Jabari Smith Jr. Meledak 30 Poin, Rockets Hancurkan Thunder yang Dilanda Badai Cedera
Inforiau – 01 November 2026 | Penampilan gemilang Jabari Smith Jr. menjadi sorotan utama ketika Houston Rockets mempermalukan Oklahoma City Thunder dengan skor 119-98 di Toyota Center, Houston, Sabtu malam waktu setempat. Forward muda berusia 23 tahun itu mencetak 30 poin, sembilan rebound, dan lima assist, sekaligus menorehkan enam tembakan tiga angka yang membuat pertahanan Thunder kewalahan sepanjang laga. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang mimpi buruk Oklahoma City yang menelan kekalahan kedua secara beruntun di awal musim NBA.
Bagi Jabari Smith Jr., laga melawan Thunder menjadi panggung pembuktian kualitasnya sebagai salah satu pemain inti Rockets. Ia tampil efisien dengan tembakan 10 dari 18 dari lapangan dan 6 dari 12 dari garis tiga angka, mencatatkan pertandingan ke-30 poin ketujuh dalam kariernya di NBA. Konsistensi Jabari Smith Jr. musim ini menjadi salah satu faktor kunci di balik performa impresif Houston yang kini mulai diperhitungkan sebagai ancaman nyata di wilayah Barat.
Tanpa kehadiran Fred VanVleet yang harus menjalani manajemen cedera lutut, Rockets tetap tampil solid berkat kontribusi merata dari para pemainnya. Marcus Smart yang dipercaya sebagai starter menyumbang 24 poin termasuk tujuh tembakan tiga angka, sementara Alperen Sengun yang baru kembali setelah absen dua pertandingan akibat masalah punggung bawah mencatatkan 16 poin, sembilan rebound, dan 10 assist. Kevin Durant menambahkan 14 poin dalam kemenangan meyakinkan di kandang sendiri.
Di kubu Thunder, Shai Gilgeous-Alexander memimpin perolehan angka dengan 26 poin dari 20 percobaan tembakan, didukung Kenrich Williams dan Bennett Stirtz yang masing-masing menyumbangkan 11 poin. Namun, usaha mereka tidak cukup untuk menahan gempuran Rockets yang tampil lebih agresif sejak kuarter kedua.
Rockets membuka keunggulan besar 55-34 pada kuarter kedua setelah mencatatkan laju 18-4 yang menghancurkan ritme permainan lawan. Thunder sempat memangkas selisih menjadi 62-51 saat turun minum, tetapi Houston kembali menjauh pada awal kuarter ketiga melalui delapan poin tanpa balas. Tembakan tiga angka Jabari Smith Jr. membawa Rockets unggul 19 poin dan mereka tidak pernah membiarkan keunggulan turun di bawah 12 poin hingga peluit akhir berbunyi.
Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Oklahoma City yang tengah bergulat dengan krisis cedera berkepanjangan. Chet Holmgren harus menepi setidaknya dua bulan akibat cedera lutut kanan, sementara Jalen Williams mengalami patah tulang fibula kiri dan dislokasi pergelangan kaki. Cason Wallace pun harus menjalani operasi akibat robekan labrum di bahu kiri. Kondisi ini membuat Thunder kehilangan tiga pemain penting di sisi pertahanan dan rotasi, memaksa pelatih kepala Mark Daigneault mengandalkan Isaiah Hartenstein, Jaylin Williams, dan Aday Mara di area post.
Meski demikian, performa Jabari Smith Jr. terus menuai pujian. Sejak awal musim, ia tampil konsisten dengan rata-rata angka yang mengesankan, termasuk penampilan 22 poin melawan lawan sebelumnya dan double-double pertamanya musim ini. Kontrak lima tahun senilai 122 juta dolar yang ia tandatangani pada 2025 tampaknya mulai terbayar lunas oleh performa apik pemain berposisi forward ini. Sejumlah pengamat fantasy basketball bahkan mulai mempertimbangkan apakah Jabari Smith Jr. layak dipertahankan atau justru dijual tinggi mengingat konsistensinya yang luar biasa.
Rockets akan menghadapi tiga pertandingan pada pekan depan, dimulai dengan menghadapi Boston Celtics pada Senin. Sementara Thunder dijadwalkan memainkan empat laga, diawali dengan dua pertemuan melawan Cleveland Cavaliers. Bagi Houston, kemenangan atas Thunder menjadi modal berharga untuk menjaga momentum, sedangkan bagi Oklahoma City, laga-laga mendatang akan menjadi ujian ketahanan skuad di tengah badai cedera yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Dengan performa yang terus meningkat, Jabari Smith Jr. membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pelengkap di bawah bayang-bayang Kevin Durant. Ia kini menjelma menjadi pilar penting yang menentukan arah permainan Rockets. Jika konsistensi ini bertahan, bukan tidak mungkin Houston menjadi salah satu tim yang paling ditakuti di kompetisi musim ini, sementara Thunder harus berjuang keras untuk bangkit dari keterpurukan akibat badai cedera yang menghantam skuad mereka.
