Persib Bandung Guncang Ranking Liga AFC, Indonesia Makin Dekat Singapura dan Vietnam
Inforiau – 30 Oktober 2026 | Kemenangan gemilang Persib Bandung atas Melbourne Victory tidak hanya membawa kebanggaan bagi Bobotoh, tetapi juga berdampak besar bagi ranking liga AFC. Klub berjuluk Maung Bandung itu sukses menyumbang 1.000 poin koefisien bagi Liga Indonesia setelah menundukkan Melbourne Victory 2-0 pada matchday ketiga Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/10). Tambahan poin tersebut membuat total koefisien Indonesia melesat ke angka 31.309 poin, meski masih tertahan di peringkat ke-16 Asia. Namun, posisi Indonesia kini semakin dekat dengan Singapura di peringkat ke-15 dan Vietnam, sehingga peluang untuk menembus posisi ke-14 semakin terbuka.
Dua gol Balsa Sekulic pada menit ke-47 dan 67 menjadi penentu kemenangan Persib. Striker asal Montenegro itu memanfaatkan kelengahan lini pertahanan lawan untuk membuka skor, lalu menggandakan keunggulan lewat sontekan klinis di kotak penalti. Kemenangan ini membuat Persib mengoleksi sembilan poin sempurna dari tiga laga dan mantap di puncak klasemen Grup E. Persib hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memastikan tiket ke babak 16 besar. Sejak pertama kali mengikuti turnamen ACL Two musim 2026/2027, Persib selalu menang atas FC Seoul (0-1), Viettel FC (1-0), dan Melbourne Victory (2-0). Cleansheet di tiga pertandingan awal ini menunjukkan solidnya pertahanan tim asuhan Igor Tolic.
Di balik sorotan Sekulic, ada nama Fitrah Maulana. Penjaga gawang muda ini tampil menggantikan Teja Paku Alam yang tengah pemulihan cedera. Penampilannya menjaga gawang tetap bersih menjadi modal berharga, sekaligus bukti bahwa Persib memiliki kedalaman skuad yang bisa diandalkan. Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi bagian dari perjuangan meningkatkan posisi sepak bola Indonesia di kancah kontinental Asia. Setiap kemenangan klub Indonesia di level Asia berkontribusi langsung terhadap ranking liga AFC, yang pada akhirnya menentukan jatah wakil Indonesia di kompetisi antarklub Asia musim mendatang.
Perhitungan koefisien AFC memang menjadi hal krusial. Semakin tinggi ranking liga AFC Indonesia, semakin besar peluang klub-klub Tanah Air tampil di kompetisi bergengsi Asia. Saat ini, Indonesia masih membutuhkan lebih dari 6.000 poin untuk berpeluang menembus posisi ke-14, bersaing dengan Singapura dan Vietnam. Namun, dengan tiga laga sisa di fase grup ACL Two, Persib memiliki peluang besar untuk terus menambah poin. Jika mampu melanjutkan tren positif, bukan tidak mungkin Indonesia akan melampaui Singapura dan Vietnam dalam waktu dekat.
Dampak positif ini juga dirasakan oleh Liga Indonesia secara keseluruhan. Koefisien yang meningkat drastis menunjukkan bahwa klub-klub Indonesia mampu bersaing di level Asia. Persib telah membuktikan bahwa tim asal Indonesia bisa tampil konsisten dan meraih hasil maksimal. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi klub lain untuk berprestasi di kompetisi Asia, sehingga ranking liga AFC Indonesia terus merangkak naik. Dengan demikian, sepak bola Indonesia semakin diperhitungkan di kancah internasional.
Kesimpulannya, kemenangan Persib Bandung atas Melbourne Victory membawa dampak signifikan bagi peningkatan ranking liga AFC Indonesia. Tambahan 1.000 poin koefisien membuat Indonesia semakin dekat dengan Singapura dan Vietnam. Meski masih di peringkat ke-16, peluang untuk naik peringkat masih terbuka lebar mengingat masih ada tiga laga sisa. Dukungan dan konsistensi dari klub-klub Indonesia di kompetisi Asia menjadi kunci utama untuk terus meningkatkan posisi sepak bola Indonesia di mata AFC.
