Anfernee Simons Cetak 20 Poin dari Bangku Cadangan, Bawa Sixers Pesta Tiga Angka atas Pacers
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Penampilan impresif datang dari bangku cadangan Philadelphia 76ers. Guard anyar anfernee simons menjadi salah satu dari empat pemain Sixers yang mencetak minimal 20 poin dalam kemenangan atas Indiana Pacers, sekaligus menegaskan perannya sebagai sumber instan offense yang selama ini dibutuhkan tim. Dalam laga tersebut, Simons menorehkan 20 poin dengan efisiensi tembakan 7 dari 11, termasuk enam tripoin, plus tiga rebound, satu assist, dan satu steal.
Kemenangan itu membuat Philadelphia melesat ke rekor 4-1 di awal musim. Selain anfernee simons, Tyrese Maxey memimpin dengan 27 poin, 17 di antaranya lahir di kuarter keempat, disusul Joel Embiid dengan 21 poin dan Jaylen Brown yang juga menyumbang 20 angka. Kombinasi empat pencetak 20 poin ini menjadi sinyal bahwa kedalaman skuad Sixers musim ini jauh lebih berbahaya dibandingkan sebelumnya.
Bangkit dari Periode Sulit
Performa melawan Pacers terasa istimewa karena anfernee simons sempat berada dalam tren menembak yang buruk. Setelah debut menjanjikan di Madison Square Garden dengan 13 poin dan tiga tripoin penting melawan New York Knicks, ia justru gagal menemukan ritme dan hanya memasukkan 3 dari 21 tembakan dalam tiga laga berikutnya. Angka tembakan lapangannya sempat tertahan di kisaran 35,7 persen, jauh di bawah standar seorang penembak murni.
Namun, Simons tidak panik. Ia mengaku memiliki rutinitas khusus untuk keluar dari kemelut, yakni kembali ke lapangan dan melakukan repetisi tembakan sebanyak mungkin hingga merasa nyaman lagi.
- Menjalani sesi latihan intensif sekitar 30 menit untuk mengembalikan ritme tembakan.
- Beradaptasi dengan pola tembakan baru dalam alur offense tim.
- Membangun chemistry dengan rekan setim baru setelah absen di sebagian besar pramusim.
Faktor utama di balik lambatnya start anfernee simons adalah cedera hamstring yang membuatnya melewatkan sejumlah sesi latihan dan seluruh empat laga pramusim. Tanpa masa persiapan yang cukup, ia harus mencari bentuk terbaiknya di tengah pertandingan yang sesungguhnya.
Peran Baru di Philadelphia
Kedatangan Simons ke Philadelphia merupakan bagian dari proyek besar manajemen untuk menambah daya gedor dari bangku cadangan. Sebelumnya, ia sempat membela Boston dan Chicago, dengan rata-rata 14,3 poin, 2,5 rebound, dan 2,4 assist per musim pada periode terakhirnya. Sepanjang karier, pemain berusia sembilan tahun di liga ini mencatat rata-rata 15,0 poin per pertandingan, bahkan pernah menembus lebih dari 21 poin per laga pada musim 2022-23 dan 2023-24.
Kesepakatan dua tahun senilai 12,3 juta dolar AS menjadi bukti kepercayaan Sixers terhadap kualitas anfernee simons sebagai role player berkualitas. Perannya kini jelas: menjadi opsi scoring cepat ketika para starter beristirahat, sekaligus ancaman tripoin yang meregangkan pertahanan lawan.
Konsistensi Jadi Kunci
Bagi Sixers, konsistensi Simons akan sangat menentukan seberapa jauh tim ini melaju. Dalam pertandingan melawan Pacers, ia menunjukkan bahwa kemampuannya menembak tiga angka masih tajam. Regresi ke rata-rata secara statistik pun diprediksi akan membawa lebih banyak performa baik setelah pekan buruk yang ia lalui.
Simons sendiri menyadari bahwa adaptasi membutuhkan waktu. Ia memperkirakan 20 pertandingan pertama musim ini akan menjadi periode penting untuk memahami jenis tembakan yang akan ia dapatkan dari pertandingan ke pertandingan, sekaligus mengenali peran dan ritme baru di dalam sistem tim.
Dengan kedalaman skuad yang makin solid, kemenangan atas Pacers menjadi gambaran betapa berbahayanya Sixers ketika semua komponen, termasuk anfernee simons, tampil sesuai kapasitasnya. Jika sang guard mampu menjaga konsistensi tembakan, Philadelphia berpotensi menjadi salah satu tim paling produktif di wilayah timur musim ini.
