BRK Syariah Satukan Strategi, Perkuat Kolaborasi demi Kejar Target Akhir 2026
Inforiau – 29 Oktober 2026 | PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah satukan strategi perkuat Kkolaborasi Kejar Target Akhir Tahun sebagai langkah utama dalam menghadapi sisa periode kerja 2026. Upaya itu menjadi sorotan utama dalam Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan III Tahun 2026 yang digelar di Batam, 28–29 Oktober 2026, dengan agenda merumuskan langkah konkret agar seluruh target perusahaan dapat terealisasi tepat waktu.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menegaskan bahwa rapat evaluasi bukan sekadar forum pelaporan rutin. Forum ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran manajemen untuk menyelaraskan visi, memperkuat sinergi antardivisi, serta memastikan setiap unit kerja bergerak dalam satu arah yang sama. Menurutnya, capaian hingga triwulan ketiga menjadi pijakan penting untuk menentukan prioritas pada triwulan terakhir yang biasanya berlangsung lebih dinamis.
Dalam forum tersebut, BRK Syariah satukan strategi perkuat Kkolaborasi Kejar Target Akhir Tahun melalui sejumlah pendekatan. Pertama, penguatan strategi bisnis yang menyasar pertumbuhan pembiayaan produktif dan perluasan basis nasabah. Kedua, penguatan kolaborasi lintas sektor, baik dengan mitra strategis, pemerintah daerah, maupun ekosistem usaha syariah. Ketiga, peneguhan tata kelola perusahaan yang sehat sebagai fondasi kepercayaan publik.
Kolaborasi sebagai Kunci Pertumbuhan
Helwin Yunus menekankan bahwa kolaborasi menjadi kata kunci di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat. Bank pembangunan daerah syariah, menurutnya, memiliki keunggulan karena kedekatan dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal. Keunggulan itu perlu diterjemahkan menjadi kerja sama yang nyata, mulai dari penyaluran pembiayaan sektor produktif, pengembangan layanan digital, hingga pendampingan usaha mikro dan kecil.
Sinergi internal juga menjadi perhatian. Setiap divisi diminta meninggalkan pola kerja yang silo dan beralih pada koordinasi yang lebih cair. Dengan begitu, BRK Syariah satukan strategi perkuat Kkolaborasi Kejar Target Akhir Tahun dapat berjalan efektif, bukan hanya menjadi slogan di atas kertas. Rapat di Batam tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan tindak lanjut, termasuk penetapan indikator kinerja yang lebih terukur dan jadwal monitoring berkala.
Evaluasi Kinerja Triwulan III
Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan III menjadi cermin bagi manajemen untuk menilai capaian sekaligus mengidentifikasi kendala. Beberapa aspek yang dievaluasi meliputi pertumbuhan aset, kualitas pembiayaan, efisiensi biaya operasional, dan kontribusi terhadap perekonomian daerah. Hasil evaluasi itu kemudian diterjemahkan menjadi rencana aksi yang lebih fokus pada periode tersisa.
- Penguatan strategi bisnis melalui perluasan pembiayaan produktif dan pendalaman pasar.
- Penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, mitra strategis, dan ekosistem usaha syariah.
- Peneguhan tata kelola perusahaan yang sehat dan manajemen risiko yang prudent.
- Percepatan layanan digital untuk meningkatkan kenyamanan nasabah.
- Monitoring berkala atas indikator kinerja hingga akhir tahun.
Manajemen menilai bahwa triwulan keempat kerap menghadirkan tantangan tersendiri, seperti fluktuasi likuiditas dan kebutuhan penyaluran pembiayaan yang meningkat. Karena itu, kesiapan strategi dan kecepatan eksekusi menjadi faktor penentu. Dalam konteks inilah BRK Syariah satukan strategi perkuat Kkolaborasi Kejar Target Akhir Tahun diposisikan sebagai kompas bersama seluruh jajaran.
Memperkuat Fondasi Tata Kelola
Selain pertumbuhan bisnis, BRK Syariah menempatkan tata kelola perusahaan sebagai fondasi yang tidak bisa ditawar. Penerapan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengelolaan risiko yang disiplin menjadi bagian dari strategi besar perusahaan. Manajemen meyakini bahwa pertumbuhan yang sehat harus berjalan seiring dengan terjaganya kualitas aset dan reputasi lembaga.
Penguatan tata kelola juga berkaitan erat dengan kepercayaan nasabah. Sebagai bank syariah daerah, BRK Syariah memiliki tanggung jawab untuk menjaga amanah masyarakat sekaligus mendorong inklusi keuangan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Oleh sebab itu, setiap keputusan bisnis diarahkan pada keseimbangan antara ekspansi dan keberlanjutan.
Menatap Akhir Tahun dengan Optimisme
Dengan sisa waktu yang ada, manajemen BRK Syariah optimistis target akhir tahun dapat dicapai melalui eksekusi yang disiplin. Rapat di Batam menjadi titik tolak untuk mempercepat langkah, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap sumber daya digunakan secara optimal. Semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.
Pada akhirnya, langkah BRK Syariah satukan strategi perkuat Kkolaborasi Kejar Target Akhir Tahun mencerminkan komitmen perusahaan untuk tidak berjalan sendiri. Strategi bisnis yang matang, kolaborasi yang erat, serta tata kelola yang sehat menjadi tiga pilar yang saling menguatkan. Dengan fondasi itu, BRK Syariah berharap dapat menutup tahun 2026 dengan capaian yang memuaskan sekaligus menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan di masa mendatang.
