Sankhoun Diawara Debut Starter Manis, AC Milan Hajar Inter Milan 3-1 di Derby della Madonnina
Inforiau – 01 November 2026 | Nama muda Sankhoun Diawara menjadi salah satu sorotan dalam kemenangan gemilang AC Milan atas Inter Milan di Derby della Madonnina pertama musim 2026/27. Bek muda yang dipercaya tampil sebagai starter untuk pertama kalinya itu menjalani debut yang cukup meyakinkan, membantu Rossoneri mengalahkan rival sekota dengan skor 3-1 di Stadion San Siro, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB. Penampilan Sankhoun Diawara di lini pertahanan menjadi bagian penting dari kesuksesan Milan meredam agresivitas Inter Milan sepanjang pertandingan.
AC Milan tampil trengginas sejak menit awal. Laga baru berjalan empat menit, Rossoneri sudah memimpin 1-0 melalui sundulan Christian Pulisic. Gol bermula dari penetrasi Diego Moreira di sisi kanan yang melewati Carlos Augusto sebelum melepaskan umpan silang ke tiang jauh. Bola gagal dihalau Yann Bisseck dan dengan mudah disambut Pulisic menjadi gol pembuka.
Hanya enam menit berselang, Milan menggandakan keunggulan. Kembali melalui aksi Moreira dari sisi kanan, umpan tariknya diselesaikan Adrien Rabiot dengan tembakan cungkil kaki kiri yang tidak mampu diantisipasi kiper Josep Martinez. Keunggulan 2-0 pun tercipta pada menit ke-10.
Inter Milan berusaha bangkit dan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-22. Berawal dari sepak pojok Hakan Calhanoglu, Manuel Akanji menyundul bola ke arah Alessandro Bastoni yang menyelesaikannya dengan sontekan ke sudut gawang. Namun, Milan kembali menjauh pada menit ke-43 melalui gol spektakuler Moreira lewat tendangan bebas dari jarak sekitar 30 meter. Bola melewati kepala Bisseck dan meluncur ke sisi kiri gawang tanpa mampu dijangkau Martinez. Babak pertama ditutup dengan skor 3-1.
Memasuki babak kedua, Inter berupaya mengejar ketertinggalan. Carlos Augusto hampir mencetak gol pada menit ke-54 melalui sundulan, tetapi bola masih melebar. Inter sempat mendapat hadiah penalti pada menit ke-75 setelah Mario Gila dianggap melakukan handball, namun wasit membatalkan keputusan tersebut usai meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR). Hingga peluit panjang, skor 3-1 untuk kemenangan AC Milan tidak berubah.
Menariknya, di balik gemilangnya lini serang Milan, penampilan Sankhoun Diawara mendapat perhatian tersendiri. Dalam rating pemain usai laga, bek muda ini memperoleh nilai 6,5 atas penampilan yang cukup meyakinkan pada kesempatan menjadi starter pertamanya. Ia digantikan Davide Bartesaghi pada menit ke-83. Kontribusi Sankhoun Diawara di lini belakang menjadi bukti bahwa Milan memiliki kedalaman skuad yang menjanjikan di sektor pertahanan.
Diego Moreira menjadi bintang pertandingan dengan nilai tertinggi berkat catatan satu gol dan dua assist. Sementara itu, Mike Maignan mendapat nilai 7,5 berkat sejumlah penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang Djed Spence dan tembakan keras Petar Sucic. Strahinja Pavlovic juga memperoleh nilai 7,5 setelah memenangi banyak duel, sedangkan Mario Gila tampil solid dengan nilai 7. Adrien Rabiot menjadi motor permainan Milan dengan nilai 7,5.
Kekalahan ini membuat Inter Milan turun dari puncak klasemen sementara Serie A. Mereka mengoleksi 25 poin dari 10 pertandingan, sama dengan Lazio, tetapi kalah dalam selisih gol. Sementara itu, kemenangan ini membawa AC Milan naik ke peringkat keempat dengan koleksi 21 poin. Menjelang pertandingan, legenda AC Milan, Ricardo Kaka, mendapat penghormatan khusus di lapangan setelah namanya masuk dalam jajaran Hall of Fame klub.
Susunan Pemain:
- AC Milan (3-4-2-1): Mike Maignan; Sankhoun Diawara (Davide Bartesaghi 83′), Strahinja Pavlovic, Koni De Winter, Mario Gila; Christian Pulisic (Alphadjo Cisse 82′), Luka Modric, Yunus Musah (Ardon Jashari 82′), Diego Moreira (Omari Hutchinson 89′); Adrien Rabiot; Goncalo Ramos (Filippo Terracciano 89′).
- Inter Milan (3-4-2-1): Josep Martinez; Alessandro Bastoni (Federico Dimarco 81′), Manuel Akanji, Yann Bisseck (Ange-Yoan Bonny 82′); Carlos Augusto, Petar Sucic, Hakan Calhanoglu (Piotr Zielinski 72′), Nicolo Barella (Pio Esposito 82′), Djed Spence; Andy Diouf (Henrikh Mkhitaryan 72′); Marcus Thuram.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi AC Milan untuk menjaga momentum di kompetisi domestik. Efektivitas tiga gol dari tiga shot on target di babak pertama menunjukkan ketajaman lini serang Rossoneri. Di sisi lain, debut starter Sankhoun Diawara menambah cerita menarik dari derby ini, sekaligus memberi sinyal bahwa sang pemain muda siap bersaing memperebutkan tempat di lini pertahanan Milan pada laga-laga berikutnya. Dengan performa yang terus berkembang, Sankhoun Diawara berpotensi menjadi andalan baru Rossoneri di masa depan.
