Kekalahan Pertama Chelsea di Kandang dari Tottenham Sejak 2018: Drama Blunder Kiper dan Kartu Merah Palmer
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Derby London antara Chelsea dan tottenham pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027 berakhir dengan kejutan besar. Bermain di Stamford Bridge, Sabtu (24/10/2026), Tottenham Hotspur berhasil menaklukkan tuan rumah Chelsea dengan skor 2-0, sekaligus mencatat kemenangan pertama mereka di markas Chelsea sejak 2018.
Pertandingan berjalan ketat sejak babak pertama. Kedua tim tampil tanpa sejumlah pemain kunci, termasuk Chelsea yang harus kehilangan penyerang andalan Joao Pedro akibat cedera lutut yang dialaminya saat sesi latihan sehari sebelum laga. Tanpa kehadiran Joao Pedro, lini depan Chelsea terlihat tumpul dan kesulitan menembus pertahanan rapat tottenham.
Sepanjang 45 menit pertama, Chelsea sebenarnya mendominasi penguasaan bola. Peluang emas didapat melalui Cole Palmer pada menit ke-15, namun sepakan dari sudut sempit masih bisa ditepis kiper Tottenham, Antonin Kinsky. Tottenham Hotspur sempat mengancam lewat aksi Mohamed Kudus dan Omar Marmoush, tetapi kiper Chelsea, Mike Penders, tampil solid di bawah mistar. Hingga turun minum, skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin memanas. Kedua tim saling jual beli serangan, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang terus terbuang. Titik balik pertandingan akhirnya terjadi pada menit ke-77 melalui situasi sepak pojok. Dalam momen yang mengejutkan, kiper Chelsea Mike Penders melakukan blunder fatal ketika mencoba meninju bola, namun justru mengarahkannya ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membuka keunggulan tottenham menjadi 1-0.
Petaka bagi Chelsea belum berakhir. Pada menit ke-80, Cole Palmer menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah setelah melakukan pelanggaran berbahaya. Bermain dengan sepuluh pemain, Chelsea semakin kesulitan mengejar ketertinggalan. Tottenham pun memanfaatkan situasi tersebut untuk menggandakan keunggulan melalui aksi Mathys Tel pada menit ke-87. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tidak mampu dihentikan Penders, memastikan kemenangan 2-0 bagi tottenham.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Chelsea dan pelatih Xabi Alonso. Selain kehilangan tiga poin di kandang sendiri, Chelsea juga masih harus menunggu hasil pemeriksaan cedera Joao Pedro yang kondisinya belum diketahui pasti. Alonso mengungkapkan bahwa pemain asal Brasil itu merasakan sesuatu di lututnya saat latihan dan terdapat cairan di area cedera, sehingga memerlukan tes lebih lanjut untuk mengetahui tingkat keparahannya.
Di sisi lain, Chelsea juga harus kehilangan kiper utama Emiliano Martinez yang absen beberapa pekan setelah menjalani operasi rahang patah akibat benturan dengan bek Jarrad Branthwaite pada laga melawan Everton pekan lalu. Kondisi ini memaksa Penders tampil sebagai starter, dan sayangnya ia gagal menunjukkan performa terbaiknya dalam laga krusial ini.
Bagi tottenham, kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menjaga momentum di papan atas klasemen Premier League. Kemenangan di Stamford Bridge tidak hanya mematahkan kutukan 8 tahun, tetapi juga membuktikan mentalitas tim asuhan pelatih mereka dalam menghadapi laga besar. Sementara itu, Chelsea dituntut segera bangkit dan memperbaiki performa jika tidak ingin tertinggal jauh dalam persaingan gelar musim ini.
Dengan hasil ini, tottenham semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya, sementara Chelsea harus segera mengatasi krisis cedera dan masalah konsistensi sebelum jadwal padat berikutnya. Derby London kali ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, satu kesalahan kecil bisa berujung fatal.
Editor: Apriyanto
