan awal diterima petugas pada pukul 18.42 WIB. Tanpa menunda waktu, armada pemadam langsung diberangkatkan dua menit berselang, tepatnya pukul 18.44 WIB, dan tiba di lokasi kebakaran sekitar enam menit kemudian. Kecepatan mobilisasi ini menjadi faktor penting mengingat lokasi pergudangan berada di kawasan padat aktivitas ekonomi.
Respons Cepat Petugas di Lokasi
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, S.STP., M.Si., menyatakan bahwa petugas di lapangan langsung menjalankan prosedur penanganan kebakaran secara terpadu. Fokus utama adalah memadamkan titik api, melokalisasi area yang terbakar, serta melakukan proses pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.
“Petugas melakukan pemadaman dan melokalisasi area yang terbakar, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan,” demikian keterangan dalam laporan operasi DPKP Pekanbaru.
Dalam penanganan insiden Tujuh Gudang di Pergudangan Avian Pekanbaru Terbakar, sejumlah armada dari beberapa pos pemadam dikerahkan. Penambahan kekuatan personel dan kendaraan dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mengantisipasi agar api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya.
Luas Area Terdampak
Berdasarkan data operasi di lapangan, kebakaran berdampak pada gudang di dua blok utama. Rincian area terdampak dapat dilihat pada tabel berikut:
| Blok | Perkiraan Luas Area |
|---|---|
| Blok D | Sekitar 40 x 30 meter |
| Blok EE | Sekitar 30 x 30 meter |
Total ada tujuh unit gudang yang terdampak dalam peristiwa Tujuh Gudang di Pergudangan Avian Pekanbaru Terbakar. Hingga laporan operasi disusun, petugas masih berjaga di lokasi untuk memastikan tidak ada titik panas yang tersisa.
Tidak Ada Korban Jiwa
Kabar yang cukup melegakan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini. Seluruh proses evakuasi dan pemadaman berjalan tanpa hambatan berarti meski sempat diwarnai kepulan asap tebal yang terlihat dari kejauhan.
Meski demikian, nilai kerugian material akibat kebakaran ini belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan pendataan terhadap barang dan bangunan yang terdampak. Penyebab kebakaran pun masih dalam penyelidikan pihak berwenang, termasuk kemungkinan keterlibatan unsur kelalaian maupun gangguan teknis di dalam gudang.
Antisipasi dan Imbauan
Peristiwa Tujuh Gudang di Pergudangan Avian Pekanbaru Terbakar menjadi pengingat pentingnya sistem proteksi kebakaran di kawasan pergudangan. Beberapa langkah antisipasi yang perlu diperhatikan pengelola gudang antara lain:
- Memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) yang layak pakai di setiap unit gudang.
- Melakukan pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik untuk mencegah korsleting.
- Menata penyimpanan barang agar tidak menumpuk berlebihan dan mudah dijangkau petugas.
- Menyediakan jalur evakuasi yang jelas serta akses masuk kendaraan pemadam.
- Melatih karyawan mengenai prosedur tanggap darurat kebakaran.
Pihak DPKP Pekanbaru juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar segera melaporkan tanda-tanda kebakaran kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kerugian dapat diminimalisasi.
Penutup
Insiden Tujuh Gudang di Pergudangan Avian Pekanbaru Terbakar menunjukkan bahwa kesigapan petugas pemadam menjadi kunci dalam menekan dampak bencana. Meski tujuh unit gudang terdampak dan kerugian material belum diketahui, tidak adanya korban jiwa patut disyukuri. Penyelidikan penyebab kebakaran diharapkan segera tuntas sehingga langkah pencegahan yang lebih baik dapat diterapkan di kawasan pergudangan Pekanbaru ke depannya. Masyarakat kini menanti hasil resmi dari otoritas terkait sekaligus mendorong penguatan keselamatan kerja di setiap bangunan usaha.
