Debut Sempurna Luka Doncic dan Walker Kessler Bawa Lakers Hancurkan Warriors
Inforiau – 22 Oktober 2026 | LOS ANGELES — Era baru Los Angeles Lakers resmi dimulai. Tanpa LeBron James yang telah meninggalkan tim, Lakers menjelma menjadi kekuatan yang mengerikan di bawah kendali Luka Doncic. Pada laga pembuka musim 2026-27 di Crypto.com Arena, Kamis (22/10/2026) WIB, Lakers menghancurkan Golden State Warriors dengan skor telak 127-105. Kemenangan ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan pernyataan tegas bahwa Lakers siap bersaing di papan atas NBA musim ini.
Doncic tampil sebagai bintang utama dengan mencatat 28 poin, delapan rebound, tujuh assist, dan tiga steal. Penampilan apiknya membuatnya menjadi wajah baru franchise Lakers. “Ini adalah awal dari sesuatu yang baru. Ini akan menjadi musim yang istimewa,” ujar Doncic di depan publik Crypto.com Arena sebelum pertandingan dimulai. Ia pun mengaku bangga bisa menjadi wajah tim sebesar Lakers. “Menjadi wajah franchise ini adalah sebuah kehormatan besar. Saya berharap bisa bertahan lama di sini,” tambahnya.
Walker Kessler Tampil Gemilang di Debutnya
Bintang anyar Lakers, Walker Kessler, mencuri perhatian dengan penampilan luar biasa. Center setinggi 7 kaki 2 inci itu mencetak 26 poin dengan akurasi sempurna 12 dari 12 tembakan, sembilan rebound, dan dua blok. Menariknya, 10 dari 12 tembakan tersebut adalah dunk, menjadikannya pemain Lakers dengan jumlah dunk terbanyak dalam satu pertandingan sejak Shaquille O’Neal pada 2003. Kessler juga bergabung dengan Wilt Chamberlain sebagai satu-satunya pemain dalam sejarah franchise yang mencatat malam tembakan sempurna dengan minimal 12 percobaan.
Kerja sama Doncic dan Kessler sudah terlihat sejak detik pertama. Pada possession pembuka, Doncic melewati Draymond Green dan melemparkan alley-oop yang diselesaikan Kessler dengan dunk. Pola ini terus berulang sepanjang pertandingan, membuat pertahanan Warriors kewalahan. Austin Reaves turut menyumbang 23 poin, melengkapi dominasi Big 3 Lakers.
Curry Bersinar, tapi Warriors Tetap Tenggelam
Di kubu Warriors, Stephen Curry tampil impresif dengan 23 poin, termasuk 16 dari 21 poin pertama timnya di kuarter pertama. Namun, setelah Curry duduk di bangku cadangan, serangan Warriors mandek. Tanpa playmaker yang mumpuni, Warriors kesulitan menjaga momentum. Mereka menutup pertandingan dengan 37 dari 91 tembakan (41 persen) dan hanya 8 dari 36 dari garis tiga angka (22 persen), serta 16 turnover yang berujung 25 poin bagi Lakers.
Warriors juga kehilangan Kristaps Porzingis yang absen karena penyakit berkepanjangan, serta Charles Bassey yang menderita tendinitis lutut. Tanpa kehadiran mereka, tak ada yang mampu menghentikan Kessler di bawah ring. Draymond Green terpaksa bermain sebagai center dan kewalahan menghadapi fisik Kessler.
Insiden LaRavia dan Persaingan Sengit
Kemenangan Lakers sedikit ternoda oleh cedera yang dialami Jake LaRavia. Pemain sayap itu terlihat memutar pergelangan kakinya beberapa kali saat melakukan penetrasi cepat dan harus dibantu keluar lapangan. Meski demikian, pelatih kepala JJ Redick menyatakan bahwa cedera tersebut mungkin tidak seburuk yang terlihat. LaRavia sendiri merupakan pemain yang cukup penting bagi kedalaman skuad Lakers yang dinilai tipis di posisi sayap.
Selain itu, pertandingan ini juga diwarnai ketegangan antara Doncic dan rookie Warriors, Yaxel Lendeborg. Doncic sempat memancing Lendeborg hingga mendapatkan technical foul, lalu menutup babak pertama dengan tembakan setengah lapangan yang masuk. Lendeborg mengaku kehilangan rasa hormat kepada Doncic, sementara Doncic hanya tertawa menanggapinya.
Dengan kemenangan ini, Lakers mengirim pesan jelas bahwa mereka adalah tim yang harus diperhitungkan. Kombinasi Doncic, Kessler, dan Reaves terbukti efektif. Namun, cedera LaRavia menjadi pengingat bahwa kedalaman skuad masih menjadi pekerjaan rumah. Jika mampu menjaga kesehatan dan konsistensi, Lakers berpotensi menjadi ancaman serius di kompetisi NBA musim ini. Bagi Warriors, kekalahan ini menjadi alarm bahwa mereka masih terlalu bergantung pada Curry dan perlu segera mencari solusi sebelum musim berjalan lebih jauh.
