Stephen Curry Meledak 44 Poin, Warriors Tundukkan Timberwolves Tanpa Anthony Edwards
Inforiau – 29 Oktober 2026 | Bintang Golden State Warriors, Stephen Curry, kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penembak terbaik dalam sejarah NBA. Dalam laga yang digelar di Minneapolis, Rabu (28/10/2026) waktu setempat, Stephen Curry mencetak musim tertinggi 44 poin untuk membawa Warriors meraih kemenangan 119-114 atas Minnesota Timberwolves. Penampilan gemilang Stephen Curry ini menjadi sorotan utama karena ia tampil agresif sejak kuarter pertama dan sukses membawa timnya meraih kemenangan kedua beruntun setelah sebelumnya memulai musim dengan tiga kekalahan beruntun.
Stephen Curry menyelesaikan pertandingan dengan statistik impresif: 11 dari 27 tembakan lapangan, termasuk enam tembakan tiga angka, serta sempurna 16 dari 16 dari garis lempar bebas. Ia juga menambahkan delapan rebound dan enam assist dalam 32 menit bermain. Meski persentase tembakannya tidak terlalu efisien, agresivitas Stephen Curry dalam mencari peluang dan seringnya ia mendapatkan free throw menjadi kunci kemenangan Warriors. Ini merupakan poin tertinggi Stephen Curry sejak 14 Desember 2025, menandakan bahwa sang superstar sedang dalam performa terbaiknya.
Pertandingan ini sendiri berlangsung sengit. Warriors sempat memimpin jauh hingga 24 poin, namun Timberwolves bangkit di kuarter keempat berkat penampilan Jaden McDaniels dan Jonathan Kuminga. Kuminga, yang menghadapi mantan timnya, memimpin Minnesota dengan 20 poin. McDaniels dan Terrence Shannon Jr. masing-masing menyumbang 19 poin. Sayangnya, upaya comeback Timberwolves harus pupus setelah McDaniels gagal memanfaatkan dua peluang tembakan tiga angka di menit terakhir. Timberwolves bermain tanpa bintang utamanya, Anthony Edwards, yang absen setelah menjalani operasi arthroscopic pada lutut kanannya dan diperkirakan akan menepi cukup lama. Edwards sendiri rata-rata mencetak 33,3 poin dalam empat pertandingan pertama musim ini.
Di sisi lain, Warriors juga mendapat kontribusi penting dari pemain rookie Yaxel Lendeborg yang mencetak 26 poin. Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Golden State untuk bangkit setelah awal musim yang buruk. Sementara itu, Timberwolves harus menelan kekalahan kedua beruntun setelah sebelumnya memulai musim dengan tiga kemenangan. Guard Minnesota, LaMelo Ball, kembali tampil kurang greget dengan hanya mencetak delapan poin dari 3 dari 11 tembakan lapangan.
Analisis taktis menunjukkan bahwa pertemuan antara Timberwolves dan Warriors selalu menarik karena mempertemukan dua filosofi berbeda. Timberwolves mengandalkan pertahanan fisik dan proteksi area paint, sementara Warriors tetap menjadi standar permainan ofensif dinamis berbasis tembakan jarak jauh. Stephen Curry menjadi pembeda utama dengan efisiensi tembakannya yang luar biasa, terutama dari garis tiga angka. Meskipun Anthony Edwards unggul dalam hal atletis dan penetrasi, True Shooting Percentage Stephen Curry seringkali jauh lebih tinggi berkat akurasi tembakan jarak jauhnya yang tidak tertandingi.
Kemenangan ini juga tidak lepas dari konteks liga yang lebih luas. Di sisi lain, NBA masih diwarnai isu kunjungan ke Gedung Putih. Pemilik New York Knicks, James Dolan, dikabarkan frustrasi dengan para pemainnya yang enggan berkunjung ke Gedung Putih setelah meraih gelar juara. Isu ini mengingatkan pada tahun 2017 ketika kunjungan Golden State Warriors batal setelah Stephen Curry menyatakan keberatan untuk hadir, yang kemudian membuat Presiden Donald Trump menarik undangannya. Hingga kini, Stephen Curry tetap menjadi figur sentral dalam diskusi seputar NBA, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Dengan performa seperti ini, Stephen Curry membuktikan bahwa usianya tidak menjadi penghalang untuk tetap menjadi pemain paling berpengaruh di liga. Warriors akan berusaha menjaga momentum positif ini, sementara Timberwolves harus segera berbenah tanpa Anthony Edwards. Bagi para penggemar basket, penampilan Stephen Curry malam itu menjadi pengingat mengapa ia dijuluki sebagai salah satu penembak terhebat sepanjang masa.
Secara keseluruhan, kemenangan Warriors atas Timberwolves bukan sekadar kemenangan biasa. Ini adalah statement bahwa Golden State masih layak diperhitungkan di kompetisi musim ini. Stephen Curry kembali menunjukkan bahwa ia adalah nyawa permainan tim, dan selama ia sehat, Warriors akan selalu menjadi ancaman bagi lawan mana pun. Timberwolves, di sisi lain, harus mencari solusi cepat untuk mengatasi absennya Edwards agar tidak kehilangan momentum di awal musim yang krusial ini.
