Raptors Hancurkan Bulls 135-92 di Laga Pembuka, Kawhi Leonard Kembali Bersinar di Toronto
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Pertandingan raptors vs bulls dalam laga pembuka musim NBA 2026-27 berakhir dengan skor telak 135-92 untuk kemenangan Toronto Raptors di Scotiabank Arena, Toronto, Rabu malam waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus menandai kembalinya Kawhi Leonard ke Toronto untuk pertandingan musim reguler pertamanya sejak membawa Raptors meraih gelar juara NBA 2019.
Leonard, yang kembali ke Raptors melalui kesepakatan besar dengan Los Angeles Clippers pada musim panas lalu, mencetak 23 poin dalam debutnya. Meski demikian, mantan pemain terbaik bertahan NBA dua kali itu tampil kurang efisien dari lapangan dengan persentase tembakan 5 dari 17, termasuk 2 dari 6 dari luar garis tiga angka. Namun, ia sempurna dari garis lempar bebas dengan 11 dari 11 percobaan.
Selain Leonard, Scottie Barnes dan Immanuel Quickley masing-masing menyumbang 23 poin. Barnes menambahkan enam rebound dan lima assist, sementara Quickley mencatat tujuh assist. RJ Barrett menambahkan 20 poin dan Ja’Kobe Walter menyumbang 10 poin bagi Raptors yang tidak pernah tertinggal sepanjang pertandingan.
Dominasi Sejak Kuarter Pertama
Raptors langsung menggebrak sejak tip-off. Tim tuan rumah mencetak 43 poin di kuarter pertama, hampir menyamai total poin Bulls di paruh pertama yang hanya 44 poin. Keunggulan Toronto bahkan sempat mencapai 48 poin di pertandingan ini.
Memasuki kuarter kedua, Raptors membuka dengan rentetan 9-0 yang diakhiri lempar bebas center Jakob Poeltl, memastikan pertandingan praktis di luar jangkauan Bulls. Pelatih kepala Toronto, Darko Rajakovic, sebelumnya mengisyaratkan bahwa Leonard akan mendapat pembatasan menit bermain untuk meningkatkan kondisi fisiknya. Berkat keunggulan besar tersebut, seluruh pemain inti Raptors beristirahat di sebagian besar kuarter keempat, dengan Leonard hanya bermain total 24 menit.
Pertahanan Raptors juga tampil solid dengan mencatat 15 steal, empat di antaranya berasal dari Leonard sebelum ia ditarik keluar pada sisa waktu 8:12 di kuarter terakhir.
Bulls Tenggelam dalam Kesalahan Sendiri
Di kubu Chicago, kekalahan telak ini diperparah oleh 27 turnover yang berujung pada 35 poin bagi Raptors. Rookie Caleb Wilson, yang dipilih pada urutan keempat draft dan menjadi harapan baru Bulls, mengalami debut yang berat dengan sembilan turnover. Ia mencetak 16 poin namun hanya memasukkan 7 dari 21 tembakan, termasuk 1 dari 8 dari garis tiga angka.
Matas Buzelis menjadi pencetak poin terbanyak Bulls dengan 17 poin, sementara Norman Powell dan Jalen Smith masing-masing menambahkan 15 poin. Smith juga mencatat delapan rebound. Secara keseluruhan, Bulls hanya memasukkan 27 dari 85 tembakan lapangan dan sangat buruk dari luar garis dengan 4 dari 36 percobaan. Powell menjadi satu-satunya pemain Chicago yang mencetak lebih dari satu tembakan tiga angka. Bahkan dari garis lempar bebas pun Bulls bermasalah dengan hanya 34 dari 47 percobaan.
| Statistik Kunci | Raptors | Bulls |
|---|---|---|
| Total Poin | 135 | 92 |
| Turnover | – | 27 |
| Tembakan Tiga Angka | – | 4/36 |
| Poin Kuarter Pertama | 43 | 23 |
Dalam duel raptors vs bulls ini, performa ofensif Toronto yang dipimpin Barnes dan Quickley menjadi pembeda utama. Analis NBA, Jack Armstrong, menyoroti penampilan mengesankan Quickley serta debut Leonard yang meski kurang efisien tetap memberikan dampak besar bagi tim.
Kemenangan pada laga raptors vs bulls ini menjadi sinyal positif bagi Raptors yang digadang-gadang sebagai kandidat untuk melangkah lebih jauh di Wilayah Timur. Dengan pertahanan yang merupakan salah satu dari lima terbaik pada musim 2025-26, Toronto berpotensi tampil lebih solid lagi musim ini setelah mendatangkan Leonard ke dalam inti tim yang sudah dihuni Barnes, Barrett, Quickley, dan Collin Murray-Boyles.
Bagi Bulls, kekalahan pada raptors vs bulls ini menjadi pukulan awal yang menandakan betapa beratnya tantangan musim ini. Meski memiliki rookie menjanjikan seperti Wilson dan tambahan pemain berpengalaman seperti Powell, Chicago masih harus membenahi efisiensi tembakan dan menjaga bola agar bisa bersaing di kompetisi yang semakin ketat.
Secara keseluruhan, laga raptors vs bulls membuktikan bahwa Raptors memasuki musim dengan modal kepercayaan diri tinggi, sementara Bulls masih memerlukan waktu untuk menemukan ritme permainan terbaik mereka.
