Drama 11 Menit Terakhir! Dewa United Kudeta Persija dari Puncak Klasemen Usai Bungkam Persijap
Inforiau – 21 Oktober 2026 | Peta persaingan papan atas BRI Super League 2026/2027 resmi berubah. Dalam laga pekan keenam yang digelar di Banten International Stadium (BIS), Serang, Selasa (20/10/2026) malam WIB, Dewa United Banten FC menaklukkan Persijap Jepara dengan skor 2-0. Hasil ini membuat klasemen Dewa United vs Persijap menjadi sorotan utama, sebab tambahan tiga poin mengantar Banten Warriors mengoleksi 14 angka dan menggeser Persija Jakarta dari puncak klasemen sementara.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan jalan mulus. Persijap Jepara, yang berjuluk Laskar Kalinyamat, tampil disiplin dan mampu menahan gempuran tuan rumah sepanjang babak pertama. Rapatnya tembok pertahanan tim tamu membuat permainan atraktif Dewa United kerap kandas sebelum mencapai kotak penalti. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Situasi mulai berubah ketika pelatih Dewa United, Osmar Loss, memasukkan Alexis Messidoro di babak kedua. Kehadiran gelandang kreatif itu membuat alur serangan Banten Warriors jauh lebih hidup. Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-79 melalui sundulan bek tengah Nick Kuipers, memanfaatkan tendangan pojok Messidoro. Keunggulan 1-0 itu sontak membangkitkan semangat tuan rumah.
Persijap berusaha bangkit mengejar ketertinggalan, namun harapan mereka pupus pada menit ke-90+2. Pedro Augusto, yang di beberapa laporan disebut Pedro Carvalho, memastikan kemenangan Dewa United lewat gol kedua di injury time. Skor 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Berkat hasil ini, klasemen Dewa United vs Persijap mencatatkan posisi yang kontras bagi kedua tim. Dewa United kini nyaman di puncak dengan 14 poin dan belum terkalahkan sepanjang musim, sementara Persijap terpuruk di dasar klasemen dengan nol poin setelah menelan rentetan kekalahan. Persija Jakarta harus rela turun ke peringkat kedua dengan 12 poin.
Sebelum laga, Osmar Loss memang menegaskan target tiga poin sebagai modal membuka peluang merebut posisi teratas. Dewa United datang dengan modal 11 poin dari tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Target itu pun terwujud nyata.
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Dewa United | 14 |
| 2 | Persija Jakarta | 12 |
| 4 | Bhayangkara Presisi | 10 |
| 17 | PSIM Yogyakarta | 1 |
| 18 | Persijap Jepara | 0 |
Pada laga lain yang berlangsung nyaris bersamaan, Bhayangkara Presisi Lampung mengalahkan PSIM Yogyakarta 1-0 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain setelah Ze Valente diusir wasit pada menit ke-27, Bhayangkara mencetak gol tunggal melalui Moussa Sidibe pada menit ke-59. Kemenangan itu membawa The Guardian naik ke urutan keempat dengan 10 poin, sementara PSIM terpuruk di zona merah dengan baru mengoleksi satu poin.
Membahas kembali klasemen Dewa United vs Persijap, laga ini sekaligus menjadi pembuktian kualitas skuad asuhan Osmar Loss yang konsisten sejak awal musim. Kemenangan dramatis di pengujung pertandingan menunjukkan mentalitas kuat para pemain untuk terus menekan hingga menit akhir.
Bagi Persijap, kekalahan ini menjadi pukulan berat. Meski tampil tidak buruk dan sempat memberikan perlawanan ketat, anak-anak asuh Laskar Kalinyamat belum mampu memetik satu pun poin dari enam pertandingan yang telah dilakoni.
Dengan posisi di puncak, klasemen Dewa United vs Persijap menjadi gambaran jelas bahwa persaingan di BRI Super League musim ini kian memanas. Dewa United wajib menjaga konsistensi jika ingin tetap mengungguli Persija dan tim-tim papan atas lainnya. Sementara itu, Persijap dituntut segera bangkit dan mencari titik terang agar tidak semakin terbenam di dasar klasemen.
Secara keseluruhan, laga di Banten International Stadium menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia menyajikan drama hingga detik-detik terakhir. Kemenangan 2-0 atas Persijap membawa Dewa United ke puncak klasemen, menggeser Persija, dan menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar musim ini.
