Sengit! São Bernardo Masih Hidup di Serie B, Palermo Mulai Kabur di Puncak Klasemen
Inforiau – 02 November 2026 | Persaingan di kasta kedua sepak bola dunia kembali memanas pada akhir pekan ini. Di Brasil, ajang Serie B Campeonato Brasileiro memasuki fase krusial dengan hanya menyisakan dua pertandingan lagi, sementara di Italia, kompetisi Serie B juga menghadirkan drama tersendiri di papan atas klasemen. Berbagai hasil pertandingan pada Minggu (1/11) menciptakan narasi yang menarik bagi para penggemar sepak bola tanah air.
Pada laga pekan ke-36 Serie B Brasil, São Bernardo meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Cuiabá di Arena Pantanal. Tim asal pedalaman São Paulo itu menang dengan skor tipis 2-1 berkat gol Fabrício Daniel dan Daniel David, sedangkan tuan rumah hanya mampu membalas melalui Calebe. Kemenangan ini membuat São Bernardo mengoleksi 52 poin dan masih menjaga asa untuk promosi ke Serie A, meski posisinya masih tertinggal tiga angka dari CRB yang menempati peringkat keenam atau batas akhir zona playoff.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Cuiabá terhenti di 47 poin. Klub asal Mato Grosso tersebut sudah dipastikan tidak lagi memiliki peluang untuk promosi maupun terancam degradasi pada dua pekan tersisa. Cuiabá kini mencatat lima pertandingan tanpa kemenangan dan akan menjamu runner-up Juventude pada Jumat (6/11) mendatang, sementara São Bernardo dijadwalkan menghadapi Avaí yang kemungkinan besar sudah terdegradasi, pada Sabtu (7/11).
Masih dari Serie B Brasil, América-MG menunjukkan performa menjanjikan meski sudah dipastikan turun kasta. Tim berjuluk Coelho itu mengalahkan Londrina dengan skor 3-1 di Stadion VGD. Gol kemenangan Amerika diciptakan melalui gol bunuh diri Artur, sundulan Willian Bigode, serta penalti Segovinha, sementara Hebert memperkecil kedudukan untuk Tubarão. Hasil tersebut menjadi catatan istimewa karena untuk pertama kalinya di musim 2026, América meraih tiga kemenangan beruntun di Serie B.
Meski menang, posisi kedua tim tidak berubah. Londrina tetap di peringkat ke-18 dengan 32 poin, sedangkan América masih terpuruk di posisi ke-19 dengan 26 poin. Keduanya sudah dipastikan terdegradasi ke Serie C, sehingga pertandingan ini lebih menjadi ajang pembuktian profesionalisme para pemain. Usai laga, Amerika bahkan sempat berganti kostum dari seragam cadangan menjadi seragam hijau-hitam kebesaran mereka pada babak kedua atas permintaan wasit.
Palermo Makin Kokoh di Puncak Serie B Italia
Beralih ke Italia, kompetisi Serie B juga menyajikan pertarungan sengit pada pekan ke-10. Palermo sukses mengalahkan Vicenza dengan skor 3-1 di kandang sendiri. Rosanero tertinggal lebih dulu melalui gol Brighenti pada menit kedua, namun bangkit berkat dua gol Vavassori dan satu gol Johnsen. Kemenangan ini membuat Palermo menjauh enam poin dari pesaing terdekatnya, Modena, di puncak klasemen.
Pada pertandingan lainnya, Ascoli gagal memanfaatkan peluang untuk mendekat setelah ditahan imbang 0-0 oleh Arezzo. Avellino meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Pisa lewat gol Di Maggio dan Russo, sementara Empoli dan Juve Stabia harus berbagi angka setelah bermain imbang 2-2. Hellas Verona tampil perkasa dengan menghancurkan Carrarese tiga gol tanpa balas melalui Harroui, Mosquera, dan Sarr.
Hasil-hasil tersebut membuat persaingan di zona playoff Serie B Italia semakin ketat. Verona kini mengoleksi 15 poin, menyamai Pisa, Benevento, dan Avellino. Sementara itu, Empoli dan Juve Stabia hanya terpaut satu poin di papan tengah dengan masing-masing 7 dan 8 poin.
Duel Penentuan Menanti di Sisa Musim
Dengan hanya tersisa dua pekan di Serie B Brasil, setiap poin menjadi sangat berharga. São Bernardo wajib memenangkan dua laga terakhir sambil berharap CRB dan pesaing lainnya terpeleset. Di sisi lain, Palermo di Serie B Italia tinggal selangkah lagi menuju promosi langsung ke Serie A jika mampu mempertahankan konsistensi performa mereka.
Bagi para penggemar sepak bola, dinamika di kedua kompetisi Serie B ini menjadi tontonan menarik menjelang akhir musim. Perjuangan tim-tim kecil untuk menembus kasta tertinggi selalu menyimpan cerita dramatis, dan musim ini tampaknya tidak akan menjadi pengecualian. Semua mata kini tertuju pada pekan-pekan terakhir yang akan menentukan nasib klub-klub di kedua kompetisi tersebut.
