Trent Alexander-Arnold Tetap Bertahan di Real Madrid Meski Terpinggirkan: Pilihan Ketiga yang Enggan Angkat Kaki
Inforiau – 27 Oktober 2026 | Nasib trent alexander-arnold di Real Madrid memang tengah berada di titik terendah. Bek kanan asal Inggris itu kini hanya menjadi pilihan ketiga, bahkan keempat, di skuad asuhan Jose Mourinho. Meski begitu, ia dikabarkan tetap menutup pintu untuk kepulangan sensasional ke Liverpool dan memilih bertahan di Santiago Bernabeu hingga akhir musim.
Keputusan tersebut menepis berbagai spekulasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah laporan menyebut trent alexander-arnold mulai frustrasi dengan minimnya menit bermain dan tengah mempertimbangkan masa depannya. Liverpool, klub yang ia tinggalkan dengan status bebas transfer pada musim panas 2025, disebut ikut memantau situasi tersebut bersama sejumlah klub Premier League dan Eropa lainnya.
Hanya Sekitar Satu Menit di El Clasico
Gambaran paling jelas soal status trent alexander-arnold terlihat pada laga bergengsi melawan Barcelona di ajang La Liga. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Real Madrid itu, Mourinho lebih memilih Fede Valverde, yang berposisi asli sebagai gelandang, untuk mengisi pos bek kanan. Denzel Dumfries, rekrutan anyar dari Inter Milan, baru masuk ketika laga menyisakan kurang dari 30 menit. Sementara trent alexander-arnold baru mendapatkan kesempatan tampil pada menit ke-94, hanya sekitar satu menit di atas lapangan.
Keputusan tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi pemain berusia 28 tahun itu. Sepanjang musim ini, ia baru mengumpulkan 345 menit bermain di semua kompetisi dalam tujuh pertandingan, dengan tiga di antaranya sebagai starter. Angka itu jelas jauh dari harapan seorang pemain yang pernah menjadi ikon di Anfield.
Pakar Transfer Buka Suara
Pakar transfer asal Spanyol, Guillem Balague, menegaskan bahwa trent alexander-arnold tidak berniat meninggalkan Real Madrid pada jendela transfer Januari mendatang. Menurutnya, sang pemain menyadari bahwa saat ini belum menjadi waktunya, tetapi ia sedang mempersiapkan diri untuk momen yang akan datang.
“Ia tidak akan pergi pada Januari. Saat ini ia berpikir, ‘Oke, sekarang belum waktuku, tetapi waktuku akan tiba. Aku sedang mempersiapkan diri untuk itu,'” ujar Balague.
Balague juga menyoroti tumpukan pemain di posisi bek kanan. Selain Valverde dan Dumfries, Eder Militao sempat dimainkan di posisi tersebut saat menghadapi Sevilla. Hal itu membuat trent alexander-arnold tampak sebagai pilihan keempat, meski secara umum ia disebut sebagai pilihan ketiga.
“Namun, ia tidak patah semangat. Mourinho mengatakan kepadanya agar terus berusaha dan bahwa ia akan mendapatkan kesempatan. Ia ingin membuktikan diri di Real Madrid, karena itu ia tidak berniat meninggalkan klub,” jelas Balague.
Kontrak Panjang dan Kompetisi Ketat
Kontrak trent alexander-arnold di Real Madrid masih berlaku hingga 2031, sehingga secara administratif ia masih memiliki masa depan panjang bersama klub raksasa Spanyol itu. Persoalannya, kompetisi di lini belakang sangat ketat. Kedatangan Dumfries dari Inter Milan menambah pesaing, sementara Mourinho dikenal gemar menempatkan Valverde sebagai solusi di sektor full-back demi memasukkan kaptennya ke dalam starting XI.
Pakar La Liga lainnya, Terry Gibson, menilai keputusan Mourinho memakai Valverde di posisi bek kanan merupakan cara untuk memastikan sang kapten tetap bermain. Menurutnya, itulah realitas yang harus diterima trent alexander-arnold saat ini. Gibson juga menyebut para penggemar Real Madrid cenderung bersikap acuh atau indifferent terhadap situasi sang pemain.
Bayang-Bayang Piala Dunia
Di level tim nasional, situasi trent alexander-arnold juga tidak sepenuhnya aman. Ia telah mencatatkan 36 penampilan bersama timnas Inggris, tetapi tidak dipanggil pelatih Thomas Tuchel untuk Piala Dunia pada musim panas lalu. Minimnya menit bermain di klub tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi pelatih dalam memilih skuad.
Meski demikian, ada sisi positif yang bisa dipetik. Laporan menyebutkan bahwa setiap kali trent alexander-arnold dipercaya sebagai starter, ia kerap ditempatkan di lini tengah karena kebutuhan tim, bukan di posisi alaminya. Hal itu dinilai kurang adil, tetapi justru menunjukkan fleksibilitas dan kesediaannya berkontribusi bagi tim.
Dengan sisa musim yang masih panjang, peluang untuk membalikkan keadaan masih terbuka. Mourinho dikabarkan telah menjanjikan kesempatan bermain, dan trent alexander-arnold bertekad membuktikan bahwa ia layak menjadi bagian penting dari proyek Real Madrid. Keputusan bertahan ini menjadi taruhan besar bagi kariernya, sekaligus sinyal bahwa ia belum menyerah untuk merebut tempat di jantung pertahanan Los Blancos.
