Inforiau – 08 November 2026 |
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mencanangkan gerakan tanam padi serempak. Dalam program ini, Kementan targetkan tanam padi serempak 3 000 ha sebagai langkah awal untuk mendorong percepatan olah tanam dan memperkuat produksi pangan nasional.
Target tersebut menempatkan penyuluh pertanian sebagai ujung tombak di lapangan. BPPSDMP diarahkan memastikan koordinasi antarpetani, kelompok tani, dan pemerintah daerah berjalan satu irama, terutama dalam menyiapkan lahan, benih, serta jadwal tanam yang seragam.
Gerakan tanam serempak dinilai penting karena dapat mempermudah pengelolaan air, pengendalian hama dan penyakit, serta perencanaan panen. Dengan begitu, hasil produksi diharapkan lebih terukur dan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.
- Mendorong percepatan masa tanam di sentra produksi.
- Memperkuat sinergi penyuluh, petani, dan pemerintah daerah.
- Menjaga pasokan pangan melalui perencanaan tanam yang lebih rapi.
Kementerian Pertanian menekankan bahwa keberhasilan gerakan ini tidak hanya diukur dari luas tanam, tetapi juga dari kualitas pendampingan dan kesiapan petani. Penyuluh diminta aktif mendampingi proses di lapangan agar target 3.000 hektare dapat berjalan sesuai rencana.
Dengan langkah ini, tanam padi serempak diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatur produksi secara kolektif. Jika dijalankan konsisten, program tersebut dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan efisiensi usaha tani.
Editor: Apriyanto
