Henry Martín Cetak Gol ke-8, tapi Club América Takluk dari Pachuca di Malam Emosional Ochoa
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Club América kembali mencuri perhatian dalam lanjutan Liga MX Apertura 2026. Pada laga pekan ke-14 yang digelar di Estadio Banorte (Azteca), Minggu (25/10/2026), Club América harus mengakui keunggulan Pachuca dengan skor 1-2. Meski demikian, ada momen spesial bagi striker veteran Henry Martín yang berhasil mencetak gol ke-8 musim ini, sekaligus malam penuh haru saat klub menggelar penghormatan untuk legenda hidup Guillermo Ochoa.
Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Pachuca yang datang dengan misi memperbaiki posisi di klasemen langsung mengejutkan tuan rumah melalui gol Alan Bautista pada menit ke-11. Gol tersebut berawal dari skema serangan balik cepat yang berhasil membongkar lini belakang Club América yang dikawal Santiago Bueno dan Santiago Ramos Mingo.
Memasuki babak kedua, Club América bangkit. Tepat pada menit ke-46, Henry Martín mencetak gol penyama kedudukan. Berawal dari kiper Luis Ángel Malagón, bola dialirkan melalui kombinasi apik di lini tengah hingga mencapai Erick Sánchez di sisi kiri. Umpan silang Sánchez disambut Martín dengan sundulan kepala yang tidak mampu dihalau kiper Carlos Moreno. Gol ini menjadi gol ke-8 Martín di Apertura 2026, menegaskan kebangkitannya setelah hampir dua tahun absen akibat cedera panjang.
Namun, kemenangan Club América pupus pada menit ke-73. Oussama Idrissi memanfaatkan kelengahan lini belakang dan menaklukkan Malagón untuk kedua kalinya. Skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang. Kekalahan ini tetap membuat Club América kokoh di puncak klasemen dengan 27 poin, sementara Pachuca naik ke posisi ke-13 dengan 16 poin.
Rekap Gol Henry Martín di Apertura 2026
| Gol | Lawan | Jornada | Menit | Lokasi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Santos Laguna | 3 | 3′ | Estadio Banorte |
| 2 | FC Juárez | 5 | 38′ | Estadio Olímpico Benito Juárez |
| 3 | FC Juárez | 5 | 53′ (pen) | Estadio Olímpico Benito Juárez |
| 4 | Necaxa | 10 | 39′ | Estadio Victoria |
| 5 | Necaxa | 10 | 45+9′ (pen) | Estadio Victoria |
| 6 | Necaxa | 10 | 75′ (pen) | Estadio Victoria |
| 7 | Club León | 12 | 24′ (pen) | Estadio León |
| 8 | Pachuca | 14 | 46′ | Estadio Banorte |
Meski torehan 8 golnya belum cukup menyaingi Salomón Rondón dalam perburuan gelar top skor, performa Martín menjadi sinyal positif bagi lini depan Club América asuhan Guillermo Almada. Manajemen klub, melalui Emilio Azcárraga Jean, bahkan menyatakan keyakinannya bahwa sang kapten akan bertahan dan terus menjadi ujung tombak tim.
Malam Penuh Haru untuk Memo Ochoa
Sebelum laga dimulai, suasana di Estadio Azteca berubah menjadi ajang penghormatan bagi Guillermo Ochoa. Kiper yang memutuskan pensiun setelah Piala Dunia 2026 itu mendapatkan sambutan luar biasa dari publik. Pihak Club América memasang spanduk raksasa bertuliskan “Estadio Banorte Memo Ochoa” di pintu masuk utama, serta mural khusus di area stadion. Bahkan, pesan “Por s13mpre” terpampang di berbagai sudut arena, mengenang nomor punggung 13 yang identik dengan Ochoa.
Ochoa hadir bersama keluarganya dan sempat menitikkan air mata saat tifo bergambar dirinya dibentangkan di tribun. Meski demikian, pihak manajemen menegaskan bahwa perubahan nama stadion hanya bersifat simbolis untuk hari itu, dan nama sponsor Banorte tetap dipertahankan. Ochoa sendiri merupakan produk asli akademi Club América yang debut pada 2004 dan telah mencatat lebih dari dua dekade pengabdian, termasuk dua periode berseragam azulcrema serta enam penampilan di Piala Dunia.
Dengan hasil ini, Club América akan menghadapi Tijuana pada pekan berikutnya, sementara Pachuca menjamu Tigres. Kekalahan ini menjadi cambuk bagi Almada untuk segera memperbaiki konsistensi pertahanan jelang babak play-off. Di sisi lain, malam itu tetap dikenang sebagai perpaduan antara euforia gol Martín dan haru perpisahan Ochoa—dua momen yang menunjukkan bahwa Club América bukan sekadar klub, tetapi juga rumah bagi para legendanya.
