City vs Brighton: Drama Etihad Berlanjut, Ayari Cetak Gol Kejutan di Menit 11
Inforiau – 31 Oktober 2026 | Pertandingan city vs brighton pada pekan kesembilan Premier League 2026-27 di Etihad Stadium, Sabtu (31/10/2026), berlangsung panas sejak menit awal. Brighton & Hove Albion memberikan kejutan lebih dulu melalui gol Yasin Ayari pada menit ke-11, memanfaatkan celah di lini pertahanan Manchester City yang kembali tampil rapuh. Laga ini menjadi pertemuan kedua kedua tim dalam rentang empat hari setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 di putaran keempat Carabao Cup, yang kemudian dimenangkan City lewat adu penalti.
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, melakukan rotasi besar-besaran dengan 10 perubahan dari laga tengah pekan. Ayyoub Bouaddi menjadi satu-satunya pemain yang bertahan dan langsung dipercaya mengisi lini tengah bersama Elliot Anderson dan Enzo Fernandez. Keputusan ini membuat Rayan Cherki harus duduk di bangku cadangan, sementara Marc Guehi yang sempat melakukan kesalahan di lini belakang juga dicadangkan. Erling Haaland kembali memimpin serangan didampingi Jeremy Doku dan Ilian Ndiaye.
Di kubu Brighton, Fabian Hurzeler melakukan enam perubahan. Ferdi Kadioglu yang diharapkan pulih dari masalah pinggul justru tidak masuk skuad, sehingga Costinha tetap mengisi posisi bek kanan. Striker pinjaman asal Kanada, Promise David, kembali tidak dimasukkan ke dalam rencana untuk kedua kalinya dalam tiga pekan, memicu tanya besar dari para penggemar The Seagulls. Hurzeler pun meminta kesabaran, menegaskan bahwa adaptasi pemain membutuhkan waktu.
Kembali ke jalannya city vs brighton, Brighton tampil impresif di awal laga. Mereka tercatat selalu menang dalam lima pertandingan liga musim ini ketika berhasil mencetak gol lebih dulu, dan kini berambisi memperpanjang rekor tersebut menjadi enam. Meski demikian, City perlahan bangkit. Bouaddi dan Anderson mulai mengendalikan tempo, sementara peluang emas Ndiaye melalui sundulan masih menyamping di sisi gawang.
Statistik menunjukkan Manchester City masih memiliki pekerjaan rumah besar di sektor pertahanan. Mereka telah kebobolan 11 gol dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi dan gagal mencatatkan clean sheet dalam tiga di antaranya. Kekalahan 1-2 dari Aston Villa pada pekan sebelumnya juga mengakhiri catatan tujuh kemenangan beruntun mereka di Premier League. Kini, posisi puncak klasemen mereka terancam karena hanya unggul selisih gol atas Arsenal.
Sementara itu, Brighton yang menempati peringkat ketiga dengan jarak lima poin dari City justru menjadi tim paling produktif di Premier League musim ini dengan koleksi 23 gol. Namun, performa The Seagulls sedang menurun setelah gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir di tiga kompetisi berbeda, termasuk kekalahan 0-2 dari Liverpool. Catatan tandang juga menjadi kelemahan mereka, dengan dua kekalahan liga musim ini terjadi saat bermain di luar kandang, serta hanya meraih dua poin dari sembilan kunjungan terakhir ke Etihad di Premier League.
Pertandingan city vs brighton ini menjadi ujian mental bagi kedua tim. City ingin membuktikan bahwa kekalahan dari Villa hanyalah insiden, sementara Brighton berusaha bangkit dari keterpurukan dan mencuri poin di kandang lawan. Babak kedua diprediksi akan berlangsung lebih sengit mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga ambisi di papan atas.
Dengan hasil sementara Brighton unggul 1-0, tekanan kini beralih ke Manchester City. Maresca dituntut mampu membangkitkan semangat pasukannya dan memanfaatkan kedalaman skuad yang dimiliki. Jika gagal meraih poin penuh, posisi City di puncak klasemen bisa tergusur, dan persaingan gelar juara Premier League musim ini akan semakin terbuka lebar.
Editor: Abuzar Samad
