K League 1 Hapus Batas Pemain Asing, Kompetisi 2026 Diikuti 29 Klub
Inforiau – 08 November 2026 | Kompetisi sepak bola Korea Selatan memasuki babak baru. Jelang bergulirnya musim 2026, K League 1 resmi menghapus batas jumlah pemain asing yang boleh didaftarkan klub sekaligus memperluas cakupan liga menjadi 29 klub. Reformasi ini disebut sebagai salah satu perubahan terbesar dalam sejarah kompetisi dan diprediksi mengubah peta persaingan di kasta tertinggi.
Dari sisi struktur, K League 1 tetap dihuni 12 tim, sementara K League 2 bertambah menjadi 17 tim setelah bergabungnya Gimhae FC2008, Yongin FC, dan Paju Frontier FC. Dengan demikian, total ada 29 klub yang berkompetisi. K League 2 akan memainkan 32 pertandingan per tim atau 272 laga secara keseluruhan.
Kebijakan paling mencolok adalah dihapusnya kuota pendaftaran pemain asing. Klub kini bebas mendaftarkan pemain asing tanpa batas jumlah. Meski begitu, regulasi pada hari pertandingan tetap berlaku: maksimal lima pemain asing dapat masuk skuad pertandingan K League 1 dan empat pemain di K League 2. Aturan yang melarang pendaftaran kiper asing juga dicabut, membuka jalan bagi kiper asing untuk kembali tampil setelah sekitar 27 tahun.
Selain itu, skuad pertandingan K League 2 diperluas dari 18 menjadi 20 pemain agar variasi pergantian pemain meningkat dan peluang bermain pemain lokal tetap terjaga. Aturan wajib bermain pemain U22 ikut dilonggarkan. Di K League 1, lima pergantian pemain diizinkan tanpa syarat menit bermain U22, tetapi skuad 20 pemain wajib memuat minimal dua pemain U22; jika hanya satu, kuota menjadi 19, dan tanpa U22 menjadi 18. K League 2 mengadopsi model tersebut secara bertahap.
Di tengah dinamika regulasi itu, bintang FC Seoul, Jesse Lingard, mencuri perhatian. Mantan pemain Manchester United tersebut untuk pertama kali menyabet gelar Pemain Terbaik Bulan Ini di K League 1 setelah tampil impresif pada Juli 2025 dengan dua gol dalam empat laga, dua kali menjadi Man of the Match, serta satu penghargaan Pemain Terbaik Pekan. Lingard bergabung dengan FC Seoul pada Februari 2024.
Kontraknya berakhir pada November mendatang, dengan opsi perpanjangan 12 bulan. Meski performanya moncer, FC Seoul masih tertinggal 23 poin dari pemuncak klasemen Jeonbuk dan berada di posisi kelima.
Kombinasi liberalisasi pemain asing, perluasan jumlah klub, dan penyesuaian aturan skuad membuat K League 1 semakin kompetitif sekaligus menuntut klub menyeimbangkan ambisi prestasi dengan pembinaan pemain muda. Bagi Lingard, konsistensi menjadi kunci untuk mempertahankan statusnya sebagai salah satu nama paling bersinar di liga, sementara bagi kompetisi, musim 2026 akan menjadi ujian pertama seberapa efektif aturan baru ini berjalan.
Editor: Abuzar Samad
