Barcelona Kembali Buru Lucas Bergvall, Gelandang Muda Tottenham yang Terlupakan De Zerbi
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Nama lucas bergvall kembali mencuat di bursa transfer Eropa. Gelandang muda Tottenham Hotspur asal Swedia itu disebut-sebut masuk dalam radar serius FC Barcelona, klub raksasa La Liga yang tengah membenahi lini tengahnya. Ketertarikan Barcelona terhadap sosok berusia 20 tahun tersebut bukanlah cerita baru, namun situasinya kini menjadi lebih menarik karena menit bermain sang pemain di London Utara terus menurun drastis.
Barcelona dilaporkan telah menghidupkan kembali minatnya terhadap lucas bergvall dan menjadikannya sebagai salah satu target prioritas untuk tahun 2027. Klub Catalan itu menilai profil sang gelandang sangat cocok dengan kebutuhan skuad, terutama kemampuan teknis yang mumpuni, mobilitas tinggi, serta fleksibilitas untuk mengisi beberapa peran di lini tengah. Blaugrana bahkan sempat memantau sang pemain sejak masih membela Djurgarden pada 2024, sebelum akhirnya kalah cepat dari Tottenham dalam perburuan tanda tangannya.
Menit Bermain Menyusut, Situasi Bergvall Makin Pelik
Sejak kedatangan Sandro Tonali dan Mateus Fernandes pada bursa transfer musim panas, posisi lucas bergvall di lini tengah Tottenham semakin terpinggirkan. Pelatih Roberto De Zerbi lebih memilih opsi lain, membuat sang gelandang hanya mencatatkan 144 menit bermain di Premier League musim ini. Ia bahkan baru dua kali tampil sebagai starter di kompetisi paling bergengsi di Inggris tersebut.
Ironisnya, situasi ini terjadi setelah Bergvall sempat menjadi incaran Newcastle pada bursa transfer musim panas. Tottenham menolak tawaran tersebut, dan Bergvall yang sempat khawatir soal waktu bermainnya justru memilih bertahan dan menandatangani kontrak jangka panjang baru. Namun, komitmen itu belum berbuah kesempatan reguler di lapangan.
Di skuad Tottenham saat ini, Bergvall masih kalah bersaing dari sejumlah nama seperti Sandro Tonali, Mateus Fernandes, Conor Gallagher, dan Rodrigo Bentancur. Kondisi inilah yang membuat Barcelona dan sejumlah klub besar Eropa terus memantau perkembangan situasinya.
Persaingan Ketat dengan Napoli dan Juventus
Barcelona bukan satu-satunya klub yang mengincar lucas bergvall. Dua raksasa Serie A, Napoli dan Juventus, juga disebut terus memantau perkembangan sang pemain. Juventus bahkan dikabarkan berambisi mencapai kesepakatan peminjaman pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang, sementara Napoli menilai potensi kesepakatan itu cukup sulit terwujud.
Bagi Barcelona, langkah mendatangkan Bergvall bukan tanpa hambatan. Lini tengah skuad asuhan Hansi Flick saat ini sudah dihuni oleh nama-nama besar seperti Pedri, Gavi, Frenkie de Jong, Marc Bernal, dan Fermin Lopez. Belum lagi Dani Olmo yang diperkirakan segera pulih dari cedera. Artinya, jika Bergvall bergabung, ia tetap akan menghadapi persaingan sengit untuk merebut tempat di starting eleven.
Meski demikian, Barcelona melihat Bergvall sebagai investasi jangka panjang yang berpotensi berkembang menjadi pilar penting di masa depan. Profilnya yang masih muda, dinamis, dan fleksibel dinilai sejalan dengan arah pembangunan tim yang mengedepankan talenta muda berkualitas.
Pesona di Timnas Swedia
Di level internasional, lucas bergvall menunjukkan kualitasnya bersama Timnas Swedia. Ia menjadi bagian skuad pada empat laga pertama Liga Nations, tampil penuh di tiga pertandingan, termasuk dua duel melawan Rumania yang berakhir dengan kemenangan 2-1 dan 1-0. Penampilan impresif itu kian menegaskan bahwa potensinya masih sangat besar apabila mendapatkan kepercayaan bermain yang cukup.
Barcelona sendiri tengah menghadapi masalah kedalaman skuad setelah menelan kekalahan 1-2 dari Real Madrid di laga derby. Kebutuhan untuk memperkuat lini tengah menjadi salah satu prioritas manajemen, dan Bergvall masuk dalam daftar pertimbangan sebagai opsi jangka panjang yang menjanjikan.
Jalan Keluar yang Masuk Akal
Meski kepindahan ke Barcelona terbilang rumit karena padatnya lini tengah, meninggalkan Tottenham tampaknya menjadi langkah yang masuk akal bagi Bergvall. Baik melalui transfer permanen maupun skema peminjaman, ia membutuhkan klub yang mampu memberinya waktu bermain reguler demi mendukung perkembangan kariernya. Usia 20 tahun merupakan fase krusial bagi seorang gelandang muda untuk terus mengasah kemampuan di atas lapangan.
Jika Barcelona benar-benar serius, mereka mungkin perlu menunggu hingga satu atau dua gelandangnya hengkang pada bursa transfer mendatang. Namun jika Napoli atau Juventus bergerak lebih cepat, peluang Blaugrana bisa saja tertutup. Yang jelas, saga transfer lucas bergvall diprediksi akan menjadi salah satu cerita panas di bursa transfer mendatang, dengan Tottenham masih memegang kendali penuh atas masa depan sang pemain.
Kesimpulannya, Lucas Bergvall berada di persimpangan karier. Di satu sisi ia memiliki kontrak panjang di Tottenham, namun di sisi lain minimnya menit bermain mengancam perkembangannya. Ketertarikan Barcelona, Napoli, dan Juventus menjadi sinyal bahwa bakatnya tetap dihargai di level tertinggi. Kini keputusan ada di tangan sang pemain dan klubnya untuk menentukan langkah terbaik demi masa depan karier sang gelandang muda.
