Dramatis! Gol Menit ke-90+13 Selamatkan Semen Padang dari Kekalahan atas PSMS Medan
Inforiau – 20 Oktober 2026 | Pertandingan pekan keenam Grup A Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026), menyajikan drama luar biasa. Gol Menit ke-90 13 Selamatkan Semen Padang dari Kekalahan atas PSMS Medan setelah Ari Maring mencetak gol penyeimbang melalui sundulan pada menit ke-90+13, memaksa laga berakhir imbang 1-1. Kemenangan yang sudah berada di depan mata PSMS Medan buyar pada detik-detik terakhir pertandingan.
PSMS Medan sempat memimpin lebih dulu lewat gol Javi Siverio pada menit ke-90+3. Namun, delapan menit tambahan waktu setelah gol tersebut menjadi periode yang menentukan bagi kedua kesebelasan. Semen Padang terus menekan hingga akhirnya menemukan celah untuk menggagalkan kemenangan tim berjuluk Ayam Kinantan itu.
Gol Dianulir VAR dan Peluang yang Hilang
Semen Padang sebenarnya sempat memiliki kesempatan untuk membuka keunggulan lebih dahulu. Pada menit ke-20, kapten Safrudin Tahar menyambut situasi bola mati yang berawal dari tendangan bebas Stefano Lilipaly. Bola yang mengenai kaki pemain lawan menciptakan peluang bagi Safrudin untuk mengarahkan sundulan ke gawang PSMS.
Namun, kegembiraan Semen Padang tidak berlangsung lama. Wasit Thariq Munir Alkatiri meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) sebelum memutuskan menganulir gol tersebut karena posisi offside. Keputusan itu membuat skor tetap 0-0. PSMS juga berusaha mencari celah melalui sejumlah serangan, termasuk peluang yang didapat Rangga Muslim. Akan tetapi, tidak ada gol tercipta hingga kedua tim memasuki ruang ganti.
Dua Gol Tercipta Saat Waktu Normal Habis
Selepas jeda, pertandingan berjalan semakin ketat. Kedua tim berusaha memecah kebuntuan, tetapi penyelesaian akhir belum menghasilkan gol hingga waktu normal hampir berakhir. PSMS akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-90+3. Javi Siverio menyambar bola pantulan di depan gawang Semen Padang setelah sebelumnya terjadi sepakan pemain muda PSMS.
Kiper Semen Padang, Ikram, gagal menghentikan sundulan tersebut. Wasit kembali memeriksa tayangan VAR sebelum mengesahkan gol yang membawa PSMS unggul 1-0. Dalam situasi tertinggal, Semen Padang tidak menyerah. Kabau Sirah terus berupaya membangun serangan demi menghindari kekalahan di penghujung laga.
Tekanan Semen Padang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90+13. Ari Maring memanfaatkan bola hasil halauan Angelo Meneses dan mengarahkannya ke gawang PSMS melalui sundulan. Gol itu mengubah kedudukan menjadi 1-1. PSMS yang hanya beberapa saat lagi berpeluang membawa pulang kemenangan harus merelakan dua poin terlepas. Gol Menit ke-90 13 Selamatkan Semen Padang dari Kekalahan atas PSMS Medan pun menjadi catatan tersendiri dalam laga yang berlangsung dramatis tersebut.
Dampak pada Klasemen Grup A
Tambahan satu poin membuat Semen Padang FC mengoleksi tujuh poin dan menempati peringkat kelima klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Sementara itu, PSMS Medan tetap berada di posisi ketiga dengan raihan 11 poin.
| Tim | Poin | Posisi |
|---|---|---|
| PSMS Medan | 11 | 3 |
| Semen Padang FC | 7 | 5 |
Bagi Semen Padang, hasil imbang ini menjadi pengingat bahwa peluang harus dimaksimalkan sejak awal pertandingan. Gol yang dianulir dan sulitnya menembus pertahanan lawan sepanjang laga menjadi pekerjaan yang perlu dievaluasi oleh tim pelatih. Tim asuhan Stefano Cugurra, atau Teco, harus puas membawa pulang satu poin dari pertandingan yang berlangsung dramatis tersebut.
Meski berhasil menyelamatkan satu poin pada detik-detik akhir, Kabau Sirah masih membutuhkan permainan yang lebih konsisten dan penyelesaian serangan yang efektif untuk memperbaiki posisi di klasemen pada pertandingan berikutnya. Fakta bahwa Gol Menit ke-90 13 Selamatkan Semen Padang dari Kekalahan atas PSMS Medan menunjukkan mentalitas pantang menyerah yang perlu dipertahankan, sekaligus menjadi bahan refleksi bagi kedua tim dalam menjalani kompetisi yang masih panjang.
Secara keseluruhan, laga ini membuktikan bahwa sepak bola selalu menyimpan kejutan hingga peluit akhir dibunyikan. Gol Menit ke-90 13 Selamatkan Semen Padang dari Kekalahan atas PSMS Medan akan dikenang sebagai salah satu momen paling dramatis di pekan keenam, sekaligus menegaskan bahwa konsistensi dan ketenangan di menit-menit akhir menjadi kunci meraih hasil maksimal. Kedua tim kini dituntut bangkit dan memperbaiki performa pada pertandingan selanjutnya.
