FC Anyang Sudah Aman, tapi Yoo Byung-hoon Ogah Main Santai: 'Kami Harus Kompetitif Sampai Akhir'
Inforiau – 01 November 2026 | FC Anyang telah memastikan tempatnya di kasta tertinggi musim depan, namun pelatih Yoo Byung-hoon menegaskan timnya tidak akan mengendurkan intensitas jelang laga pekan ke-34 Hana Bank K League 1 2026 melawan Bucheon FC1995 di Stadion Anyang, Minggu (1/11). FC Anyang saat ini berada di peringkat kedelapan dengan 43 poin dari 10 kemenangan, 13 imbang, dan 10 kekalahan, terpaut empat poin dari Jeju SK yang menempati posisi ketujuh. Meski target Final A sudah tak tercapai, FC Anyang tetap memburu posisi puncak Final B sebagai bentuk profesionalisme tim.
Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Yoo Byung-hoon menyampaikan bahwa seluruh laga di putaran final tetap penting. Menurutnya, beban untuk menang memang berkurang, tetapi para pemain tetap membutuhkan pertumbuhan individu demi masa depan tim. Ia menekankan pentingnya menjaga daya saing hingga akhir musim, terlebih karena laga digelar di kandang sendiri. “Kami tidak boleh menunjukkan sikap malas. Saya harus melakukan yang terbaik sampai akhir,” ujarnya.
Di sisi lain, lawan yang akan dihadapi FC Anyang, Bucheon FC1995, sedang berada di bawah tekanan besar. Bucheon menempati peringkat ke-11 dengan 32 poin dan hanya butuh kemenangan untuk memastikan diri bertahan di Liga 1. Jika mereka mengalahkan FC Anyang, maka Gwangju FC yang saat ini mengoleksi 22 poin dipastikan finis di dasar klasemen dan harus melewati jalur play-off promosi-degradasi. Bucheon sendiri tengah dalam tren buruk tanpa kemenangan dalam sembilan laga terakhir, dengan kemenangan terakhir terjadi atas Pohang Steelers pada 22 Agustus lalu.
Laga ini juga menyimpan cerita emosional bagi pelatih Bucheon, Lee Young-min, yang merupakan pendiri FC Anyang pada 2013 dan pernah menjadi asisten pelatih di sana. Hubungannya dengan Yoo Byung-hoon bukan hanya sebatas rekan kerja, tetapi juga sebagai guru dan murid sejak era pemain. Sejak promosi, Lee Young-min mencatatkan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan melawan FC Anyang. Kini ia bertekad meraih hasil positif di hadapan mantan timnya demi mengamankan status Bucheon di kasta elite.
Menghadapi laga krusial ini, Bucheon akan menerapkan formasi 3-4-3 dengan menurunkan Kim Seung-bin sebagai penjaga gawang, serta lini belakang yang dihuni Park Jeong-in, Basani, dan Ahn Tae-hyun. Lini tengah dipercayakan kepada Kim Jong-woo, Sung Ye-gun, dan Taggingyo, sementara lini depan mengandalkan Hong Sung-wook, Baek Dong-gyu, Jung Ho-jin, dan Kim Hyun-yeop. Sementara itu, FC Anyang mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya Yoo Jeong-wan dari tugas militer. Striker yang berperan penting dalam promosi tim ke kasta tertinggi pada 2024 itu telah bergabung dalam latihan sejak cuti terakhir sebelum purnatugas dan langsung menunjukkan performa menjanjikan di laga uji coba. Yoo Byung-hoon mengisyaratkan akan memainkan Yoo Jeong-wan pada babak kedua tergantung situasi pertandingan.
Bagi FC Anyang, pertandingan ini bukan sekadar formalitas. Kemenangan akan memperlebar jarak dari Bucheon dan menjaga asa finis di posisi teratas Final B. Namun, motivasi Bucheon yang sedang berjuang untuk bertahan hidup di Liga 1 membuat laga ini diprediksi berjalan sengit. Yoo Byung-hoon sendiri mengakui bahwa pertandingan melawan Bucheon selalu sulit, tetapi ia berjanji timnya akan tampil maksimal untuk memberikan kebahagiaan bagi para pendukung di stadion kandang.
Di kubu Gwangju FC, hasil imbang 1-1 melawan Gimcheon Sangmu pada pekan sebelumnya membuat pelatih Jungkyu Lee kecewa. Gwangju kehilangan dua pemain kunci akibat cedera, yakni Van Hoorlen yang mengalami robek otot adductor dan Ha Seung-woon yang menderita cedera pergelangan kaki. Kini Gwangju hanya bisa berharap Bucheon gagal menang atas FC Anyang agar peluang mereka untuk tetap bertahan di Liga 1 tetap terbuka. Jika Bucheon menang, Gwangju dipastikan finis di posisi ke-12 dan harus bersiap menghadapi play-off promosi-degradasi melawan tim peringkat keempat K League 2.
Dengan segala dinamika yang ada, laga FC Anyang kontra Bucheon FC1995 menjadi salah satu pertandingan paling menentukan di pekan ke-34. Bagi FC Anyang, ini adalah kesempatan untuk menutup musim dengan prestise dan menunjukkan bahwa mereka tetap tim yang kompetitif meski sudah aman dari ancaman degradasi. Sementara bagi Bucheon, ini adalah misi penyelamatan nyawa di kasta tertinggi. Pertandingan di Stadion Anyang akan menjadi panggung bagi kedua tim untuk membuktikan kualitas dan ambisi mereka masing-masing.
Secara keseluruhan, FC Anyang telah menunjukkan performa yang solid sepanjang musim ini. Meski gagal mencapai target Final A, mereka tetap memiliki peluang untuk finis di posisi terbaik Final B. Komitmen Yoo Byung-hoon untuk tetap kompetitif hingga akhir musim patut diapresiasi, terlebih dengan kembalinya Yoo Jeong-wan yang dapat menambah daya gedor tim. Sementara itu, Bucheon FC1995 datang dengan misi wajib menang demi memastikan tempat di Liga 1 musim depan. Laga ini akan menjadi ujian mental dan taktik bagi kedua pelatih, terutama dengan adanya hubungan emosional antara Lee Young-min dan FC Anyang. Apa pun hasilnya, pertandingan ini dipastikan akan berlangsung menarik dan penuh tensi hingga peluit akhir.
