Porto vs Académico de Viseu: Santi Giménez Pahlawan, Naga Kunci Tiket Final Four Taça da Liga
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Laga porto vs academico de viseu di Estádio do Dragão menjadi malam yang menentukan bagi FC Porto dalam perjalanan mereka di Taça da Liga. Dalam pertandingan perempat final yang digelar Rabu malam, tim tuan rumah berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas tamunya, Académico de Viseu, sekaligus memastikan satu tempat di babak Final Four kompetisi. Kemenangan ini terasa istimewa karena gol tunggal yang lahir tepat sebelum turun minum menjadi pembeda dalam duel porto vs academico de viseu yang berlangsung ketat sejak menit awal.
Pertandingan porto vs academico de viseu sendiri berjalan dengan tempo tinggi. FC Porto mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, namun pertahanan rapat Académico de Viseu sempat menyulitkan tuan rumah. Pelatih FC Porto, Francesco Farioli, memilih menurunkan Santiago Giménez sebagai starter, dan kepercayaan itu terbayar lunas. Penyerang asal Meksiko tersebut nyaris membuka keunggulan pada menit ke-25 lewat sundulan yang memanfaatkan umpan João Souza, tetapi bola masih membentur tiang gawang.
Gol yang dinanti akhirnya datang pada menit ke-45. Berawal dari umpan Martim Fernandes, terjadi situasi kontroversial di kotak penalti ketika kiper Académico, Juan Soriano, berupaya menyapu bola namun bola justru mengenai lengan rekannya, Hugo Gambor. Wasit menunjuk titik putih, dan keputusan itu dikonfirmasi melalui VAR. Santiago Giménez yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan, menaklukkan kiper dengan tembakan terarah ke sisi berlawanan. Skor 1-0 bertahan hingga jeda dan sepanjang babak kedua, memastikan kemenangan penting dalam laga porto vs academico de viseu.
Bagi Giménez, gol tersebut menjadi pelepas dahaga. Ia tercatat sempat puasa gol selama 46 hari sejak terakhir mencetak angka pada 12 September lalu, juga lewat penalti saat melawan Casa Pia. Kini, dua gol pertamanya bersama FC Porto sama-sama lahir dari titik putih, sebuah tanda bahwa sang pemain perlahan menemukan kembali ketajamannya. Mantan penyerang AC Milan itu diharapkan kembali ke level terbaiknya menjelang agenda bersama tim nasional Meksiko.
Di sisi lain, laga porto vs academico de viseu juga menjadi panggung debut bagi winger muda Brasil, Gabriel Mec, yang masuk dari bangku cadangan. Usai pertandingan, ia mengaku sangat bahagia bisa merasakan atmosfer Stadion do Dragão. “Sejak tiba, saya sudah membayangkan bagaimana euforianya ketika berada di lapangan. Sangat indah merasakan dukungan para penggemar,” ujarnya. Ia juga menyoroti perbedaan intensitas antara sepak bola Brasil dan Eropa, menyebut permainan di Portugal jauh lebih cepat dan menuntut pressing tinggi, sesuai keinginan pelatih Farioli.
Kemenangan pada porto vs academico de viseu membuat FC Porto menjaga rekor 100 persen kemenangan di kompetisi domestik. Dengan hasil ini, mereka bergabung bersama Sporting di daftar tim yang sudah lolos ke Final Four. Dua tiket tersisa akan ditentukan pada Kamis, ketika Benfica menjamu Gil Vicente dan Sporting de Braga menjadi tuan rumah bagi Famalicão. Pelatih Académico, Bruno Pinheiro, mengaku kecewa dengan eliminasi, namun tetap bangga terhadap perjuangan anak asuhnya yang mampu menyulitkan raksasa Portugal hingga menit akhir.
Dari kubu tuan rumah, Farioli menyambut gembira kemenangan yang ia nilai penting untuk menjaga momentum tim. Ia menekankan bahwa rotasi pemain dan kontribusi seluruh skuad menjadi kunci, sejalan dengan komentar Gabriel Mec yang menyebut semua pemain memiliki peran penting. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi FC Porto untuk melanjutkan ambisi meraih gelar, sekaligus menegaskan dominasi mereka atas Académico de Viseu dalam pertemuan terbaru.
Secara keseluruhan, pertandingan porto vs academico de viseu menegaskan kualitas dan kedalaman skuad FC Porto. Meski hanya menang dengan selisih satu gol, ketenangan dalam mengeksekusi peluang krusial menjadi pembeda antara kedua tim. Bagi Académico de Viseu, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga tentang efisiensi di level tertinggi. Sementara itu, FC Porto melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi, bertekad melanjutkan tren positif dan mengejar trofi Taça da Liga musim ini.
