Inforiau – 08 November 2026 | Kemenhub prediksi mobilitas libur akhir tahun capai 120 juta orang, angka yang menempatkan sektor transportasi sebagai salah satu fokus utama pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru. Prediksi Kementerian Perhubungan ini menjadi dasar bagi penyiapan layanan, pengaturan lalu lintas, dan koordinasi lintas sektor agar perjalanan masyarakat tetap aman dan terkendali.
Dengan volume pergerakan sebesar itu, Kemenhub menilai kebutuhan transportasi publik, kesiapan armada, serta kapasitas jalan perlu diperhitungkan secara matang. Periode libur akhir tahun biasanya ditandai meningkatnya perjalanan antarkota, kunjungan keluarga, dan aktivitas wisata. Karena itu, operator angkutan umum diminta menjaga frekuensi layanan, kenyamanan, dan keselamatan penumpang, sementara pengelola infrastruktur perlu memastikan jalur utama tetap lancar.
Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama:
- Kesiapan armada dan terminal pada simpul-simpul perjalanan utama.
- Pengaturan arus lalu lintas di jalur rawan kepadatan dan kecelakaan.
- Informasi jadwal serta cuaca yang mudah diakses masyarakat.
- Pengawasan terhadap angkutan umum agar memenuhi standar keselamatan.
Bagi masyarakat, prediksi ini menjadi pengingat untuk merencanakan perjalanan lebih awal, memilih moda transportasi yang aman, dan memantau kondisi lalu lintas. Pemerintah daerah, kepolisian, operator transportasi, dan pengguna jalan perlu bekerja sama menekan risiko kepadatan maupun insiden selama masa libur.
Dengan demikian, angka 120 juta orang bukan sekadar proyeksi, tetapi gambaran besarnya kebutuhan koordinasi dan kesiapan layanan. Jika seluruh pemangku kepentingan bergerak sejak awal, mobilitas libur akhir tahun dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Editor: Sukri Mustakim
