Como 1907 Tekuk Venezia 1-0, Puncaki Tren Empat Kemenangan Beruntun di Serie A
Inforiau – 02 November 2026 | Como 1907 kembali menunjukkan tajinya di pentas Serie A Liga Italia 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Minggu malam WIB (1/11/2026), tim asuhan Cesc Fabregas memetik kemenangan tipis 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10. Hasil ini langsung berdampak pada klasemen Como 1907 vs Venezia, di mana tuan rumah kian kokoh di papan atas sementara sang tamu masih terpuruk di dasar.
Gol tunggal yang menentukan nasib pertandingan lahir dari titik putih. Kapten tim Lucas Da Cunha tampil sebagai pahlawan setelah mengeksekusi penalti dengan tenang pada menit ke-43. Tembakan kaki kirinya mengecoh kiper Venezia, Filip Stankovic, sekaligus membawa Como unggul menjelang turun minum.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal dibunyikan, Como langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang emas pertama hadir melalui Lucas Da Cunha yang melepaskan tembakan kaki kiri setelah menerima umpan di tiang jauh. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena Stankovic sigap melakukan penyelamatan.
Venezia sempat berada di atas angin ketika wasit Maria Ferrieri Caputi menunjuk titik putih. Keputusan itu diambil lantaran bola mengenai tangan gelandang Como, Luis Milla, di dalam kotak penalti. Namun, setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR), wasit membatalkan keputusan tersebut.
Justru Como yang kemudian mendapatkan hadiah penalti. Bek Venezia, Juan Jesus, dinilai melakukan pelanggaran terhadap Anastasios Douvikas di dalam kotak terlarang ketika penyerang tersebut bersiap melepaskan tembakan. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih dan memberikan kartu kuning kepada Juan Jesus. Da Cunha yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya.
Dominasi di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Como tetap mendominasi penguasaan bola. Meski demikian, tim tuan rumah kesulitan menambah keunggulan karena Venezia tampil lebih disiplin dalam bertahan. Sejumlah serangan yang dibangun anak asuh Cesc Fabregas berhasil diredam.
Venezia sempat memperoleh peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada masa injury time. Toma Basic melepaskan tembakan keras menggunakan kaki kiri, tetapi kiper Como, Jean Butez, berhasil mengamankan bola dengan sigap. Peluang itu menjadi yang terakhir dalam pertandingan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Como tetap bertahan.
Dampak pada Klasemen Como 1907 vs Venezia
Tambahan tiga poin membuat Como mengoleksi total 23 poin dari 10 pertandingan dan menempati peringkat keempat klasemen sementara. Mereka hanya terpaut tiga poin dari Lazio yang berada di puncak. Kemenangan ini sekaligus menandai catatan empat kemenangan beruntun bagi tim asuhan Cesc Fabregas di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Sebaliknya, kekalahan ini semakin memperburuk posisi Venezia. Tim tamu masih terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi tiga poin dari 10 pertandingan. Kontras antara kedua tim semakin terlihat jelas dalam klasemen Como 1907 vs Venezia setelah pekan ke-10 bergulir.
Berikut perbandingan singkat capaian kedua tim pada pekan ke-10:
| Tim | Poin | Posisi | Tren |
|---|---|---|---|
| Como 1907 | 23 | Peringkat 4 | 4 kemenangan beruntun |
| Venezia | 3 | Dasar klasemen | Kekalahan beruntun |
Bagi Como, konsistensi menjadi kunci utama. Empat kemenangan beruntun membuktikan bahwa skema yang diracik Cesc Fabregas mulai menemukan bentuk terbaiknya. Kemenangan atas Venezia pun menjadi modal berharga untuk menghadapi laga-laga berat berikutnya, terutama demi menjaga jarak dengan Lazio di puncak.
Sementara itu, Venezia menghadapi situasi pelik. Koleksi tiga poin dari 10 pertandingan menempatkan mereka di jurang degradasi. Pelatih dan para pemain dituntut segera bangkit jika ingin keluar dari tekanan. Kekalahan dari Como kian mempertegas bahwa klasemen Como 1907 vs Venezia saat ini berada di dua kutub yang sangat berlawanan.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi cermin perjalanan dua tim dengan nasib berbeda. Como terus melaju dan memantapkan posisi di empat besar, sementara Venezia masih berjuang keras untuk menemukan performa terbaiknya. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin Como bakal terus menempel ketat pimpinan klasemen, sedangkan Venezia harus bekerja ekstra keras untuk menghindari zona merah.
