Kabar Duka: Profil Eks Panglima Widodo AS, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut Berpulang
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Profil eks panglima Widodo AS, pemimpin TNI pertama yang berasal dari angkatan laut berpulang pada Sabtu (24/10/2026) malam di usia 82 tahun. Laksamana TNI (Purn.) Widodo Adi Sutjipto menghembuskan napas terakhirnya, meninggalkan jejak sejarah yang tak mudah dilupakan sebagai tokoh yang mengawal masa transisi bangsa menuju era Reformasi.
Kabar berpulangnya Widodo AS dibenarkan melalui akun resmi Koarmada RI. Jenazahnya dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, pada Minggu (25/10/2026). Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan diiringi hormat senjata. Sejumlah pejabat negara serta purnawirawan TNI tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Jejak Sejarah: Panglima TNI Pertama dari Matra Laut
Profil eks panglima Widodo AS, pemimpin TNI pertama yang berasal dari angkatan laut berpulang, memang meninggalkan catatan penting dalam sejarah militer Indonesia. Pria kelahiran Boyolali, Jawa Tengah, 1 Agustus 1944 ini menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Laut dan lulus pada 1968. Kariernya dimulai sebagai perwira senjata di KRI Irian sebelum terus menanjak hingga dipercaya memimpin sejumlah kapal perang, seperti KRI Monginsidi (1986), KRI Ki Hajar Dewantara (1988), dan KRI Abdul Halim Perdanakusuma (1989).
Puncak karier militernya tercapai ketika ia menjabat Kepala Staf Angkatan Laut pada 1998 hingga 1999. Setelah itu, Presiden ke-3 RI B.J. Habibie mengangkatnya sebagai Wakil Panglima TNI pada 1999. Tak lama berselang, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menunjuknya sebagai Panglima TNI pada 26 Oktober 1999, menggantikan Jenderal TNI (Purn.) Wiranto. Jabatan tersebut diembannya hingga Juni 2002.
Kenangan SBY: Prajurit yang Juga Negarawan
Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenang Widodo AS sebagai pribadi yang banyak berjasa bagi Indonesia. Menurut SBY, almarhum adalah seorang prajurit, patriot, sekaligus pemimpin yang juga negarawan. Ia mengaku telah belasan tahun mengemban tugas bersama Widodo AS.
“Pada saat negara mengalami krisis 1998, Pak Widodo sudah pada posisi kepemimpinan bersama kami semua. Setelah itu menjadi panglima TNI, Menko Polkam, juga bersama-sama untuk menjaga keutuhan republik ini,” kata SBY di rumah duka, Minggu (25/10).
SBY menambahkan, Widodo AS dikenal sebagai sosok yang ikhlas bekerja tanpa mengenal lelah dan selalu ingin berbuat yang terbaik. “Banyak kenangan saya pribadi bersama beliau, tetapi intinya, beliau itu kalau demi konstitusi dan Merah Putih itu tegak lurus,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Ia menyebut Widodo AS telah berjasa luar biasa kepada bangsa dan negara serta menjadi panutan bagi generasi muda. “Saat beliau menjadi Panglima, saya masih pangkat kapten-mayor dan beliau menjadi panutan kami,” katanya.
Pengabdian Berlanjut di Pemerintahan
Setelah purnatugas dari dunia militer, Widodo AS melanjutkan pengabdian di pemerintahan. Presiden SBY menunjuknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada periode 2004 hingga 2009. Dalam rentang waktu tersebut, ia juga sempat menjalankan tugas sebagai Menteri Dalam Negeri ad interim pada 2 April hingga 29 Agustus 2007, serta Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara ad interim pada Oktober 2009.
Pada periode kedua pemerintahan SBY, Widodo AS dipercaya menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) untuk masa jabatan 2009 hingga 2014. Kiprah panjangnya di lingkungan militer dan pemerintahan menjadikannya salah satu tokoh sentral yang berperan menjaga stabilitas Indonesia pada masa transisi era Reformasi.
Berikut ringkasan perjalanan karier Widodo AS:
- 1968: Lulus Akademi Angkatan Laut, menjadi perwira TNI AL di KRI Irian.
- 1986-1989: Komandan KRI Monginsidi, KRI Ki Hajar Dewantara, dan KRI Abdul Halim Perdanakusuma.
- 1994-1995: Kepala Staf Armada RI Kawasan Barat.
- 1998-1999: Kepala Staf Angkatan Laut.
- 1999: Wakil Panglima TNI.
- 1999-2002: Panglima TNI ke-14.
- 2004-2009: Menko Polhukam.
- 2009-2014: Anggota Wantimpres.
Kepergian Widodo AS menutup satu babak penting dalam sejarah TNI, khususnya Angkatan Laut. Profil eks panglima Widodo AS, pemimpin TNI pertama yang berasal dari angkatan laut berpulang, akan terus dikenang sebagai teladan bagi prajurit muda yang ingin mengabdi tanpa pamrih. Sepanjang hidupnya, ia dikenal sebagai figur yang tegak lurus terhadap konstitusi dan menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
Dengan segala jasa dan dedikasinya, Widodo AS layak dikenang bukan hanya sebagai seorang laksamana, tetapi juga sebagai negarawan yang mengabdikan hidupnya untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
