PSS Sleman Jamu Borneo FC di Maguwoharjo: Misi Bangkit Super Elja di Laga Penutup Pekan Ketujuh
Inforiau – 27 Oktober 2026 | PSS Sleman bersiap menjamu Borneo FC Samarinda dalam laga penutup pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (27/10) sore. Laga yang kick-off pukul 15.30 WIB ini menjadi momentum krusial bagi PSS untuk keluar dari papan bawah klasemen sementara dan mengakhiri Oktober dengan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
Tuan rumah PSS Sleman saat ini tertahan di peringkat ke-15 dengan koleksi empat poin dari enam pertandingan. Catatan tersebut terdiri dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan. Tren performa Super Elja dalam lima laga terakhir juga belum stabil, dengan tiga kekalahan, sekali imbang, dan hanya sekali menang, termasuk kekalahan 1-2 dari Persik Kediri pada laga sebelumnya.
Huistra Fokus Benahi Pertahanan
Pelatih PSS, Pieter Huistra, mengakui timnya masih memiliki pekerjaan rumah besar di lini pertahanan. Menurutnya, mengurangi jumlah kebobolan menjadi kunci utama jika ingin meraih poin penuh.
“Kami harus kebobolan lebih sedikit. Itu menjadi salah satu hal yang kami bicarakan,” kata Huistra saat jumpa pers jelang laga, Senin (26/10).
Pelatih asal Belanda itu menyebut kebugaran pemainnya terus meningkat dan sejumlah pemain yang sempat cedera mulai mendekati tahap pemulihan. Ia juga menyadari bahwa timnya akan menghadapi periode sibuk dengan empat pertandingan dalam waktu singkat.
“Persiapan berjalan dengan baik. Pertandingan terakhir melawan Persik tentu sedikit mengecewakan dari segi hasil. Namun, sekarang kami memiliki empat pertandingan dalam waktu singkat. Ini akan menjadi periode yang sibuk,” ujarnya.
Huistra mengaku jajaran pelatih telah mempelajari kekuatan dan kelemahan Borneo FC, termasuk perubahan komposisi pemain yang cukup banyak di kubu Pesut Etam. Ia juga menilai keikutsertaan Borneo di AFC Challenge League bisa menjadi beban tambahan bagi sang lawan.
Dukungan Suporter Jadi Energi Tambahan
Huistra berharap dukungan suporter di Stadion Maguwoharjo menjadi energi tambahan bagi PSS dalam menjamu Borneo FC. Menurutnya, suporter memiliki peran spesial dan bisa menjadi pemain tambahan bagi tim.
“Kami memiliki suporter yang spesial. Dukungan mereka memberikan energi positif dan mereka bisa menjadi pemain tambahan bagi kami. Di Super League, jarak antartim cukup dekat dan keputusan-keputusan kecil bisa memengaruhi hasil pertandingan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan pemain PSS, Dominikus Dion. Ia memastikan timnya telah bersiap dengan baik meski waktu persiapan relatif singkat. “Persiapan kami berjalan baik meskipun waktunya cukup singkat. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan tiga poin,” kata dia.
Borneo FC Datang dengan Modal Berbeda
Di kubu tamu, Borneo FC menempati posisi ke-13 dengan koleksi enam poin, namun baru memainkan lima pertandingan. Laga melawan Persita Tangerang sebelumnya harus dijadwalkan ulang akibat keikutsertaan klub tersebut di AFC Challenge League. Jadwal pertandingan melawan Persita Tangerang dijadwalkan ulang pada Kamis, 26 November 2026.
Meski begitu, Pesut Etam datang dengan modal mentereng usai mencatatkan tiga kemenangan dari lima laga terakhir di kompetisi lokal dan Asia. Catatan sejarah pertemuan juga lebih memihak tim tamu, dengan delapan kemenangan dari total 16 bentrokan kontra PSS Sleman. Kemenangan terakhir Super Elja atas Borneo FC tercatat pada Maret 2023 silam.
Pada pertandingan ini, pelatih Borneo FC, Mauro Alexandre Tavares Jeronimo, menempatkan Kadu M. sebagai penjaga gawang, didukung Christian Matheus Lima da Silva dan Iago Pereira Mendonca di lini pertahanan. Di lini tengah, Aditya Warman dan Dandy Sonriza diturunkan, sementara Juan Villa dipercaya menjadi kapten tim untuk mengatur permainan. Untuk lini serang, Borneo mengandalkan Marcos Astina dan Ruben Lopez Huesca, dengan Amar Rayhan Brkic, Hugo Samir, serta Asgal Habib Altarik juga masuk daftar 11 pemain utama.
Sementara itu, PSS Sleman menurunkan Pedro Caracoci de Oliveira sebagai penjaga gawang. Kapten tim Cleberson Martins de Souza akan memimpin rekan-rekannya di lini pertahanan. PSS juga mengandalkan Hiromu Tanaka, Riko Simanjuntak, Christophe Nduwarugira, serta Melvyn Lorenzen. Nama Gustavo Henrique Barbosa Freire atau G. Tocantins turut masuk dalam susunan pemain utama. PSS menyiapkan sejumlah pemain cadangan, termasuk Matheus Fornazari Custodio, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Muhammad Dimas Drajad.
Persaingan Ketat di Papan Bawah
Laga ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk meraih hasil positif dalam persaingan BRI Super League musim 2026/2027. Bagi PSS, tiga poin sangat dibutuhkan untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus menjaga momentum kebangkitan. Sementara Borneo FC mengincar poin penuh guna mendongkrak posisi mereka di papan tengah.
Dengan jarak antartim yang cukup dekat di klasemen, setiap keputusan kecil di lapangan berpotensi memengaruhi hasil akhir. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi masing-masing.
Secara keseluruhan, duel PSS Sleman kontra Borneo FC di Maguwoharjo menjadi ajang pembuktian bagi Super Elja untuk bangkit dari keterpurukan. Perbaikan pertahanan, kebugaran pemain yang mulai pulih, serta dukungan suporter di kandang menjadi modal utama PSS untuk mengakhiri Oktober dengan senyuman. Namun, modal apik yang dibawa Borneo FC menjadikan laga ini sebagai ujian sesungguhnya bagi Pieter Huistra dan anak asuhnya dalam mengejar tiga poin perdana di periode sibuk Super League.
