ADO Den Haag Terpuruk di Dasar Klasemen Usai Dikalahkan Heerenveen dalam Drama Tujuh Gol
Inforiau – 25 Oktober 2026 | ADO Den Haag gagal memanfaatkan momentum kemenangan mengejutkan atas PSV Eindhoven pekan lalu. Dalam lanjutan pekan ke-10 Liga Belanda 2026/2027, ADO Den Haag harus menelan kekalahan dramatis 2-3 dari SC Heerenveen di Bingoal Stadion, Den Haag, Sabtu malam (24/10/2026). Hasil ini membuat ADO Den Haag tertahan di posisi ke-16 atau kedua dari bawah klasemen dengan koleksi 6 poin, sementara Heerenveen naik ke posisi kesembilan dengan 12 poin.
Pertandingan yang berlangsung dalam guyuran hujan deras itu menyajikan duel sengit penuh kejutan. Heerenveen tampil sebagai tim yang lebih dominan sejak awal. Pada menit ke-23, Jacob Trenskow membuka keunggulan tim tamu setelah memanfaatkan umpan silang tajam Maxence Rivera dari sisi kiri. Gol tersebut menjadi awal mimpi buruk bagi tuan rumah yang berambisi meraih kemenangan beruntun.
Heerenveen nyaris menggandakan keunggulan sebelum jeda. Nolhan Courtens, pemain muda Belgia berusia 19 tahun, mendapat peluang emas dari umpan Ringo Meerveld, namun tembakannya masih melenceng. Peluang Dylan Vente juga digagalkan oleh blok penting Jonas Jensen-Abbew. ADO Den Haag sendiri sempat mengancam melalui Juho Kilo, tetapi kiper Bernt Klaverboer tampil gemilang dengan penyelamatan krusial.
Memasuki babak kedua, Heerenveen kembali menambah keunggulan pada menit ke-51. Ringo Meerveld, yang kembali dipercaya mengisi posisi Levi Smans yang absen, melepaskan tembakan keras ke bagian atas gawang Nikièma. Skor berubah menjadi 0-2 dan tampaknya pertandingan akan berjalan mudah bagi De Superfriezen. Namun, drama sesungguhnya baru dimulai.
Pelatih ADO Den Haag, Robin Peter, memasukkan Nigel Thomas pada menit ke-56. Keputusan itu langsung membuahkan hasil. Kurang dari satu menit setelah masuk, Thomas mencetak gol akrobatik dengan tendangan salto setengah putaran setelah kiper Klaverboer gagal menguasai tembakan Daryl van Mieghem. Gol tersebut membangkitkan semangat tuan rumah dan mengubah jalannya pertandingan.
ADO Den Haag yang kini bermain dengan tekanan tinggi memaksa Heerenveen bertahan. Peluang demi peluang tercipta melalui Milan Hokke, Jalen Hawkins, dan Evan Rottier, namun belum ada yang berbuah gol. Justru ketika Heerenveen dalam tekanan berat, Trenskow kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-66 setelah menyelesaikan umpan silang mendatar Rivera dengan tenang. Skor menjadi 1-3.
Namun, ADO Den Haag tidak menyerah. Pada menit ke-72, umpan silang mendatar Rottier melewati Klaverboer dan Thomas dengan mudah menyambar bola di tiang jauh untuk mencetak gol keduanya. Skor berubah menjadi 2-3 dan memberikan harapan baru bagi tuan rumah. Sayangnya, meski terus menekan hingga menit akhir, gol penyama kedudukan tak kunjung tercipta. Heerenveen berhasil bertahan dan membawa pulang tiga poin penuh.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Heerenveen yang kini mencatat tiga kemenangan dalam empat pertandingan terakhir. Sementara itu, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk ADO Den Haag yang belum pernah menang dalam lima pertemuan terakhir melawan Heerenveen. Dari lima laga tersebut, tiga berakhir imbang dan dua dimenangkan Heerenveen.
Meski demikian, performa ADO Den Haag dalam laga ini menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Semangat juang Nigel Thomas dan rekan-rekan patut diapresiasi. Namun, konsistensi menjadi pekerjaan rumah besar bagi Robin Peter. ADO Den Haag harus segera bangkit jika ingin keluar dari zona merah. Sementara itu, Heerenveen yang kini berada di jalur kemenangan berpeluang besar untuk terus merangsek ke papan atas klasemen.
Pertandingan ini juga menjadi bukti bahwa posisi di klasemen tidak selalu menjadi penentu hasil akhir. ADO Den Haag yang berada di dasar klasemen mampu memberikan perlawanan sengit terhadap Heerenveen yang berada di papan tengah. Dengan segala drama dan ketidakpastian yang tersaji, duel ini akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling menarik di pekan ke-10 Liga Belanda.
Ke depan, ADO Den Haag dituntut untuk segera memperbaiki performa, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan konsistensi pertahanan. Jika mampu mempertahankan semangat juang seperti di babak kedua, bukan tidak mungkin ADO Den Haag akan segera meraih kemenangan pertama mereka atas Heerenveen dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, Heerenveen akan berusaha menjaga momentum positif ini untuk terus bersaing di papan atas Eredivisie.
