Toro Fernández dan Montaño Jadi Pahlawan, Cruz Azul Tikung Pachuca 1-2 di Estadio Hidalgo
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Duel sengit pachuca vs cruz azul pada jornada ke-13 Torneo Apertura 2026 berakhir dengan kemenangan tipis 1-2 bagi sang juara bertahan, Cruz Azul, di Estadio Hidalgo. Kemenangan ini membawa La Máquina menembus posisi tiga besar klasemen dan menegaskan bahwa mesin juara mulai kembali panas di fase krusial musim ini.
Pertandingan pachuca vs cruz azul sendiri berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Cruz Azul yang datang tanpa sejumlah pilar utama seperti José Paradela, Willer Ditta, Kevin Mier, Nicolás Ibáñez, Rodolfo Rotondi, dan Christian Ebere tetap tampil agresif. Hasilnya, Gabriel “Toro” Fernández membuka keunggulan pada menit ke-13 lewat penyelesaian dingin memanfaatkan umpan matang dari Alan Mozo.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Pachuca yang diasuh Benjamín Mora langsung menaikkan garis pertahanan dan menyamakan kedudukan pada menit ke-20 melalui tendangan keras Francisco Venegas setelah menerima umpan Rodolfo Pizarro. Gol tersebut sempat menjadi tamparan bagi barisan pertahanan Cruz Azul yang tampil tanpa beberapa pemain inti.
Montaño Masuk, Laga Berubah
Memasuki babak kedua, pelatih Joel Huiqui melakukan rotasi dengan memasukkan pemain muda Andrés Montaño. Keputusan itu terbukti jitu. Montaño tampil energik dan menjadi pembeda dalam pertandingan pachuca vs cruz azul kali ini.
Hadiah emas bagi Cruz Azul datang pada menit ke-79 ketika wasit Daniel Quintero menunjuk titik putih. Montaño yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan, menaklukkan kiper lawan dengan tembakan penuh percaya diri untuk mengubah skor menjadi 1-2.
Pachuca berusaha bangkit di menit-menit akhir. Striker veteran asal Venezuela, Salomón Rondón, sempat menjebol gawang Cruz Azul lewat sundulan keras. Sayangnya, sorak kegembiraan tuan rumah langsung sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena offside yang jelas.
Dampak bagi Klasemen
Kemenangan dalam laga pachuca vs cruz azul ini membuat Cruz Azul mengoleksi 23 poin dan naik ke posisi ketiga klasemen. Mereka menyamai perolehan poin Chivas di posisi kedua, yang hanya unggul selisih gol. Sementara itu, Pachuca tertahan di peringkat ke-13 dengan 16 poin.
| Tim | Poin | Posisi |
|---|---|---|
| Cruz Azul | 23 | 3 |
| Chivas | 23 | 2 |
| Pachuca | 16 | 13 |
Hasil ini menjadi kemenangan beruntun kedua bagi Cruz Azul setelah sebelumnya menghancurkan FC Juárez dengan skor 5-0. Modal tersebut jelas menumbuhkan kepercayaan diri skuad asuhan Joel Huiqui untuk menghadapi sisa laga melawan Querétaro, León, Tigres, dan Chivas.
Meski begitu, laga pachuca vs cruz azul juga memperlihatkan sisi lain dari La Máquina. Tim ini masih kesulitan menjaga konsistensi permainan selama 90 menit. Beberapa kali mereka kehilangan momentum dan membiarkan lawan menguasai jalannya pertandingan. Dua wajah Cruz Azul, antara tim yang mematikan dan tim yang masih mencari bentuk terbaik, masih terlihat jelas.
Di sisi lain, Pachuca memperlihatkan semangat juang tinggi meski harus menelan kekalahan. Para pemain Tuzos terus menekan hingga peluit akhir, meski keberuntungan belum berpihak kepada mereka.
Dengan hasil ini, persaingan menuju fase Liguilla semakin memanas. Cruz Azul membuktikan bahwa gelar juara yang mereka raih bukanlah kebetulan. Pertandingan pachuca vs cruz azul menjadi bukti bahwa mentalitas juara mulai tumbuh kembali di tubuh La Máquina, meski perjalanan untuk mempertahankan gelar masih panjang dan penuh tantangan.
