Munchen vs Freiburg: Bayern Menang 3-1 Meski Tanpa Kompany, Olise Jadi Penentu
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Laga bertajuk munchen vs Freiburg pada pekan ketujuh Bundesliga 2026-27 berakhir dengan kemenangan Bayern Munich 3-1 di Europa-Park Stadion, Minggu (25/10/2026). Hasil duel munchen vs Freiburg ini membawa Die Roten memuncaki klasemen dengan 17 poin dari tujuh pertandingan, sementara Freiburg tertahan di posisi ketiga dengan 13 poin.
Pertandingan berlangsung dalam situasi tidak biasa bagi Bayern. Pelatih kepala Vincent Kompany dilarikan ke rumah sakit pada Jumat setelah pingsan akibat infeksi virus berat, sehingga asisten pelatih Aaron Danks mengambil alih komando di pinggir lapangan. Kendati demikian, skuad Bayern tetap tampil solid dan mendominasi jalannya pertandingan.
Jalannya Pertandingan
Bayern membuka keunggulan pada menit ke-16 lewat sundulan Dayot Upamecano yang memanfaatkan umpan Michael Olise. Keunggulan itu berlipat pada menit ke-42 melalui aksi Serge Gnabry, yang kali ini mendapat assist dari Nathaniel Brown. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Freiburg sempat memperkecil ketertinggalan berkat gol bunuh diri Tom Bischof pada menit ke-82. Namun, Olise memastikan kemenangan Bayern dengan gol pada menit ke-90+5. Gol penutup ini sekaligus menegaskan peran Olise sebagai motor serangan Bayern dalam duel munchen vs Freiburg kali ini.
| Statistik Kunci | Freiburg | Bayern Munich |
|---|---|---|
| Gol | 1 | 3 |
| Penguasaan Bola | 56% | 44% |
| Kartu Kuning | 3 | 1 |
Krisis Skuad Bayern
Kemenangan ini diraih Bayern di tengah krisis pemain. Selain Kompany, kiper utama Manuel Neuer masih absen karena cedera tendon kaki, sehingga Jonas Urbig dipercaya berdiri di bawah mistar. Lini tengah juga kehilangan Aleksandar Pavlovic yang mengalami masalah betis dan Joshua Kimmich yang absen karena alasan pribadi.
Meski begitu, pemain pengganti seperti Alphonso Davies, Hiroki Ito, dan Ibrahim Saibari mampu menjaga intensitas permainan. Freiburg sendiri tampil dengan kekuatan hampir penuh, hanya kehilangan Florent Muslija karena cedera lutut jangka panjang. Pelatih Julian Schuster menurunkan Yuito Suzuki sejak awal, sementara Philipp Lienhart yang sempat diragukan tetap dimainkan sebelum digantikan Max Rosenfelder pada menit ke-77.
Disiplin dan Kartu
Laga berjalan keras. Freiburg mengumpulkan tiga kartu kuning, masing-masing untuk Lucas Höler (25′), Noah Beste (55′), dan kapten Maximilian Eggestein (85′). Bayern mendapat satu kartu kuning lewat Jonathan Tah pada menit ke-65 akibat pelanggaran keras. Wasit Felix Zwayer beberapa kali harus menenangkan kedua kubu.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Bayern di Bundesliga musim ini: lima kemenangan dan dua hasil imbang. Bagi Freiburg, kekalahan ini menjadi pukulan setelah sebelumnya takluk 1-2 dari Bayer Leverkusen dan dibantai 3-0 oleh AS Monaco di Conference League.
Dampak bagi Klasemen
Duel munchen vs Freiburg ini mengubah peta persaingan papan atas. Bayern kini mengoleksi 17 poin, setara dengan Borussia Dortmund namun unggul selisih gol yang jauh lebih baik (25-6 berbanding 12-4). Freiburg tetap di posisi ketiga dengan 13 poin, terpaut empat angka dari puncak.
Performa Bayern di laga tandang sebenarnya sempat dipertanyakan. Dari tiga laga away sebelumnya, mereka hanya meraih dua imbang dan satu kemenangan tipis 2-1 atas Elversberg. Namun, kemenangan di Freiburg menunjukkan bahwa kedalaman skuad Bayern masih cukup untuk bersaing di jalur juara, bahkan tanpa sang pelatih.
Keberhasilan Olise mencetak satu gol dan satu assist menjadi sorotan tersendiri. Pemain asal Prancis itu konsisten menjadi pembeda di lini serang, berdampingan dengan Harry Kane dan Gnabry. Sementara itu, Freiburg harus segera bangkit karena jadwal padat menanti, termasuk laga Eropa yang akan menguji mental skuad Schuster.
Secara keseluruhan, duel munchen vs Freiburg membuktikan bahwa Bayern tetap tim yang sulit ditumbangkan meski diterpa badai cedera dan masalah internal. Kemenangan 3-1 ini menjadi sinyal kuat bahwa Die Roten serius mempertahankan gelar, sekaligus mengingatkan Freiburg bahwa konsistensi di papan atas Bundesliga masih perlu dibuktikan.
