AS Roma Buru Carlos Forbs sebagai Plan B Usai Endrick Kian Jauh dari Jangkauan
Inforiau – 01 November 2026 | Ambisi AS Roma untuk memperkuat lini serang tidak surut meski bursa transfer musim panas lalu belum sepenuhnya memenuhi permintaan pelatih Gian Piero Gasperini. Menjelang jendela transfer Januari mendatang, manajemen klub terus bergerak mencari amunisi baru, dan nama Carlos Forbs kini mencuat sebagai alternatif paling realistis di tengah persaingan sengit memperebutkan Endrick.
Selama ini, AS Roma dikenal sebagai salah satu klub yang paling gigih memburu talenta muda Brasil, Endrick. Namun, upaya tersebut menghadapi tembok tebal karena persaingan finansial yang melibatkan AC Milan dan Aston Villa. Meski Real Madrid membuka pintu peminjaman, José Mourinho dikabarkan belum bersedia melepas sang pemain, sehingga peluang Roma untuk mendaratkan Endrick pada Januari kian tipis.
Forbs, Opsi Nyata di Sayap Serigala
Di tengah kebuntuan itu, Carlos Forbs muncul sebagai nama yang serius dipertimbangkan. Pemain sayap kelahiran 2004 ini memiliki profil menarik: berkaki kiri, berpaspor Portugal dengan keturunan Guinea, dan mampu beroperasi di kedua sisi lapangan. Ia menimba ilmu di akademi Sporting Lisbon sebelum sempat menimba pengalaman di Manchester City, lalu dibeli Ajax seharga 14 juta euro pada 2023.
Perjalanan kariernya sempat singgah di Wolverhampton sebagai pemain pinjaman sebelum Ajax menjualnya ke Club Brugge pada musim panas 2025. Bersama Brugge, Forbs menjelma menjadi ancaman nyata. Musim ini ia telah mencatatkan empat gol dan delapan assist di kompetisi liga serta Liga Champions, termasuk tiga assist gemilang saat melawan Inter di San Siro.
Kemampuan Forbs bermain di berbagai posisi menjadi daya tarik tersendiri. Selain sebagai winger kanan yang menyerang, ia juga sanggup menyusuri seluruh sisi lapangan bahkan berperan sebagai gelandang sayap dalam formasi lima pemain tengah. Fleksibilitas inilah yang membuat AS Roma dapat tampil jauh lebih agresif jika berhasil merekrutnya.
Pantauan Langsung dan Rintangan Negosiasi
Manajemen AS Roma tidak sekadar memantau dari jauh. Tim pemandu bakat dikabarkan telah menyaksikan langsung aksi Forbs saat tampil memukau melawan Inter di Liga Champions. Dalam laga itu, ia benar-benar menyulitkan Federico Dimarco dan lini pertahanan Inter dengan tiga assist untuk empat gol yang dicetak Brugge.
Meski demikian, jalan menuju kesepakatan tidak mulus. Direktur olahraga D’Amico harus menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kontrak jangka panjang Forbs yang baru berakhir pada 30 Juni 2029, valuasi Club Brugge yang disebut telah melewati kisaran 15 hingga 20 juta euro, hingga keengganan klub Belgia itu membuka skema peminjaman dengan atau tanpa opsi pembelian.
Prioritas AS Roma memang tetap berupaya merebut Endrick. Namun, dalam persaingan yang sangat ditentukan oleh faktor finansial, Roma berisiko tertinggal. Karena itu, peluang merekrut Forbs bisa menjadi lebih konkret pada Januari, seiring kebutuhan Gasperini akan sosok penyerang yang lebih murni untuk ditempatkan di belakang Malen sebagai alternatif bagi Soulé, Mora, dan Dybala.
Jadwal Padat dan Ujian Berat Menanti
Di sisi lain, AS Roma juga tengah bersiap menghadapi jadwal padat Serie A. Dalam rangkaian laga Halloween, Roma dijadwalkan bertandang ke markas Udinese yang sedang dilanda krisis, sebuah kesempatan emas untuk terus menempel ketat para pemimpin klasemen. Namun, ujian sesungguhnya menanti di ajang Liga Champions saat bertandang ke Old Trafford menghadapi Manchester United.
Menariknya, laga tersebut bertepatan dengan situasi pelik di kubu Manchester United. Pelatih Michael Carrick menegaskan dirinya tetap akan memimpin skuadnya melawan Roma meski United mencatatkan rekor buruk tanpa kemenangan dalam sembilan pertandingan di semua kompetisi. Kekalahan 0-2 dari Chelsea memperpanjang derita Setan Merah, yang bahkan berisiko masuk zona degradasi.
“Ya,” jawab Carrick singkat ketika ditanya apakah ia akan tetap menangani United saat menghadapi Roma. “Saya hanya ingin menyiapkan para pemain untuk pertandingan tengah pekan,” ujarnya.
Bagi AS Roma, momentum ini bisa menjadi peluang untuk mencuri poin penuh di kandang lawan yang sedang rapuh. Kombinasi antara ambisi transfer di bursa Januari dan performa di lapangan menjadikan Serigala Roma salah satu klub yang paling menarik untuk dicermati dalam beberapa pekan ke depan.
Dengan strategi perekrutan yang matang dan pantauan serius terhadap Forbs, Roma berpeluang besar menambah daya gedor lini serangnya. Jika negosiasi berjalan lancar, kedatangan pemain asal Portugal itu bisa menjadi kunci bagi Gasperini untuk mewujudkan permainan menyerang yang selama ini ia impikan. Sementara itu, persaingan memperebutkan Endrick tetap menjadi prioritas, namun realistis atau tidaknya langkah tersebut akan sangat bergantung pada dinamika finansial dan keputusan klub-klub peminat lainnya.
