Kabar Duka dari Moskow: Anggota BPK Fathan Subchi Berpulang Saat Bertugas, Operasi Jantung Jadi Sorotan
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Kabar duka menyelimuti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Anggota VI BPK periode 2024–2029, Fathan Subchi, meninggal dunia pada Minggu (25/10/2026) ketika tengah menjalankan tugas pemeriksaan di Moskow, Rusia. Kepergian fathan subchi bpk ini menjadi pukulan berat bagi lembaga tinggi negara tersebut, mengingat almarhum masih aktif mengemban tanggung jawab pengawasan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara. Almarhum berpulang pada usia 56 tahun, jauh dari tanah air, saat menjalankan penugasan resmi yang menjadi bagian dari kewenangannya sebagai pimpinan BPK.
Informasi mengenai wafatnya Fathan Subchi disampaikan secara resmi oleh BPK melalui siaran pers dan akun Instagram @bpkriofficial pada hari yang sama. “BPK dengan ini menyampaikan bahwa Anggota VI BPK periode 2024-2029, Fathan Subchi, telah berpulang pada hari Minggu, 25 Oktober 2026, pada usia 56 tahun,” demikian kutipan pernyataan resmi BPK. Dalam keterangan tersebut, BPK menyebut bahwa almarhum meninggal dunia ketika sedang melaksanakan tugas pemeriksaan di ibu kota Rusia tersebut.
Kronologi dan Penyebab yang Beredar
Hingga kabar duka ini dikonfirmasi, pihak BPK belum memberikan penjelasan rinci mengenai kronologi maupun penyebab kematian almarhum selama berada di Rusia. Namun, sejumlah informasi yang beredar menyebutkan bahwa fathan subchi bpk meninggal dunia setelah menjalani operasi jantung terkait kebocoran aorta. Meski demikian, informasi tersebut belum sepenuhnya diverifikasi secara resmi oleh otoritas terkait, sehingga publik diminta merujuk pada keterangan resmi dari BPK.
Yang jelas, keberadaan almarhum di Moskow merupakan bagian dari pelaksanaan tugas sebagai anggota lembaga pemeriksa keuangan negara. Fathan Subchi diketahui mulai menduduki jabatannya sebagai Anggota VI BPK sejak dilantik pada 17 Oktober 2024. Dengan demikian, ia masih berada dalam masa jabatannya ketika menjalankan penugasan di luar negeri tersebut.
Rekam Jejak Panjang di Dunia Politik
Sebelum bergabung dengan BPK, Fathan Subchi memiliki rekam jejak panjang di dunia politik dan pemerintahan. Ia merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selama dua periode, yakni 2014–2019 dan 2019–2024. Almarhum mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Kabupaten Kudus, Jepara, dan Demak.
Selama berkiprah di parlemen, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, komisi yang memiliki lingkup kerja antara lain keuangan, perencanaan pembangunan nasional, dan sektor perbankan. Selain menjalankan tugas sebagai legislator, Fathan juga aktif dalam kepengurusan DPP PKB dengan mengemban posisi sekretaris dan wakil sekretaris jenderal. Di luar dunia politik, almarhum juga dikenal sebagai akademisi, yakni sebagai dosen di Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) sejak 2022 hingga akhir hayatnya.
Ucapan Belasungkawa Mengalir
Kepergian fathan subchi bpk turut mengundang empati dari berbagai tokoh nasional. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan rasa duka yang mendalam melalui akun Instagram resminya. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya turut berduka cita atas wafatnya Anggota BPK RI, Bapak Fathan Subchi. Terima kasih atas pengabdian beliau bagi bangsa dan negara,” tulis Dasco.
Dasco juga memanjatkan doa terbaik agar almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa. “Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf, menerima amal ibadah beliau, serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Aamiin,” sambungnya.
Tak hanya itu, Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) melalui akun Instagram resminya, @dpp_pkb, juga menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang kiprah almarhum sebagai mantan anggota Fraksi PKB DPR RI periode 2014–2024 dan Ketua Umum PB IKA-PMII periode 2025–2030. Partai tersebut menegaskan bahwa pengabdian Fathan selama satu dekade di parlemen menjadi warisan berharga bagi bangsa.
Penghormatan dari Keluarga Besar BPK
Pimpinan dan segenap keluarga besar BPK menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum. “Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” demikian tertulis dalam situs resmi BPK. Kepergian fathan subchi bpk menjadi kehilangan bagi lembaga pemeriksa keuangan negara, mengingat perannya dalam menjalankan tugas pengawasan dan pemeriksaan pengelolaan keuangan negara.
Kabar wafatnya Fathan Subchi juga menjadi perhatian publik karena terjadi saat almarhum tengah melaksanakan tugas pemeriksaan terkait pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara di Moskow. Sejumlah pihak berharap agar BPK segera memberikan penjelasan lengkap mengenai kronologi kejadian, termasuk proses pemulangan jenazah almarhum ke tanah air.
Sebagai penutup, kepergian Fathan Subchi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan bangsa Indonesia. Sepanjang kariernya, almarhum dikenal sebagai sosok yang berdedikasi, baik di dunia politik, akademik, maupun dalam tugas kenegaraan sebagai Anggota BPK. Semoga segala amal dan pengabdiannya diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi cobaan ini.
