Drama di Ipurua: Gol Quim Junyent dan Insiden Jatuhnya Suporter Warnai Laga Eibar vs Almería
Inforiau – 01 November 2026 | Pertandingan seru antara eibar vs almería dalam lanjutan LaLiga Hypermotion jornada ke-12 di Stadion Ipurua, Sabtu (31/10/2026), berakhir dengan cerita yang tak terlupakan. Bukan hanya karena gol cepat Quim Junyent yang membawa Almería unggul, tetapi juga insiden memilukan ketika seorang suporter tamu terjatuh dari tribun ke area lapangan pada menit ke-19. Laga eibar vs almería sendiri menjadi sorotan karena mempertemukan dua tim papan atas yang tengah bersaing ketat menuju promosi ke LaLiga EA Sports.
Sejak kick-off pukul 16:15 waktu setempat, kedua tim langsung menunjukkan intensitas tinggi. Almería yang datang sebagai tim peringkat kedua dengan 25 poin, hanya berselisih tiga angka dari Eibar di posisi ketiga, tampil agresif. Namun, Eibar yang berstatus tuan rumah juga tak tinggal diam. Beberapa peluang emas didapatkan tuan rumah melalui Anaitz Arbilla pada menit ke-12 dan Adu Ares, meski upaya mereka masih bisa digagalkan oleh pertahanan Almería.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-18. Umpan matang dari Sergio Arribas berhasil dimanfaatkan oleh Quim Junyent dengan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti yang tak mampu dihentikan kiper Eibar, Jonmi Magunagoitia. Skor 0-1 untuk keunggulan Almería bertahan hingga jeda, meski pertandingan sempat terhenti lama akibat insiden di tribun.
Insiden Memilukan di Tribun Ipurua
Momen yang seharusnya menjadi euforia bagi para pendukung Almería berubah menjadi kepanikan. Saat merayakan gol Junyent, seorang suporter yang berada di area tribun tamu tiba-tiba terjatuh ke foso atau parit pembatas lapangan. Saksi mata menyebut korban jatuh dari ketinggian sekitar tiga meter, bahkan ada yang menduga ia terjatuh dengan posisi kepala lebih dulu.
Wasit Daniel Miranda langsung menghentikan pertandingan. Tim medis dari kedua klub serta petugas emergensi segera memberikan pertolongan. Setelah beberapa menit, korban berhasil dievakuasi dengan ambulans dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kondisi korban dilaporkan sadar saat dibawa. Laga eibar vs almería pun terhenti total sekitar 16 menit sebelum akhirnya dilanjutkan kembali setelah para pemain melakukan pemanasan ulang.
“Kami mendengar suara benturan keras, lalu melihat orang terjatuh. Panik sekali, tapi alhamdulillah petugas cepat datang,” ujar seorang saksi di lokasi.
Jalannya Pertandingan Pasca Insiden
Setelah pertandingan dilanjutkan, Eibar berusaha keras mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang tercipta, termasuk dua offside yang merugikan tuan rumah melalui Álvaro Rodríguez dan Peru Nolaskoain. Almería sendiri lebih memilih bermain rapat dan mengandalkan serangan balik. Hingga menit ke-60, pelatih Eibar, Jokin Arambarri, memasukkan tenaga baru seperti Jon Magunazelaia dan Javi Martón untuk menambah daya gedor.
Di sisi lain, pelatih Almería, Francisco Javier García Pimienta, melakukan rotasi dengan memasukkan Mikel Vesga dan Léo Baptistão guna memperkuat lini tengah dan pertahanan. Meski Eibar mendominasi penguasaan bola di akhir babak kedua, rapatnya pertahanan Almería membuat skor 0-1 bertahan hingga peluit panjang.
Kemenangan ini membuat Almería semakin kokoh di posisi kedua dengan tambahan tiga poin, sementara Eibar tetap tertahan di peringkat ketiga. Laga eibar vs almería menjadi pengingat bahwa sepak bola tak hanya soal taktik dan gol, tetapi juga soal kemanusiaan dan keselamatan penonton.
Kesimpulan
Pertandingan eibar vs almería diwarnai dua momen kontras: kecemerlangan Quim Junyent dalam mencetak gol dan keprihatinan atas insiden jatuhnya suporter. Kemenangan tipis Almería mempertegas ambisi mereka untuk promosi, sementara Eibar harus segera bangkit. Insiden di tribun menjadi evaluasi penting bagi pengelola stadion untuk meningkatkan standar keamanan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti jatuhnya korban.
Editor: Abuzar Samad
