AZ Alkmaar Gagal Menembus Pertahanan FC Twente, Laga Berakhir Tanpa Gol
Inforiau – 26 Oktober 2026 | AZ Alkmaar kembali menunjukkan performa impresif di Eredivisie, namun kali ini mereka harus puas bermain imbang 0-0 melawan FC Twente dalam laga yang berlangsung di AFAS Stadion, Alkmaar, Minggu malam. Pertandingan yang menjadi penutup pekan Eredivisie ini menyajikan duel sengit antara dua tim yang baru saja menjalani kompetisi Eropa. AZ Alkmaar tampil dominan sejak awal, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat mereka gagal meraih tiga poin.
Pelatih AZ Alkmaar, Leeroy Echteld, melakukan dua pergantian pemain pada babak kedua dengan memasukkan Jordy Clasie dan Ayoub Oufkir, menggantikan Ro-Zangelo Daal dan Wesley Hoedt. Pergantian ini dimaksudkan untuk menambah kreativitas di lini tengah dan memperkuat pertahanan. Namun, hingga peluit akhir dibunyikan, skor kacamata tetap bertahan. Meski demikian, AZ Alkmaar menunjukkan peningkatan permainan di babak kedua dengan beberapa peluang emas yang sayangnya belum mampu dikonversi menjadi gol.
FC Twente bukan tanpa ancaman. Tim tamu beberapa kali merepotkan pertahanan AZ Alkmaar. Pada menit ke-8, Zerrouki nyaris membuka keunggulan melalui sepakan yang membentur tiang gawang. Peluang lain datang dari Daouda Weidmann yang melepaskan tembakan mendatar, tetapi kiper AZ Alkmaar, De Busser, sigap mengamankan bola. Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan diwarnai beberapa pelanggaran yang membuat wasit Alex Bos mengeluarkan kartu kuning untuk Daal (AZ), Dijkstra (AZ), Pröpper (Twente), dan Weidmann (Twente).
Di babak kedua, AZ Alkmaar meningkatkan intensitas serangan. Peluang terbaik datang pada menit ke-52 ketika Weslley Patati memberikan umpan kepada Mexx Meerdink, namun sundulan striker muda itu masih tepat mengarah ke kiper Joël Drommel. Sebelumnya, Ro-Zangelo Daal juga sempat melepaskan tembakan yang membentur pemain belakang Twente dan keluar lapangan. Meski mendominasi penguasaan bola, AZ Alkmaar tetap kesulitan menembus rapatnya pertahanan FC Twente yang dikomandoi Pröpper dan Nijstad.
Hasil ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi AZ Alkmaar yang sedang berjuang di papan atas Eredivisie. Dengan tambahan satu poin, posisi mereka di klasemen belum berubah secara signifikan. Sementara itu, FC Twente yang juga tampil disiplin patut berbangga karena mampu menahan imbang tuan rumah. Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama tampil di kompetisi Eropa pada pertengahan pekan. AZ Alkmaar sebelumnya menghadapi Ararat-Armenia di Europa League, sedangkan Twente bertandang ke Gibraltar untuk menghadapi Lincoln Red Imps di Conference League.
Menariknya, mantan striker AZ Alkmaar, Vangelis Pavlidis, kini bersinar bersama Benfica. Pemain asal Yunani itu mencatat 20 kontribusi gol dalam 16 pertandingan pertamanya bersama Benfica, dengan rincian 16 gol dan 4 assist. Pavlidis meninggalkan AZ Alkmaar pada musim panas lalu setelah menorehkan 33 gol dalam satu musim, menjadikannya salah satu penyerang paling produktif di Eredivisie. Kepergiannya tentu meninggalkan lubang di lini depan AZ Alkmaar yang musim ini kerap kesulitan mencetak gol.
Secara keseluruhan, pertandingan AZ Alkmaar melawan FC Twente berlangsung menarik dan penuh taktik. Kedua tim saling berbalas serangan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat laga berakhir tanpa gol. AZ Alkmaar harus segera memperbaiki ketajaman lini depan jika ingin bersaing di papan atas. Sementara FC Twente patut diapresiasi atas kerja keras mereka menahan gempuran tuan rumah. Hasil imbang ini menjadi cerminan bahwa Eredivisie musim ini sangat kompetitif, dan setiap poin sangat berharga bagi kedua tim.
