Kabar Buruk untuk MU: Benjamin Sesko Terancam Absen hingga Februari 2027, Carrick Wajib Cari Striker Baru
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Kabar buruk menghampiri Manchester United. Penyerang andalan mereka, Benjamin Sesko, terancam harus menepi dalam waktu panjang akibat cedera yang ternyata jauh lebih serius daripada perkiraan awal. Striker asal Slovenia berusia 23 tahun itu bahkan berpotensi baru kembali merumput pada Februari 2027, sebuah pukulan telak bagi tim yang tengah berjuang keluar dari keterpurukan.
Kondisi Sesko menjadi sorotan setelah laporan terbaru mengungkap bahwa masalah pada tulang keringnya bukan sekadar cedera berulang seperti yang semula diduga. Berdasarkan pemeriksaan mendalam di pusat latihan Carrington, ditemukan kerusakan yang lebih luas pada area kaki sang pemain. Alhasil, ia diperkirakan harus absen hingga empat bulan ke depan, yang berarti hampir dipastikan tidak akan tampil lagi sepanjang sisa tahun 2026.
Pukulan di Tengah Performa Buruk MU
Absennya Sesko datang di saat yang sangat tidak menguntungkan. Manchester United saat ini tengah berjuang memperbaiki performa setelah hanya meraih satu kemenangan di Premier League musim ini. Dalam enam pertandingan terakhir, pasukan Setan Merah tercatat tiga kali imbang dan tiga kali kalah, sebuah rentetan hasil yang membuat tekanan terhadap manajer Michael Carrick semakin besar.
Carrick sebelumnya sempat berharap cedera Sesko tidak terlalu serius. Penyerang bertinggi 1,95 meter itu absen ketika MU bermain imbang 1-1 melawan Fulham, setelah merasakan sakit seusai laga melawan Brighton and Hove Albion di Carabao Cup. Selama jeda internasional, ia sempat dipertahankan di klub untuk menjalani program rehabilitasi intensif, namun hasilnya justru sebaliknya.
“Kami berharap segera mendapatkan gambaran yang jelas. Saya tidak sengaja menunda informasi. Semoga pada kesempatan berikutnya, mungkin bukan besok tetapi sebelum akhir pekan, kami akan tahu lebih pasti. Beberapa pemeriksaan masih berjalan dan kami akan menunggu hasilnya,” ujar Carrick dalam konferensi pers.
Dampak Besar bagi Lini Depan
Kehilangan Sesko jelas merugikan lini serang MU. Sejak bergabung dari RB Leipzig pada 2025, penyerang timnas Slovenia itu mencatat 11 gol dan satu assist dalam 30 laga liga pada musim pertamanya, sekaligus membantu tim finis di posisi ketiga. Ia juga tercatat menyumbang 12 gol dan langsung menghasilkan 14 poin bagi MU di Premier League, menjadikannya salah satu ujung tombak paling produktif.
Tanpa kehadiran Sesko, produktivitas gol MU merosot tajam. Dalam empat pertandingan terakhir, tim hanya mampu mencetak tiga gol. Matheus Cunha sempat dipasang sebagai ujung tombak, sebelum posisi tersebut diberikan kepada Bryan Mbeumo, yang kini menjadi salah satu pencetak gol terbanyak dengan empat gol musim ini. Namun, Mbeumo yang sejatinya berposisi sebagai winger kerap dipaksa bermain tidak di posisi alaminya, membuat lini depan kehilangan variasi dan opsi rotasi.
MU Wajib Bergerak di Bursa Transfer Januari
Ketidakpastian mengenai waktu pemulihan Sesko membuat Manchester United hampir pasti harus mencari penyerang baru pada bursa transfer Januari 2027. Kebutuhan ini sebenarnya sudah muncul sejak musim panas lalu, ketika Joshua Zirkzee ingin hengkang namun tidak diizinkan karena klub belum menemukan pengganti. Zirkzee sendiri baru sekali menjadi starter dalam 27 pertandingan di era Carrick, sehingga perannya sangat terbatas.
Carrick secara terbuka mengakui bahwa klub akan mempertimbangkan mendatangkan pemain anyar. “Apa pun bentuknya nanti, kami belum tahu pasti. Tetapi tanpa keraguan, ada peluang karena jendela transfer terbuka. Kami pasti akan melihatnya dan berusaha keluar lebih kuat dengan cara apa pun,” jelasnya.
Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan MU, termasuk penyerang tajam Dinamo Zagreb, Dion Beljo. Striker timnas Kroasia itu tengah dalam performa impresif setelah melewati masa sulit bersama klub Bundesliga Augsburg. Selain itu, MU disebut-sebut membutuhkan tambahan tenaga di lini depan yang diperkirakan menelan biaya sekitar 30 juta euro, mengingat total investasi besar yang sudah dikeluarkan untuk Zirkzee, Rasmus Hojlund, dan Sesko.
Jadwal Padat Menanti
Manchester United dijadwalkan menghadapi Como pada laga lanjutan Liga Champions, sebelum kembali menjalani jadwal padat di Premier League. Tanpa Sesko, Carrick dituntut menemukan formula baru agar lini serang tetap tajam dan mampu mendongkrak posisi tim di klasemen.
Bagi MU, situasi ini menjadi ujian berat. Cedera panjang Sesko tidak hanya mengganggu stabilitas tim, tetapi juga memaksa manajemen mengambil keputusan transfer yang cepat dan tepat. Jika tidak segera diantisipasi, ambisi Setan Merah untuk bangkit musim ini berpotensi pupus di tengah jalan.
