76ers vs Cavaliers: Comeback 29 Poin yang Mengguncang NBA, Philadelphia Tumbangkan Cleveland 114-106
Inforiau – 23 Oktober 2026 | Pertandingan 76ers vs Cavaliers pada laga pembuka musim di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, berakhir dramatis. Philadelphia 76ers berhasil membalikkan defisit 29 poin dan menumbangkan Cleveland Cavaliers dengan skor 114-106. Kemenangan ini menjadi salah satu comeback terbesar dalam sejarah NBA dan langsung mencuri perhatian penggemar basket di seluruh dunia.
Laga 76ers vs Cavaliers ini sejatinya dimulai dengan mimpi buruk bagi tuan rumah. Cavaliers tampil menggila di babak pertama dan unggul jauh 69-45 sebelum jeda. Donovan Mitchell menjadi motor serangan Cleveland dengan mencetak 22 poin di paruh pertama. Sementara itu, Philadelphia tampak kesulitan, melewatkan 11 dari 15 percobaan tembakan tiga angka dan mencatat 14 turnover. Penonton yang memadati arena bahkan sempat mencemooh penampilan tim tuan rumah.
Namun, babak kedua menjadi cerita yang sama sekali berbeda. Tyrese Maxey tampil sebagai katalisator dengan mencetak 32 poin, memimpin lima pemain starter Sixers yang mencetak dua digit angka. Joel Embiid menambahkan 24 poin, sementara LeBron James yang baru bergabung mencatat 17 poin, 10 rebound, lima assist, dan tiga steal. Jaylen Brown menyumbang 21 poin dan delapan rebound, sedangkan VJ Edgecombe memberi kontribusi 11 poin, tujuh rebound, enam assist, dan tiga steal.
Momen paling menentukan terjadi di kuarter keempat. Maxey tampil tanpa ampun dalam bertahan dan memicu laju 15-0 yang membuat Philadelphia berbalik unggul. Embiid kemudian mencetak tujuh poin beruntun untuk membawa skor menjadi 96-95, sebelum Sixers menjauh dan mengunci kemenangan. Dalam laga 76ers vs Cavaliers ini, ketegangan sempat memuncak ketika Maxey terlibat adu mulut hidung ke hidung dengan mantan rekan setimnya di Philadelphia, James Harden, sebelum keduanya dipisahkan.
Bagi LeBron James, kemenangan ini terasa istimewa. Pemain berusia 41 tahun itu sempat menjajaki kemungkinan kembali ke Cleveland di pasar agen bebas sebelum akhirnya menandatangani kontrak dua tahun dengan 76ers. Ia pernah meraih satu dari empat gelar NBA bersama Cavaliers dan kini berambisi menambah cincin kelimanya di Philadelphia. “Ada banyak hal yang bisa kami pelajari dari 96 menit kebersamaan kami di lapangan, baik secara ofensif maupun mental,” ujar James. “Setiap kesempatan kami menginjak lapangan atau menonton rekaman, kami harus belajar. Ini jelas sebuah maraton.”
Dari kubu Cavaliers, kekalahan pada laga 76ers vs Cavaliers ini menjadi pukulan telak. Meski unggul jauh di paruh pertama, Cleveland kehilangan kendali ketika Philadelphia mulai menerapkan pressing sepanjang lapangan. Para pemain Cavaliers selain Mitchell dan Harden terlihat panik dan melakukan keputusan yang terburu-buru. Pelatih Kenny Atkinson diyakini akan mengevaluasi mentalitas timnya setelah insiden ini.
Kemenangan atas Cavaliers melengkapi awal musim yang impresif bagi Sixers. Sebelumnya, Philadelphia juga mengalahkan juara NBA New York Knicks di Madison Square Garden pada malam pembukaan. Dua kemenangan beruntun atas finalis Wilayah Timur dan juara bertahan menunjukkan bahwa 76ers layak diperhitungkan sebagai penantang serius di musim ini. Antusiasme penggemar pun luar biasa, dengan harga tiket di pasar sekunder mencapai sekitar 4.000 dolar AS untuk tribun bawah.
Laga 76ers vs Cavaliers juga diwarnai sorotan pada sistem pencahayaan baru di arena Philadelphia yang tampak memberi semburat biru pada lapangan dan menimbulkan efek pantulan warna pada siaran televisi. Terlepas dari itu, pertandingan ini membuktikan bahwa kompetisi di Wilayah Timur musim ini akan sangat ketat dan penuh kejutan.
Secara keseluruhan, comeback 29 poin pada 76ers vs Cavaliers menjadi bukti bahwa selisih angka hanyalah sebuah statistik yang bisa diubah selama pertandingan belum berakhir. Dengan kombinasi Maxey yang agresif, Embiid yang dominan di dalam paint, serta kepemimpinan LeBron James dan energi Jaylen Brown, Philadelphia 76ers menunjukkan bahwa mereka memiliki mentalitas juara. Sementara itu, Cleveland Cavaliers harus segera bangkit dan memperbaiki konsistensi serta ketenangan bermain jika ingin kembali bersaing di papan atas Wilayah Timur. Duel 76ers vs Cavaliers berikutnya diprediksi akan menjadi salah satu laga paling dinanti sepanjang musim.
