Kronologi Tragedi de Miguel: Striker Tenerife Wafat Usai Benturan dengan Kiper Andorra
Inforiau – 07 November 2026 | Jakarta — Dunia sepak bola Spanyol berduka. Penyerang CD Tenerife, Jesús de Miguel Alameda, meninggal dunia pada Selasa, 3 November 2026, sehari setelah benturan keras dengan kiper FC Andorra, Jesús Owono, dalam laga Divisi Segunda. Insiden yang menimpa de Miguel terjadi di Stadion Heliodoro Rodríguez López dan langsung memicu penyelidikan kepolisian.
Laga pekan ke-12 itu berlangsung ketat dan imbang 2-2. Pada menit 90+6, de Miguel berlari menyambut umpan lambung dalam skema serangan balik. Owono keluar jauh dari gawang dengan kecepatan tinggi. Benturan tak terhindarkan; lutut Owono menghantam dada de Miguel, yang lalu jatuh tak sadarkan diri. Wasit memberi kartu merah kepada Owono dan pertandingan dihentikan.
Tim medis memberikan pertolongan di lapangan. Ia mengalami henti jantung dan dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Nuestra Señora de Candelaria. Ia dirawat intensif di ICU, sempat stabil meski kritis, tetapi kondisinya memburuk dini hari dan nyawanya tak tertolong. Tenerife mengumumkan kabar duka pada Selasa pagi.
Kepolisian Spanyol menyelidiki insiden bersama otoritas yudisial Tenerife. Jaksa menilai proses pidana sulit karena harus menunggu putusan Komite Disiplin Olahraga, termasuk menilai apakah tindakan Owono ceroboh atau disengaja. Owono menyebut hari-hari ini sebagai yang terberat dalam hidupnya. Ia menyampaikan duka, menutup akun media sosial akibat hujatan, dan disebut mempertimbangkan pensiun dini. Dukungan juga datang dari pemain lain, termasuk Nico Paz dan skuad Arsenal.
Kepergian de Miguel meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, rekan setim, dan komunitas sepak bola. Tragedi ini menjadi pengingat tentang risiko benturan di lapangan serta pentingnya protokol medis darurat yang cepat dan evaluasi keselamatan pemain.
Editor: Sukri Mustakim
