Sporting CP Tumbang di Kandang Sendiri: Gol ke-50 Luis Suárez Tak Cukup, Rui Borges Diadili Suporter
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Kekalahan pertama Sporting CP di ajang Primeira Liga musim ini menjadi pukulan telak bagi ambisi juara tim berjuluk Leões tersebut. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Estádio José Alvalade, Sporting CP harus menyerah 1-2 dari tim promosi Académico de Viseu pada laga pekan kesembilan, sebuah hasil yang langsung memicu kemarahan suporter dan menempatkan pelatih Rui Borges di bawah tekanan besar.
Meski secara kolektif tampil mengecewakan, ada satu berkah tersendiri bagi Sporting CP. Penyerang andalan mereka, Luis Javier Suárez, kembali mencetak gol dan menorehkan catatan penting: torehan tersebut menjadi gol ke-50 striker asal Kolombia itu sejak bergabung dengan klub Lisbon tersebut pada pertengahan tahun lalu. Gol ke gawang Académico de Viseu juga memperpanjang rekor impresifnya menjadi mencetak gol dalam sepuluh pertandingan berturut-turut di semua kompetisi.
Jalannya Pertandingan
Seperti biasa, Sporting CP mendominasi jalannya laga, terutama karena bermain di kandang. Namun, dominasi penguasaan bola tidak berbanding lurus dengan peluang bersih. Selain sepakan Luis Suárez yang terblokir di kotak penalti dan sundulan Flávio Gonçalves yang menyimpang, tuan rumah kesulitan menembus pertahanan rapat Académico de Viseu.
Petaka datang pada menit ke-24. Kahraman mengalirkan bola kepada Robinho yang bergerak bebas di sisi kanan, lalu mengirim umpan silang yang diselesaikan João Guilherme dari tiang jauh setelah bola melintasi kotak penalti tanpa mampu disapu pemain bertahan Sporting CP. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Rui Borges merespons dengan memasukkan Geny Catamo dan Ioannidis sebelum pertandingan memasuki satu jam. Perubahan itu membuahkan hasil pada menit ke-62. Berawal dari aksi di sektor kanan, Iván Fresneda menembus garis belakang dan melepas umpan tarik mendatar yang disambut Luis Suárez dengan sepakan kaki kanan pertama kali. Bola melesat ke dalam gawang dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Namun, harapan tuan rumah untuk membalikkan keadaan pupus seperempat jam sebelum bubaran. Dengan pola yang nyaris identik, Messeguem mengirim umpan dari kanan dan João Guilherme kembali menyambut bola di tiang jauh dengan sepakan voli untuk mencatatkan brace dan membawa Académico de Viseu unggul 2-1. Luis Suárez nyaris menyamakan kedudukan lewat sundulan, tetapi bola membentur mistar gawang.
Performa Apik Nestory Irankunda
Di tengah keterpurukan Sporting CP, bintang timnas Australia Nestory Irankunda justru tampil menonjol. Pemain muda yang datang dari klub Championship Inggris, Watford, itu tampil sebagai starter untuk kelima kalinya secara beruntun dan mendapat rating tertinggi di timnya, 7,9 menurut SofaScore, lebih tinggi dari Suárez yang mendapat 7,3.
Irankunda mencatatkan lima dari enam percobaan dribel sukses, terbanyak di antara semua pemain, serta menciptakan enam peluang kunci dan melepaskan satu tembakan tepat sasaran selama 85 menit bermain. Sayangnya, penampilan impresif tersebut tidak mampu menyelamatkan Sporting CP dari kekalahan.
Tekanan untuk Rui Borges
Peluit panjang wasit disambut reaksi keras dari pendukung di Alvalade. Suara siulan dan lambaian sapu tangan putih—gestur tradisional penolakan—ditujukan langsung kepada Rui Borges. Tekanan terhadap pelatih berkebangsaan Portugal itu kian memuncak seiring inkonsistensi performa Sporting CP yang kini tertahan di posisi ketiga dengan 18 poin, terpaut sembilan poin dari pemuncak klasemen Porto yang belum kehilangan satu poin pun.
Borges menanggapi dingin protes tersebut. “Itu hal yang wajar, ketidakpuasan penggemar adalah bagian dari permainan, kami harus memahaminya. Kami berada di klub besar, tekanan itu datang setiap hari, akan aneh jika tidak ada ketidakpuasan,” ujarnya usai laga.
Kekalahan ini juga menambah luka setelah Sporting CP sebelumnya menelan hasil buruk melawan LASK di ajang Liga Champions. Sementara itu, Académico de Viseu justru mencatatkan tren positif dengan kemenangan kelima beruntun dan kini menempati posisi keenam dengan 17 poin.
Statistik Singkat Laga
| Aspek | Sporting CP | Académico de Viseu |
|---|---|---|
| Skor | 1 | 2 |
| Pencetak Gol | Luis Suárez (62′) | João Guilherme (24′, 74′) |
| Posisi Klasemen | 3 | 6 |
| Poin | 18 | 17 |
Selanjutnya, Sporting CP akan menghadapi Marítimo pada perempat final Piala Liga Portugal, sebuah kesempatan bagi Rui Borges dan anak asuhnya untuk bangkit sekaligus meredam kritik yang terus mengalir. Bagi Luis Suárez, konsistensi mencetak golnya menjadi modal berharga, tetapi tanpa kontribusi kolektif yang solid, torehan individu semacam itu hanya akan menjadi catatan manis di tengah badai yang menerpa Sporting CP.
