Freiburg vs Bayern: Drama Kompany hingga Gol Menit 95 Olise, Die Roten Tetap di Puncak
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Laga freiburg vs bayern pada pekan ketujuh Bundesliga 2026/2027 di Europa-Park Stadion, Minggu (25/10/2026), berakhir dramatis. Bayern Munich menang 3-1 atas SC Freiburg meski harus tampil tanpa pelatih kepala Vincent Kompany yang baru saja mengalami kolaps di lapangan latihan dua hari sebelumnya. Kemenangan ini membawa Die Roten kembali ke puncak klasemen dari rival Borussia Dortmund, enam hari sebelum laga klasik melawan BVB di Allianz Arena.
Kompany Absen, Danks Ambil Alih
Kompany dilaporkan stabil dan terus membaik, namun belum bisa mendampingi tim. Asisten pelatih Aaron Danks memimpin tim di Freiburg. “Kabar terbaru sangat positif. Ia membaik setiap hari, tetapi masih menjalani pemeriksaan lanjutan,” ujar Danks sebelum pertandingan. Direktur olahraga Max Eberl menegaskan bahwa kembalinya Kompany bukan soal hitungan hari, melainkan pekan. Artinya, laga melawan Magdeburg di DFB-Pokal, Dortmund di Bundesliga, dan Atletico Madrid di Liga Champions akan tetap ditangani tim asisten.
Bayern juga kehilangan sejumlah pemain inti: Manuel Neuer (radang tendon kaki), Joshua Kimmich (musibah keluarga), Luis Diaz (robek serabut otot), Aleksandar Pavlovic (masalah betis), serta Kim Min-jae dan Jamal Musiala. Jonathan Tah mengenakan ban kapten, sementara Konrad Laimer mengisi posisi gelandang bertahan.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan sempat tertunda sekitar dua setengah menit akibat asap flare dari tribun suporter Freiburg yang menutupi lapangan. Setelah pertandingan dilanjutkan, Bayern membuka skor pada menit ke-16. Berawal dari kerja sama Michael Olise dan Dayot Upamecano, bek asal Prancis itu berlari sendirian menuju gawang dan menaklukkan kiper Mio Backhaus dengan tenang.
Upamecano nyaris kehilangan fokus, tetapi ia tampil gemilang dengan 13 intervensi defensif, memenangkan tujuh duel, dan menjaga garis pertahanan tinggi. Freiburg sempat mengancam melalui Lucas Höler, namun Bayern menambah keunggulan pada menit ke-42. Umpan Nathaniel Brown diselesaikan Serge Gnabry dari sudut sempit melalui celah kaki Backhaus. Gol itu menjadi gol Bundesliga ke-100 bagi Gnabry.
Di babak kedua, Bayern menurunkan tempo. Freiburg mendapat angin segar pada menit ke-82 ketika Tom Bischof salah mengantisipasi bola dan mencetak gol bunuh diri. Igor Matanovic beberapa kali menguji kiper muda Jonas Urbig, yang tampil solid dengan lima penyelamatan. Pada menit ke-95, Backhaus melakukan kesalahan saat menguasai bola dan Michael Olise memastikan kemenangan 3-1.
Statistik dan Catatan
| Aspek | Bayern | Freiburg |
|---|---|---|
| Gol | 3 (Upamecano 16′, Gnabry 42′, Olise 90+5′) | 1 (Bischof 82′ bunuh diri) |
| Penguasaan bola | Dominan | Sesekali lewat transisi |
| Peluang berbahaya | Olise, Karl, Gnabry, Brown, Saibari | Höler, Matanovic |
| Kiper | Urbig (5 penyelamatan) | Backhaus (beberapa penyelamatan penting) |
Bagi Freiburg, kekalahan ini adalah yang pertama di kandang sendiri musim ini dan menjadi kekalahan kompetitif ketiga beruntun setelah sebelumnya takluk 0-3 dari Monaco di Conference League. Pelatih Julian Schuster sempat berharap lebih dari masuknya Matanovic, tetapi pertahanan Bayern terlalu rapat.
Dampak Klasemen dan Jadwal Berikutnya
Kemenangan dalam freiburg vs bayern ini mengembalikan Bayern ke posisi teratas Bundesliga. Selisih gol menjadi pembeda dari Dortmund yang sempat menyalip. Laga freiburg vs bayern juga menandai rekor tak terkalahkan Bayern sejak awal musim. Selanjutnya, Bayern akan menghadapi Magdeburg di DFB-Pokal pada Rabu (28/10), lalu menjamu Dortmund pada Sabtu (31/10), dan bertandang ke markas Atletico Madrid pada 3 November.
Kompany akan tetap absen pada laga-laga tersebut. Namun ada kabar baik: Harry Kane, yang gagal mencetak gol di Freiburg, berpeluang memenangkan Ballon d’Or pertamanya di London pada Senin (26/10). Dukungan moral bagi tim yang sedang dilanda badai cedera dan kehilangan pelatih.
Pertandingan freiburg vs bayern menjadi bukti kedalaman skuad Bayern. Tanpa banyak bintang, mereka tetap meraih tiga poin berkat kematangan taktik dan kualitas individu. Freiburg sendiri tetap menunjukkan perlawanan sengit, terutama di babak kedua, meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan sang juara bertahan.
Dengan hasil ini, Bayern mengirim pesan jelas ke Dortmund dan seluruh kompetisi: meski tanpa Kompany di pinggir lapangan, mesin kemenangan mereka belum berhenti berputar. Sementara Freiburg harus segera bangkit sebelum jadwal padat menanti. Laga freiburg vs bayern akan dikenang sebagai malam ketika drama di luar lapangan justru melahirkan kemenangan penuh determinasi bagi Die Roten.
