Rio Ave Terpuruk di Zona Degradasi, Académico Viseu Melaju Kencang Menuju Eropa
Inforiau – 02 November 2026 | Laga pekan ke-10 Liga Portugal di Estádio Municipal do Fontelo menjadi panggung kontras yang tajam antara rio ave dan Académico Viseu. Tim tuan rumah, yang baru kembali ke kasta tertinggi setelah 37 tahun absen, tampil perkasa dan menaklukkan Rio Ave dengan skor 2-1, Sabtu (1/11/2026). Kemenangan ini menjadi yang keenam secara beruntun bagi Académico Viseu di liga, sekaligus mempertegas posisi mereka di papan atas klasemen.
Rio Ave sebenarnya membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Miguel Patrício pada menit ke-38. Namun, keunggulan tim tamu tak bertahan lama. Messeguem menyamakan kedudukan pada menit ke-69, sebelum André Clóveis memastikan kemenangan Académico Viseu pada menit ke-77. Hasil ini membuat tuan rumah mengoleksi 20 poin dan duduk di peringkat keenam, sementara rio ave terpuruk di posisi ke-16 dengan hanya tujuh poin.
Krisis yang Tak Berkesudahan bagi Rio Ave
Kekalahan di Viseu memperpanjang derita rio ave yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Pelatih Vasco Seabra mengakui timnya berada dalam situasi sulit dan menegaskan perlunya peningkatan level permainan. Ia menyebut lini pertahanan menjadi titik lemah utama, dengan 21 gol kebobolan dalam sembilan pertandingan, catatan terburuk di kompetisi musim ini.
Sebelum bertandang ke Viseu, Rio Ave baru saja menelan kekalahan memalukan 0-4 di kandang sendiri saat menjamu Famalicão. Meski demikian, Seabra menilai hasil tersebut lebih buruk daripada penampilan anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa tekanan yang dirasakan timnya datang dari dalam, bukan dari luar, dan menuntut para pemain tampil dengan level konsistensi yang jauh lebih tinggi.
Seabra juga mengisyaratkan akan ada perombakan skuad pada bursa transfer Januari mendatang. Menurutnya, tidak semua pemain akan bertahan dan kemungkinan besar akan ada wajah-wajah baru yang datang untuk memperkuat rio ave. Meski begitu, ia menolak menjadikan proses adaptasi sebagai alasan atas hasil buruk yang terus berlanjut.
Académico Viseu di Jalur Kemenangan
Di sisi lain, Académico Viseu tampil luar biasa di bawah asuhan Bruno Pinheiro. Sebelum mengalahkan Rio Ave, tim promosi ini mencatat kemenangan bersejarah 2-1 atas Sporting CP di kandang lawan, meski hanya menguasai bola sebesar 29 persen. Efisiensi dan disiplin taktik menjadi senjata utama mereka sepanjang musim.
Seabra sendiri mengakui kualitas lawannya. Ia memuji ambisi dan intensitas pressing yang diterapkan Académico Viseu, yang memaksa setiap lawan mengambil risiko dan bermain langsung. Menurutnya, keberhasilan tim tuan rumah merupakan buah kerja keras Pinheiro dan para pemainnya yang percaya penuh pada setiap duel dan kontak fisik.
Meski sempat tersingkir dari Taça de Portugal dan Taça da Liga, Académico Viseu tetap solid di liga dan kini bersaing serius untuk memperebutkan tiket kompetisi Eropa musim depan. Kemenangan atas rio ave menjadi bukti bahwa tim ini bukan sekadar kejutan sesaat, melainkan kekuatan baru yang patut diperhitungkan.
Catatan Pertemuan dan Kondisi Skuad
Secara historis, Rio Ave memang lebih unggul dalam pertemuan langsung, memenangkan tiga dari lima laga terakhir, termasuk kemenangan telak 3-0 pada Juli 2023. Namun, tren musim ini berbalik total. Sementara Académico Viseu melaju dengan kepercayaan diri tinggi, rio ave justru tenggelam dalam inkonsistensi dan rapuhnya lini belakang.
Untuk laga di Fontelo, Seabra tidak dapat menurunkan kiper Miszta dan bek Nelson Abbey yang masih dibekap cedera, sementara Pedro Amaral diragukan tampil. Kabar baiknya, gelandang kreatif Brandon Aguilera kemungkinan masuk dalam daftar pemain setelah sembilan bulan absen akibat cedera ligamen lutut kanan.
Dengan raihan tiga poin ini, Académico Viseu semakin kokoh di papan atas dan menjaga asa untuk tampil di kompetisi Eropa. Sebaliknya, rio ave harus segera bangkit jika tidak ingin terus terpuruk di dasar klasemen. Bagi Seabra, perbaikan pertahanan dan efisiensi serangan menjadi harga mati sebelum bursa transfer dibuka.
Kemenangan Académico Viseu atas Rio Ave menjadi gambaran nyata bahwa momentum dan mentalitas bertanding memegang peranan besar dalam sepak bola. Tim promosi yang percaya diri mampu mengalahkan lawan yang secara historis lebih mapan, sementara tim yang tengah dirundung krisis terus berjuang mencari identitas permainannya.
