Sixers Keok di Kandang Sendiri: Ledakan Maxey Tak Cukup, Roster Tipis Mulai Menagih Harga
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Philadelphia 76ers (sixers) menelan kekalahan pertama mereka di musim ini setelah takluk 93-106 dari Detroit Pistons di laga yang berlangsung di Philadelphia. Kekalahan ini terasa begitu pahit mengingat sixers tampil dengan skuad yang compang-camping, kehilangan sejumlah pemain kunci karena cedera dan program manajemen beban kerja. Meski demikian, semangat juang pasukan Nick Nurse patut diapresiasi, terutama lewat penampilan heroik Tyrese Maxey di kuarter keempat.
Awal Buruk yang Kembali Menghantui
Masalah yang sama terus menghantui sixers musim ini: start yang lambat. Melawan Pistons, anak asuh Nick Nurse kembali tampil tumpul di babak pertama. Akurasi tembakan tiga angka menjadi mimpi buruk, dengan sixers hanya mampu mencetak tujuh tripoin berbanding 14 milik Detroit. Yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah catatan lemparan bebas, di mana mereka hanya berhasil 14 dari 23 percobaan. Jaylen Brown dan LeBron James masing-masing gagal empat kali dari garis charity stripe, sebuah angka yang jelas merugikan tim.
Jaylen Brown, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-30, tampil jauh dari performa terbaiknya. Ia kesulitan menemukan ritme melawan pertahanan rapat Pistons dan hanya menorehkan 5 dari 20 tembakan untuk total 16 poin, empat rebound, dan empat assist. Anfernee Simons pun senasib, belum menemukan ketajaman tembakannya. Absennya VJ Edgecombe di babak pertama sangat terasa di kedua sisi lapangan, dan kehadiran Joel Embiid yang juga diistirahatkan tentu sangat dinantikan.
Maxey Bersinar di Kuarter Keempat
Di tengah keterpurukan tim, Tyrese Maxey tampil sebagai penyelamat dengan performa gemilang. Guard muda ini mengakhiri laga dengan 29 poin, 11 dari 24 tembakan lapangan, lima rebound, empat assist, tiga steal, dan satu blok. Meski hanya mencetak 11 poin hingga akhir kuarter ketiga, Maxey meledak di 12 menit terakhir dengan mencetak 18 poin melalui 6 dari 10 tembakan.
Kecepatan berpadu kemampuan menembak membuat Maxey nyaris tak terbendung ketika ia mendapatkan keunggulan atas pemain bertahannya. Berkali-kali ia berhasil melewati lawan dan memberikan poin cepat bagi sixers dalam upaya comeback. Kontribusi defensifnya juga terasa sepanjang musim ini, dengan pertahanan titik serang yang agresif dan kemampuan tim dalam menggagalkan dribble hand-off lawan yang menghasilkan banyak peluang transisi mudah. Melawan Detroit, Maxey bahkan mencatat blok vertikal yang mengesankan, ditambah satu tripoin dan tembakan pull-up dua angka dari jarak jauh di kuarter keempat.
Kedalaman Skuad Diuji Cedera
Lawan terberat sixers musim ini mungkin bukanlah New York Knicks, Boston Celtics, atau tim mana pun yang mengenakan seragam lawan. Melainkan adversitas yang datang dari dalam tim sendiri. Manajemen beban kerja akan menjadi topik percakapan rutin bagi Joel Embiid dan LeBron James sepanjang musim. Belum lagi cedera yang mulai bermunculan: pergelangan kaki Dean Wade di training camp, cedera kaki Adem Bona, Jabari Walker yang mendarat dengan canggung dan absen melawan Detroit, hingga robeknya Achilles yang menimpa pemain anyar Ariel Hukporti di laga pramusim pertama.
Kondisi ini memaksa Wade, Bona, dan James kadang harus mengisi posisi center, seperti yang terjadi saat melawan Pistons. Dengan begitu banyak pemain absen, menit bermain tambahan harus dibagikan oleh pelatih Nick Nurse. Tyrese Maxey memimpin liga dalam menit bermain musim lalu dengan rata-rata 39 menit per gim dan telah bermain lebih dari 37 menit per gim dalam tiga musim terakhir. Nurse sempat menyatakan tak ingin terlalu bergantung pada Maxey, namun nyatanya ia sudah bermain 39 menit per gim musim ini.
VJ Edgecombe, yang masuk daftar cedera karena strain perut, juga disebut sebagai pemain yang ingin diberikan istirahat lebih banyak setelah bermain 35 menit per gim di musim rookie-nya. Karena itu, kepercayaan harus beralih kepada pemain lain. Rookie Labaron Philon Jr. mendapat menit pertamanya di NBA, meski hanya tiga menit. Kentavious Caldwell-Pope tampil luar biasa di kedua sisi lapangan dengan 28 menit dari bangku cadangan, sementara Anfernee Simons masih mencari ketajamannya.
“Perannya bagi kami adalah membawa energi, berlari, dan melindungi ring, itu yang utama,” ujar Nurse berbicara tentang Bona. “Hal lain yang bisa ia berikan adalah ancaman lob sesekali, put back sesekali, dan screen setter yang baik untuk membuka ruang bagi rekan-rekannya. Tapi perlindungan ring, lari, dan energinya, kami hanya ingin ia terus unggul di hal-hal itu.”
Pistons Tanpa Duren dan Thompson
Di kubu Detroit, Cade Cunningham memimpin dengan 26 poin, sementara Jalen Duren dan Ausar Thompson absen. Kemenangan ini menjadi momentum berharga bagi Pistons yang tampil solid dengan pertahanan gigih mereka. Bagi sixers, kekalahan ini menjadi pukulan pertama setelah sebelumnya mencatat dua kemenangan beruntun, termasuk kemenangan saat LeBron James diistirahatkan dan empat bintang lainnya bersinar.
Dengan roster yang tipis dan jadwal padat, sixers harus segera menemukan solusi. Kedalaman skuad yang selama ini diandalkan harus benar-benar mampu menopang beban ketika para bintang absen. Maxey boleh saja terus tampil gemilang, tetapi tanpa dukungan konsisten dari pemain lain, upaya heroiknya akan terus berakhir sia-sia. Musim masih panjang, dan bagaimana sixers mengelola adversitas ini akan menentukan arah perjalanan mereka menuju ambisi besar.
