XPeng Cetak Rekor: 50.237 Mobil Terkirim dalam Sebulan, Robot dan Mobil Terbang Ikut Unjuk Gigi
Inforiau – 01 November 2026 | Perusahaan mobilitas berbasis kecerdasan buatan asal Guangzhou, xpeng, menutup Oktober 2026 dengan pencapaian yang jarang dialami pabrikan mana pun. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, pengiriman kendaraan bulanan xpeng menembus angka 50.000 unit, sebuah tonggak yang sekaligus menandai kembalinya pertumbuhan tahunan setelah sempat tertekan pada September.
Berdasarkan laporan resmi perseroan, total pengiriman pada Oktober 2026 mencapai 50.237 unit. Angka itu melonjak 22 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 20 persen secara tahunan. Capaian ini memecahkan rekor sebelumnya sebesar 42.013 unit yang tercipta pada Oktober tahun lalu, sekaligus mempertegas laju pemulihan permintaan di pasar otomotif listrik Tiongkok yang sempat melambat.
Pasar Luar Negeri Jadi Mesin Pertumbuhan
Yang menarik, denyut pertumbuhan xpeng kali ini tidak hanya datang dari pasar domestik. Pengiriman internasional menembus rekor bulanan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, yakni 13.326 unit, melesat 166 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontribusinya kini mencapai sekitar 26,53 persen dari total pengiriman Oktober, naik dari 24,37 persen pada September.
Sementara itu, pengiriman di daratan Tiongkok tercatat 36.911 unit, angka tertinggi dalam setahun terakhir. Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, xpeng telah menyalurkan 334.604 kendaraan, masih turun 5,80 persen secara tahunan, namun defisit itu menyempit signifikan dari 9,20 persen pada sembilan bulan pertama. Sepanjang periode tersebut, pengiriman luar negeri mencapai 72.805 unit atau sekitar 21,76 persen dari total.
L05 Meluncur, Robotaxi Level 4 Mulai Beroperasi
Rekor pengiriman berjalan seiring ekspansi lini produk. Model XPENG L05 resmi diluncurkan di daratan Tiongkok pada 29 Oktober 2026, dengan pengiriman nasional dimulai 1 November 2026. Langkah ini diharapkan menjadi katalis tambahan untuk mendorong penjualan menuju akhir tahun.
Di sisi lain, ambisi xpeng sebagai perusahaan Physical AI kian nyata. Pada 26 Oktober 2026, perusahaan memperoleh lisensi operasi demonstrasi untuk layanan Robotaxi Level 4 di Guangzhou. Persetujuan itu membuka jalan bagi Robotaxi xpeng untuk beralih dari tahap validasi teknologi ke pengujian operasional dan model bisnis di dunia nyata, sebuah tonggak penting menuju komersialisasi.
Perusahaan juga mencatat prestasi di bidang keberlanjutan. Untuk tahun keempat berturut-turut, xpeng meraih peringkat tertinggi AAA dari MSCI dalam penilaian lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Kendaraan listrik yang dikirim sepanjang Januari-Oktober 2026 diperkirakan menekan emisi gas rumah kaca siklus hidup lebih dari 5,77 juta ton dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil, setara dengan daya serap karbon 95,43 juta pohon muda selama sepuluh tahun.
Robot Iron dan Mobil Terbang di Jalur Produksi
Portofolio Physical AI xpeng tidak berhenti pada mobil listrik. Robot humanoid Iron dikabarkan sudah memasuki tahap produksi baterai khusus dalam jumlah kecil, sementara robot utuh masih berada di fase praproduksi. Serangkaian produksi massal ditargetkan mulai akhir 2026, dengan penggunaan komersial di toko dan lingkungan bisnis pada 2027. Perusahaan menyebut baterai itu dirancang khusus untuk aplikasi robotika dengan kepadatan energi tinggi dan lolos uji benturan serta penetrasi paku, meski belum merinci apakah teknologi yang dipakai murni solid-state atau semi-padat.
Di lini udara, XPENG AeroHT mencatat momen bersejarah. Sheikh Saud bin Saqr Al Qasimi, anggota Dewan Tertinggi Federal Uni Emirat Arab dan Penguasa Ras Al Khaimah, berkunjung langsung ke pabrik mobil terbang dan menerima unit eVTOL X3-F yang baru keluar dari lini produksi. Kendaraan itu akan menjalani uji coba di regulatory sandbox Uni Emirat Arab di bawah pengawasan Otoritas Penerbangan Sipil. Desain split-body yang memisahkan modul darat dan modul terbang menjadi pembeda utama, dengan harga di bawah 2 juta yuan untuk pasar konsumen individual.
Langkah Menuju Akhir Tahun
Dengan kombinasi lonjakan pengiriman, ekspansi model baru, lisensi Robotaxi, serta kemajuan robot humanoid dan mobil terbang, xpeng tampak memposisikan diri bukan sekadar sebagai produsen kendaraan listrik, melainkan sebagai pemain ekosistem Physical AI yang menyeluruh. Tantangan tetap ada, terutama menjaga momentum pertumbuhan di pasar domestik yang kompetitif dan memastikan kesiapan produksi massal untuk lini produk non-otomotif. Namun rekornya di Oktober menjadi sinyal kuat bahwa strategi multi-front perusahaan mulai membuahkan hasil, dan empat kuartal terakhir tahun ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi xpeng di panggung global.
