City vs Brighton: Drama Adu Penalti di Etihad, Manchester City Selamat dari Kejutan Piala Liga
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Duel seru bertajuk city vs brighton tersaji di Stadion Etihad pada Rabu malam, 28 Oktober 2026, ketika Manchester City menjamu Brighton & Hove Albion di babak 16 besar Piala Liga Inggris. Laga yang berlangsung hingga adu penalti ini menjadi momen krusial bagi sang juara bertahan untuk membuktikan bahwa mereka tidak akan mengulangi nasib nahas Arsenal yang lebih dulu tersingkir secara mengejutkan dari turnamen.
Pertandingan city vs brighton sendiri berakhir imbang 2-2 dalam waktu normal. The Citizens dua kali tertinggal sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan, dan pada akhirnya memastikan tiket ke perempat final lewat adu penalti dengan skor 4-3. Kemenangan ini terasa melegakan bagi tuan rumah yang tampil tanpa sejumlah pemain bintangnya.
Jalannya Pertandingan
Brighton sempat mengejutkan publik Etihad ketika unggul lebih dulu pada menit ke-30 melalui Malick Yalcouye. Tendangannya sempat membentur wajah kiper sebelum akhirnya masuk ke gawang, membuat tuan rumah tertinggal 0-1. Namun, Manchester City tidak tinggal diam. Lima menit sebelum jeda, Mateo Kovacic menyamakan kedudukan lewat tembakan dari luar kotak penalti yang mengecoh kiper Brighton. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Selepas jeda, Brighton kembali mengambil alih keunggulan pada menit ke-47. Georginio Rutter memanfaatkan umpan silang mendatar dan menuntaskan peluang menjadi gol. Keunggulan The Seagulls sempat membuat tensi laga city vs brighton kian memanas. Beruntung bagi Manchester City, Rayan Cherki menyelamatkan timnya pada menit ke-72 lewat tembakan yang membentur kaki rekan setimnya, Vitor Reis, hingga bola berbelok arah dan mengecoh kiper lawan. Skor pun berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Adu Penalti yang Menegangkan
Karena tidak ada pemenang dalam waktu normal, laga city vs brighton dilanjutkan ke adu penalti. Dari kubu Manchester City, Mateo Kovacic gagal mengeksekusi tendangannya. Namun, dua eksekutor Brighton, Yasin Ayari dan Lewis Dunk, juga mengalami kegagalan. Berkat ketenangan para penendang lainnya, Manchester City menang 4-3 dan memastikan langkah ke babak delapan besar.
Hasil ini sekaligus menghindarkan Manchester City dari nasib Arsenal, yang lebih dulu tersingkir secara dramatis lewat adu penalti di tangan Fleetwood, klub Divisi Empat, dalam salah satu kejutan terbesar musim ini.
Rotasi Pemain dan Strategi
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, memilih menurunkan susunan pemain cadangan pada laga ini. Lima pemain bintangnya, yakni Erling Haaland, Elliot Anderson, Gigi Donnarumma, Ruben Dias, dan Josko Gvardiol, bahkan diberi libur tiga hari usai kekalahan di Villa Park. Marc Guehi dipercaya memimpin tim yang memadukan pengalaman Phil Foden dan Mateo Kovacic dengan para pemain muda seperti Floyd Samba.
Keputusan rotasi ini sempat membuat city vs brighton berjalan tidak sesuai harapan. Meski demikian, Maresca tetap menegaskan bahwa timnya serius mengejar gelar di kompetisi ini. Ia juga memuji permainan Brighton yang dinilainya agresif dan berani menyerang dengan banyak pemain.
Pertemuan Kedua dalam Empat Hari
Menariknya, laga city vs brighton ini menjadi pembuka dari dua pertemuan kedua tim dalam kurun empat hari. Keduanya akan kembali bertemu di stadion yang sama pada Sabtu mendatang dalam lanjutan Liga Inggris Premier League. Menjelang laga tersebut, Manchester City baru saja mengakhiri rekor sempurna mereka di liga domestik setelah kalah 2-1 dari Aston Villa, sedangkan Brighton tengah berusaha bangkit dari dua hasil buruk, yaitu imbang tanpa gol kontra Jablonec di Conference League dan kalah 2-0 dari Liverpool.
Dengan hasil ini, undian babak perempat final akan digelar kemudian dan diikuti Manchester City bersama tujuh klub lainnya. Kemenangan atas Brighton menjadi modal berharga bagi pasukan Maresca untuk menjaga asa mempertahankan trofi Piala Liga sekaligus memanaskan persaingan menjelang duel ulang di Premier League.
Kesimpulan
Duel city vs brighton membuktikan bahwa Piala Liga Inggris selalu menyimpan kejutan. Meski tampil dengan skuad rotasi, Manchester City mampu menunjukkan mentalitas juara dengan bangkit dua kali dan menuntaskan laga lewat adu penalti. Sementara itu, Brighton pulang dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit hingga menit terakhir. Kemenangan 4-3 ini menjadi sinyal bahwa The Citizens belum siap melepaskan gelar yang mereka pegang, sekaligus menambah daya tarik pertemuan kedua tim di Premier League akhir pekan nanti.
Editor: Abuzar Samad
