Penalti Brian Brobbey Bawa Sunderland Ungguli Chelsea, Juventus Pantau Situasi
Inforiau – 09 November 2026 | Brian Brobbey menjadi nama sentral ketika Sunderland sementara unggul 1-0 atas Chelsea pada lanjutan pekan ke-10 Liga Inggris di Stadium of Light, Minggu (8/11/2026). Striker asal Belanda itu tidak mencetak gol langsung, tetapi pergerakannya di kotak penalti menjadi awal terciptanya peluang emas tuan rumah.
Keunggulan Sunderland lahir pada menit ke-33. Brian Brobbey dijatuhkan Levi Colwill di area terlarang, dan wasit memberikan penalti setelah berkonsultasi dengan VAR. Enzo Le Fee tampil sebagai eksekutor dan menaklukkan kiper Chelsea, Mike Penders, untuk membuat skor menjadi 1-0. Sebelumnya, Chelsea sempat mengancam lewat Morgan Rogers pada menit ke-25, tetapi bola masih melebar.
Sunderland tampil agresif meski kehilangan kapten Granit Xhaka karena cedera. Chelsea juga belum diperkuat Joao Pedro. Di sisa babak pertama, pasukan Regis Le Bris mampu mempertahankan keunggulan. Penampilan Brian Brobbey memberi dimensi berbeda bagi lini depan Sunderland, terutama dalam duel udara dan tekanan terhadap bek lawan.
Nama Brian Brobbey juga bersinar di level internasional. Ia disebut mencetak dua gol kemenangan Belanda dan mendapat pujian dari pelatih Ronald Koeman. Catatan itu memperkuat reputasinya sebagai penyerang muda yang layak diperhitungkan di pasar transfer.
Menurut laporan yang beredar, Juventus memasukkan Brian Brobbey ke dalam daftar buruan striker baru untuk bursa Januari 2027. Juventus disebut belum puas dengan performa Randal Kolo Muani dan Nick Woltemade, sehingga Luciano Spalletti ingin menambah opsi di lini depan. Selain Brian Brobbey, nama Benjamin Sesko dan Folarin Balogun turut masuk radar.
Dengan kombinasinya bersama Sunderland dan tim nasional, sang striker berada di titik penting karier. Konsistensi bersama The Black Cats akan menentukan apakah ketertarikan Juventus berubah menjadi tawaran nyata. Bagi Sunderland, menjaga performa Brian Brobbey menjadi kunci agar keunggulan atas Chelsea tidak sia-sia dan target musim tetap terjaga.
Editor: Ahmad Syafwan
